Empat Jenis Air Minum dalam Kemasan, Mana yang Terbaik Bagi Tubuh?

M. Reza Sulaiman, Risna Halidi

Rabu, 15 Mei 2019 | 04:55 WIB
Empat Jenis Air Minum dalam Kemasan, Mana yang Terbaik Bagi Tubuh?
Ilustrasi air mineral kemasan atau air minum kemasan. (Shutterstock)

Suara.com - Empat Jenis Air Minum dalam Kemasan, Mana yang Terbaik Bagi Tubuh?

Menurut Badan Standardisasi Nasional (SNI), Air Minum dalam Kemasan atau AMDK merupakan air baku yang telah diproses, dikemas, dan aman diminum mencakup air mineral dan air demineral.

Sementara BPOM membagi AMDK ke dalam empat jenis yaitu air mineral, air demineral, air beroksigen, dan air alkali.

"Keempat jenis air minum tersebut memiliki karakteristik yang berbeda-beda," kata Ketua Indonesian Hydration Working Group (IHWG), Dr. dr. Diana Sunardi, M.Gizi, Sp.GK dalam acara Mengenal Jenis dan Manfaat Air Minum dalam Kemasan di Jakarta Pusat, Selasa, (14/5/2019).

Di lihat dari segi proses pembuatan, air mineral bersumber dari mata air dari alam yang mengandung mineral. Sementara air demineral adalah air yang tidak mengandung mineral.

Air jenis ini diperoleh melalui proses pemurnian seperti destilasi (pemisahan zat-zat kimia), deionisasi (menetralisasi ion positif dan negatif), reverse osmosis (pemurnian) atau proses setara namun tetap aman untuk diminum.

Adapun air beroksigen berarti AMDK (mineral atau demineral) yang diberi tambahan oksigen dan air alkali diberi tambahan garam atau elektrolisis.

Di lihat dari sisi derajat keasaman atau pH, air mineral biasanya memiliki pH 6.5-85; air demineral 5.0-7.5; air oksigen 6.5-8.5 (mineral) dan 5.0-7.5 (demineral); dan air alkali dengan pH 8.5-9.97.

Meski memiliki kandungan yang beragam, Diana mengatakan bahwa tiga jenis AMDK masih memerlukan kajian ilmiah mengenai manfaatnya.

Ilustrasi botol air minum dalam kemasan. (Shutterstock)
Ilustrasi botol air minum dalam kemasan. (Shutterstock)

"Selain manfaat dari tercukupinya kebutuhan hidrasi, untuk jenis air demineral, air dengan pH tinggi maupun air dengan tambahan kandungan oksigen, masih memerlukan dukungan kajian ilmiah lebih lanjut untuk mengetahui bahwa jenis-jenis air tersebut dapat memberi manfaat kesehatan lain," kata Diana.

Manfaat lain yang Diana maksud adalah kabar bahwa ada kandungan air tertentu yang diklaim mampu menangani masalah tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi dan mencegah penyakit kanker.

"Hingga saat ini klaim tersebut masih perlu dibuktikan secara ilmiah," lanjutnya.

Untuk itu, air mineral biasa dianggap cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuh karena sudah mengandung mineral seperti kalsium, zinc, florida, magnesium, kalium, silica, natrium dan juga paling mudag ditemukan di pasaran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aturan Minum yang Benar Saat Sahur dan Buka Puasa agar Tidak Terasa Haus

Aturan Minum yang Benar Saat Sahur dan Buka Puasa agar Tidak Terasa Haus

Health | Senin, 06 Mei 2019 | 17:20 WIB

Meski Praktis, Banyak Penyakit Mengintai Jika Minum Air dari Dispenser

Meski Praktis, Banyak Penyakit Mengintai Jika Minum Air dari Dispenser

Health | Selasa, 16 April 2019 | 13:23 WIB

Hari Ginjal Sedunia, Jangan Lupa Penuhi Kebutuhan Minum Air Ya!

Hari Ginjal Sedunia, Jangan Lupa Penuhi Kebutuhan Minum Air Ya!

Health | Rabu, 20 Maret 2019 | 07:00 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB