Array

Di Jerman, Orang Tua yang Tidak Imunisasi Anak Bisa Kena Denda

Kamis, 09 Mei 2019 | 20:05 WIB
Di Jerman, Orang Tua yang Tidak Imunisasi Anak Bisa Kena Denda
Tak imunisasi bisa kena denda di Jerman. (Dok. Suara.com)

Suara.com - Di Jerman, Orang Tua yang Tidak Imunisasi Anak Bisa Kena Denda

Imunisasi dan vaksinasi menjadi perhatian khusus di Eropa, setelah adanya wabah campak yang melanda benua tersebut.

Menteri Kesehatan Jerman pun mengusulkan adanya denda bagi orangtua yang belum memberi vaksin campak pada anak-anaknya.

Dilansir News.com.au, usulan tersebut dibuat di tengah kekhawatiran merebaknya penyakit campak yang sangat menular dan berpotensi memberikan efek mematikan.

Dalam sebuah wawancara yang diterbitkan surat kabar mingguan Jerman Bild am Sonntag, Menteri Kesehatan Jerman, Jens Spahn, mengatakan orang tua yang tidak memiliki bukti anak-anaknya telah divaksinasi campak, harus membayar denda hingga 2.500 euro atau sekitar Rp 40 juta.

Menteri Jens juga mengusulkan untuk melarang anak-anak yang belum divaksin campak untuk dititipkan di fasilitas penitipan anak. Hal untuk dimaksud untuk melindungi anak yang masih kecil dan belum menerima imunisasi campak.

Vaksinasi merupakan salah satu prosedur medis yang wajib dilakukan. Tapi hal tersebut berubah menjadi masalah politik yang sensitif di Jerman, dan belum jelas apakah proposal Menteri Jens Spahn akan dilaksanakan.

Menteri Jens Spahn khawatir jika penyakit yang pernah dianggap terkendali, muncul kembali dan menjadi ancaman utama. Hal itu yang membuat banyak ahli meminta gerakan vaksinasi ditingkatkan.

Petugas Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Jakarta Barat memberikan vaksin DPT (Difteri, Tetanus, dan Pertusis) ke Mahasiswa Universitas Tarumanegara (UNTAR) di Jakarta, Jumat (15/12).
Ilustrasi imunisasi. (Dok. Suara.com)

Kepala Asosiasi Medis Jerman, Frank Ulrich Montgomery, pada hari Minggu menyambut proposal Menteri Jens Spahn. Ia mengatakan kepada kelompok media RND Jerman bahwa hal tersebut merupakan "langkah penting di waktu yang tepat".

Baca Juga: Italia Larang Anak yang Tak Diimunisasi untuk Masuk Sekolah

Sampai saat ini, Jerman melaporkan 203 kasus campak dalam 10 minggu pertama tahun 2019. Angka tersebut lebih dari dua kali lipat dari periode yang sama tahun lalu tetapi lebih sedikit dari pada tahun 2017.

Tetangga Jerman, Swiss, melaporkan kasus dua kematian orang dewasa akibat campak tahun ini.

Satu korban adalah lelaki berusia 30 tahun yang tidak divaksinasi dan satu korban lainnya adalah seorang laki-laki berusia sekitar 70 tahun yang sistem kekebalan tubuhnya tergerus karena kanker.

Para ahli umumnya mengatakan jika lebih dari 95 persen populasi telah diimunisasi dengan benar, campak tidak dapat menyebar dengan mudah dan dapat diatasi secara efektif.

Di Amerika Serikat saja, telah ditemukan lebih dari 700 kasus campak di tahun 2019.

Dan menurut Organisasi Kesehatan Dunia, Eropa secara keseluruhan memiliki 82.596 kasus campak tahun lalu dengan 72 kematian campak. Sebagian besar infeksi campak, sekitar 53.218 kasus, tercatat di lokasi konflik bersenjata Ukraina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI