Outbreak Campak Amerika Serikat, Terparah dalam 25 Tahun Terakhir

Silfa Humairah Utami, Risna Halidi

Rabu, 01 Mei 2019 | 09:00 WIB
Outbreak Campak Amerika Serikat, Terparah dalam 25 Tahun Terakhir
Ilustrasi outbreak campak Amerika Serikat, terparah dalam 25 tahun terakhir. (Shutterstock)

Suara.com - Outbreak Campak Amerika Serikat, Terparah dalam 25 Tahun Terakhir.

Masalah campak di negara maju seperti di Amerika Serikat pun belum teratasi. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular Amerika Serikat, mengungkapkan ada sekitar 700 warga di 22 Negara Bagian Amerika Serikat yang terserang penyakit campak.

Angka tersebut menjadi angka tertinggi selama 25 tahun terakhir.

Penyebabnya klise, munculnya gerakan anti vaksin yang masif di sana.

Meski demikian, belum ada kasus kematian yang dilaporkan karena masalah oubreak penyakit campak.

"Masalah yang kita rasakan sekarang sebenarnya bisa benar-benar dicegah. Kita tahu bahwa vaksin aman berkat banyak penelitian medis pada produk tersebut," kata sekretaris badan Health and Human Services, Alex Azar, seperti yang Suara.com lansir di BBC.

Pernyataan tersebut keluar berkat maraknya keputusan orangtua yang menolak memvaksin buah hatinya.

Lewat simpang-siur yang beredar, ada klaim bahwa vaksin dapat membuat anak sakit dan menderita autis.

Menurut laporan pemerintah Amerika Serikat, pada 2019 ini saja, ada 40 orang yang kembali dari perjalanan luar negeri seperti Ukraina, Israel, dan Filipina membawa virus campak ke AS.

baca juga

Hal tersebut menjadi temuan kasus campak terbesar setelah sebelumnya AS dinyatakan bebas campak pada tahun 2000.

Salah satu kasus outbreak terparah terjadi di zona komunitas masyarakat Yahudi di Kota New York. Untuk itu, pemerintah AS meminta masyarakat yang terakhir mendapatkan vaksin pada tahun 1968, untuk menerima vaksin tambahan.

Karena 10 persen pasien merupakan orang dewasa yang sudah menerima vaksin MMR, maka pemerintah setemoat meminta orang dewasa mengulang vaksin agar meningkatkan daya tahan tubuh mereka.

Sebesar Amerika Serikat pun juga masih memiliki masalah sosialisasi vaksin yang tidak diterima semua pihak, sehingga banyak anak-anak dan orang dewasa juga terkena campak. Bagaimana nih menurut kamu?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tim Pengacara Asal Amerika Turun Tangan Usut Kasus Teror Air Keras Novel

Tim Pengacara Asal Amerika Turun Tangan Usut Kasus Teror Air Keras Novel

News | Jum'at, 26 April 2019 | 13:41 WIB

Texas Hukum Mati Terdakwa Pembunuh Warga Kulit Hitam di AS

Texas Hukum Mati Terdakwa Pembunuh Warga Kulit Hitam di AS

News | Kamis, 25 April 2019 | 11:18 WIB

Karangan-karangan Bunga Lucu dari Amerika Serikat untuk Jokowi

Karangan-karangan Bunga Lucu dari Amerika Serikat untuk Jokowi

News | Rabu, 24 April 2019 | 13:48 WIB

Terkini

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

Sinopsis 100 Days of Deception: Misi Rahasia di Era Penjajahan Jepang

Sinopsis 100 Days of Deception: Misi Rahasia di Era Penjajahan Jepang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:40 WIB

×