Studi: Bahan Kimia Pada Kutek Bikin Karyawan Salon Kuku Berisiko Kanker

M. Reza Sulaiman, Vessy Dwirika Frizona

Rabu, 15 Mei 2019 | 15:05 WIB
Studi: Bahan Kimia Pada Kutek Bikin Karyawan Salon Kuku Berisiko Kanker
Ilustrasi perawatan kuku. (Shutterstock)

Suara.com - Studi: Bahan Kimia Pada Kutek Bikin Karyawan Salon Kuku Berisiko Kanker

Sebuah studi baru menemukan bahwa pekerja di salon kuku, khususnya mereka terpapar langsung dengan kutek dan nail polish untuk membuat art nail, rentan terkena kanker.

Hal ini dikarenakan bahan kimia yang digunakan merupakan bahan karsinogenik.

Berdasarkan laporan Forbes terhadap jurnal Environmental Pollution, studi ini menjadi yang pertama dalam menemukan efek hubungan bahan kimia dengan kesehatan pekerja salon kuku.

Para peneliti di University of Colorado meneliti kadar bahan kimia yang dikenal sebagai senyawa organik volatil (VOC), yang biasanya ditemukan dalam produk cat kuku. Bahan kimia itu masuk dalam formaldehida, bahan pengawet spesimen organik yang umum dikenal sebagai karsinogen.

Penulis utama penelitian, Lupita Montoya yang juga seorang Research Associate di University of Colorado, Boulder’s Department of Civil, Environmental and Architectural Engineering, mencatat, studi ini memberikan beberapa bukti bahwa lingkungan salon kuku berbahaya bagi pekerja, sehingga perlu kebijakan yang berpihak untuk melindungi pekerja.

Menurut Montoya, karena lebih dari 90% salon kuku adalah bisnis kecil, maka jarang sekali pemilik salon yang menegakkan praktik kesehatan dan keselamatan bagi staf mereka. Pemilik salon juga banyak yang menolak pekerjanya terlibat dalam penelitian ini.

Pada 2017, Montoya dan timnya mampu meyakinkan enam salon di Colorado untuk berpartisipasi dalam penelitian, dengan syarat tidak mencantumkan identitas.

Dalam studi tersebut, peneliti menemukan bahwa udara di dalam salon mengandung formaldehida dan senyawa beracun lain seperti Benzena. Benzena sering sebelumnya dikaitkan dengan kanker darah, adalah salah satu bahan kimia yang berpotensi memicu bahaya.

baca juga
Ilustrasi cat kuku. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi cat kuku. (Sumber: Shutterstock)

Para ilmuwan kemudian menjelaskan dampak peningkatan paparan benzena dan formaldehida selama 20 tahun pada risiko pekerja dan bagaimana berkembangnnya terhadap jenis kanker tertentu.

Risiko kanker ditentukan berdasarkan ambang batas yang ditetapkan oleh Badan Perlindungan Lingkungan AS (EPA) dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit.

Berdasarkan proyeksi mereka, risiko terkena kanker paru-paru, kanker kepala dan serviks, dan limfoma Hodgkin di semua pekerja meningkat hingga 100 kali setelah 20 tahun terpapar bahan kimia tersebut.

Para ilmuwan memperingatkan, paparan yang terlalu lama memiliki efek yang mirip dengan bekerja di kilang minyak atau garasi yang berisiko terkena kanker lambung, kerongkongan, dan paru-paru karena paparan asbes.

Namun, para peneliti telah mencatat bahwa ini tidak menimbulkan bahaya bagi pelanggan.

"Itu tergantung pada berapa banyak waktu yang dihabiskan seseorang berada di lingkungan yang terpapar bahan-bahan kimia tersebut. Berbeda dengan pekerja, pelanggan hanya beberapa waktu saja berada di lingkungan berbahan kimia berbahaya, sedang pekerja berjam-jam dalam sehari. Tidak mengkhawatirkan bagi pelanggan kecuali mereka memiliki alergi tertentu,” jelas Motonya seperti dilansir Nextshark, Rabu (15/5/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Pernah Menyerah, Ibu Ini Berjuang Lawan Tiga Jenis Kanker Sekaligus

Tak Pernah Menyerah, Ibu Ini Berjuang Lawan Tiga Jenis Kanker Sekaligus

Health | Selasa, 14 Mei 2019 | 15:59 WIB

7 Tips Menjaga Kesehatan Kuku Selama Bulan Ramadan

7 Tips Menjaga Kesehatan Kuku Selama Bulan Ramadan

Health | Selasa, 07 Mei 2019 | 16:00 WIB

15 Cara Merawat Kuku Sehat Alami

15 Cara Merawat Kuku Sehat Alami

Lifestyle | Senin, 25 Maret 2019 | 20:00 WIB

Terkini

Misi Gula Tanpa Impor: Siasat Rp1,7 Triliun Amran Sulaiman di Jantung Tebu Lampung

Misi Gula Tanpa Impor: Siasat Rp1,7 Triliun Amran Sulaiman di Jantung Tebu Lampung

Lampung | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 09:45 WIB

Drag Race Masuk Kejurnas! Pertamax Turbo Drag Fest 2026 Siap Panaskan Aspal Lanud Gading Yogyakarta

Drag Race Masuk Kejurnas! Pertamax Turbo Drag Fest 2026 Siap Panaskan Aspal Lanud Gading Yogyakarta

Sport | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 09:43 WIB

Buruan Antre, Harga Emas Antam Turun Terus Jadi Rp2.178.000/Gram

Buruan Antre, Harga Emas Antam Turun Terus Jadi Rp2.178.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 09:39 WIB

ROG Rayakan 20 Tahun dengan RTX 5090 hingga Monitor 540Hz, Harga Paket Tembus Rp279 Juta

ROG Rayakan 20 Tahun dengan RTX 5090 hingga Monitor 540Hz, Harga Paket Tembus Rp279 Juta

Tekno | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 09:33 WIB

Jakarta Makin Mahal, Koridor Timur Jadi Alternatif Pencari Rumah

Jakarta Makin Mahal, Koridor Timur Jadi Alternatif Pencari Rumah

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 09:32 WIB

Misteri Makam Tanpa Jasad di Tulungagung: Jejak Abad ke-16 yang Terkubur 3 Meter di Bawah Tanah

Misteri Makam Tanpa Jasad di Tulungagung: Jejak Abad ke-16 yang Terkubur 3 Meter di Bawah Tanah

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 09:32 WIB

Ketika Utang Menjadi Jerat: Pelajaran Penting di Buku Merah MTR

Ketika Utang Menjadi Jerat: Pelajaran Penting di Buku Merah MTR

Your Say | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 09:30 WIB

Belajar dari Belum Selesai Singel Teranyar Difki Khalif, Cinta Harus Dikejar Meski Digantung

Belajar dari Belum Selesai Singel Teranyar Difki Khalif, Cinta Harus Dikejar Meski Digantung

Entertainment | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 09:26 WIB

PLTS 100 GW Dikebut 3 Tahun, Energi Impor Mau Dipangkas

PLTS 100 GW Dikebut 3 Tahun, Energi Impor Mau Dipangkas

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 09:25 WIB

Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer

Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 09:15 WIB

×