BPOM Nyatakan Air Minum Kemasan di Indonesia Masih Aman

Pebriansyah Ariefana, Lili Handayani

Jum'at, 16 Maret 2018 | 19:55 WIB
BPOM Nyatakan Air Minum Kemasan di Indonesia Masih Aman
Kepala Badan Pengawas Obat Dan Makanan (BPOM) Penny Kusumastuti Lukito. (suara.com/Lili Handayani)

Suara.com - Badan Pengawas Obat Dan Makanan (BPOM) menyatakan air minum kemasan yang beredar di Indonesia aman. Sebab sampai kini belum ada hitungan ambang batas partikel plastik.

Kepala Badan Pengawas Obat Dan Makanan (BPOM) Penny Kusumastuti Lukito mengatakan penelian yang dilakukan ilmuwan dari state University of New York, Amerika Serikat tentang partikel plastik di air minum kemasan masih sebatas kajian.

"Tapi apakah kadar tersebut memberikan efek negatif? Toxifitas ke dalam tubuh manusia itu belum ada. Itu yang sekarang sedang dikaji oleh WHO," jelasnya di kantor BPOM, Jalan Percetakan Negara, Jakarta Pusat, Jumar (16/3/2018).

BPOM mengklaim mengacu standard yang dikeluarkan WHO untuk memberikan izin peredaran air minum kemasan dalam botol plastik. Dia memastikan minuman dalan air kemasan harus mendekatkan pada Standart Nasional Indonesia (SNI). Proses pengujian SNI itu dilakukan sangat ketat.

"Di dalamnya ada kandungan fisiknya, partikular, kandungan kimia, yang kadar sekian adalah maksimum yang dibolehkan. Selebihnya dari itu akan mengganggu kesehatan. Itu ada standartnya, kimia dan baktriologi," ujarnya.

"Saat ini masih dalam batas aman. Belum ada batasan untuk mikro plastik," katanya.

Karena penemuan ini baru ditemukan, lebih lanjut yang kita tunggu ialah efeknya sampai sejauh mana kadar dibolehkan ada dan sampai sejauh mana tidak boleh.

"Hidup ini berhadapan dengan banyak resiko, sekarang saja, udara yang kita hirup mengandung mikro plastik dan terkontaminasi di mana-mana. Lalu, sumber plastik itu kan kalau untuk air lebih dari bahan bakunya dari air sungai yang sudah terkena pencemaran plastik yang mengurai misalnya. Semua harus kita uji dulu," tandasnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Mengapa Policresulen Dilarang untuk Mengobati Sariawan

Ini Mengapa Policresulen Dilarang untuk Mengobati Sariawan

Health | Senin, 19 Februari 2018 | 01:44 WIB

BPOM Minta Albothyl Ditarik, Ini Tanggapan PT Pharos Indonesia

BPOM Minta Albothyl Ditarik, Ini Tanggapan PT Pharos Indonesia

Health | Jum'at, 16 Februari 2018 | 12:30 WIB

Izin Edar Albothyl Dibekukan, Apa Kata Produsennya?

Izin Edar Albothyl Dibekukan, Apa Kata Produsennya?

Health | Jum'at, 16 Februari 2018 | 04:34 WIB

Obat Mengandung DNA Babi, BPOM: Kami Tidak Kecolongan

Obat Mengandung DNA Babi, BPOM: Kami Tidak Kecolongan

Health | Senin, 05 Februari 2018 | 15:04 WIB

Mengandung DNA Babi, BPOM Cabut Izin Viostin DS dan Enzyplex

Mengandung DNA Babi, BPOM Cabut Izin Viostin DS dan Enzyplex

News | Rabu, 31 Januari 2018 | 15:12 WIB

Terkini

4 Rekomendasi HP 4 Jutaan Berlayar AMOLED, Urut dari Chipset Terpelan hingga Terkencang

4 Rekomendasi HP 4 Jutaan Berlayar AMOLED, Urut dari Chipset Terpelan hingga Terkencang

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:48 WIB

Sempat Lumpuh Diterjang Banjir, Jalur PiningLokop Gayo Lues Aceh Akhirnya Bisa Dilalui

Sempat Lumpuh Diterjang Banjir, Jalur PiningLokop Gayo Lues Aceh Akhirnya Bisa Dilalui

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Review Buku Hidden Figures: Saat Kecerdasan Tidak Mengenal Ras dan Gender

Review Buku Hidden Figures: Saat Kecerdasan Tidak Mengenal Ras dan Gender

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai, Dedi Congor Dicegah ke Luar Negeri!

Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai, Dedi Congor Dicegah ke Luar Negeri!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:43 WIB

Menteri Wihaji: Mau Memperbaiki Negara? Perbaiki Dulu Keluarganya

Menteri Wihaji: Mau Memperbaiki Negara? Perbaiki Dulu Keluarganya

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:39 WIB

Pemerintah Mau Bangun Kawasan Industri di Pulau Kecil Maluku

Pemerintah Mau Bangun Kawasan Industri di Pulau Kecil Maluku

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:36 WIB

Tambang Emas Nabire: Izin Dicabut, Konsesi Diserahkan ke Antam, Nasib Warga Bagaimana?

Tambang Emas Nabire: Izin Dicabut, Konsesi Diserahkan ke Antam, Nasib Warga Bagaimana?

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:32 WIB

Park Ju Hyun Resmi Gabung Film Prekuel Inside Men, Gantikan Yeonwoo

Park Ju Hyun Resmi Gabung Film Prekuel Inside Men, Gantikan Yeonwoo

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Perkuat Ekosistem Pendidikan Digital, Metranet dan Jayantara Jalin Kerja Sama Strategis

Perkuat Ekosistem Pendidikan Digital, Metranet dan Jayantara Jalin Kerja Sama Strategis

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:27 WIB

Refleksi Mariposa 2: Belajar Mengerti Komitmen & Kedewasaan dalam Asmara

Refleksi Mariposa 2: Belajar Mengerti Komitmen & Kedewasaan dalam Asmara

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:20 WIB

×