Waspada! Lansia yang Suka Marah Bisa Alami Penyakit Kronis

Dythia Novianty, Dinda Rachmawati

Minggu, 12 Mei 2019 | 09:51 WIB
Waspada! Lansia yang Suka Marah Bisa Alami Penyakit Kronis
Ilustrasi seorang lansia marah-marah. [Shutterstock]

Suara.com - Kemarahan lebih berbahaya daripada kesedihan untuk orang dewasa yang lebih tua, lansia, dan dapat menyebabkan komplikasi kesehatan. Menurut sebuah penelitian, hal ini berpotensi meningkatkan peradangan yang dikaitkan dengan penyakit kronis seperti penyakit jantung, radang sendi dan kanker.

Studi yang diterbitkan dalam jurnal Psychology and Aging, menunjukkan bahwa kemarahan dapat menyebabkan perkembangan penyakit kronis sedangkan kesedihan tidak.

"Kesedihan dapat membantu lansia menyesuaikan diri dengan berbagai tantangan, seperti penurunan fisik dan kognitif yang berkaitan dengan usia. Karena itu, hal ini bisa membantu mereka menerima diri dari hal-hal yang tidak lagi bisa mereka capai", kata ketua penulis studi Meaghan A Barlow dari Universitas Concordia di Amerika Serikat (AS) seperti dilansir The Health Site.

Untuk penelitian ini, para peneliti menganalisis data dari 226 orang manula berusia 59-93 tahun dari Montreal, Kanada. Mereka mengelompokkan peserta sesuai dengan usia mereka, yakni kelompok usia dini, usia 59-79 tahun dan kelompok usia lanjut, usia 80 tahun atau lebih.

Selama penelitian, para peserta mengisi kuesioner tentang seberapa marah atau sedihnya perasaan mereka.

Ilustrasi lelaki sedang marah-marah dan bersumpah serapah kepada bawahannya. (Shutterstock)
Ilustrasi lelaki sedang marah-marah dan bersumpah serapah kepada bawahannya. (Shutterstock)

Penelitian kemudian melihat apakah kemarahan dan kesedihan berkontribusi pada peradangan, respon imun oleh tubuh terhadap ancaman yang dirasakan, seperti infeksi atau kerusakan jaringan.

"Kami menemukan merasakan kemarahan setiap hari, memiliki pengaruh pada tingkat peradangan dan penyakit kronis yang lebih tinggi untuk lansia dari kelompok usia lanjut, yakni yang berusia 80 atau lebih. Namun, hal ini tidak terlihat untuk lansia yang ada dikelompok usia dini 59-79 tahun," tambah rekan penulis studi Carsten Wrosch.

"Para lansia yang lebih muda mungkin dapat menggunakan kemarahan itu sebagai bahan bakar untuk mengatasi tantangan hidup mereka. Serta kerugian terkait usia yang muncul, malah dapat membuat mereka lebih sehat," tambah Barlow.

Para peneliti menyarankan bahwa pendidikan dan terapi dapat membantu lansia mengurangi kemarahan dengan mengatur emosi mereka atau dengan menawarkan strategi yang lebih baik agar mereka bisa mengelola perubahan tak terhindarkan yang menyertai penuaan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Makan Daging Ayam yang Ada Bercak Merah, Awas 4 Penyakit Ini Mengintai!

Makan Daging Ayam yang Ada Bercak Merah, Awas 4 Penyakit Ini Mengintai!

Health | Kamis, 25 April 2019 | 18:15 WIB

Deddy Corbuzier Dilabrak Lucinta Luna, Begini Tips Hadapi Orang yang Marah

Deddy Corbuzier Dilabrak Lucinta Luna, Begini Tips Hadapi Orang yang Marah

Health | Senin, 22 April 2019 | 18:22 WIB

Bukan Cewek, Ini yang Buat Prilly Latuconsina Marah Sama Maxime Bouttier

Bukan Cewek, Ini yang Buat Prilly Latuconsina Marah Sama Maxime Bouttier

Entertainment | Jum'at, 12 April 2019 | 20:39 WIB

Klub Malam untuk Lansia, Pensiunan Tampil Berpakaian Pesta Bak Anak Muda

Klub Malam untuk Lansia, Pensiunan Tampil Berpakaian Pesta Bak Anak Muda

Lifestyle | Senin, 25 Maret 2019 | 12:00 WIB

Gagal Temui Mantan Istri, SA Malah Bacok Lansia dan Dua Anaknya

Gagal Temui Mantan Istri, SA Malah Bacok Lansia dan Dua Anaknya

News | Minggu, 24 Maret 2019 | 06:02 WIB

Ini Alasan Mengapa Orang yang Pensiun Jadi Cepat Marah

Ini Alasan Mengapa Orang yang Pensiun Jadi Cepat Marah

Health | Minggu, 10 Maret 2019 | 19:00 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×