Studi: Bahan Kimia Pada Kutek Bikin Karyawan Salon Kuku Berisiko Kanker

M. Reza Sulaiman | Vessy Dwirika Frizona
Studi: Bahan Kimia Pada Kutek Bikin Karyawan Salon Kuku Berisiko Kanker
Ilustrasi perawatan kuku. (Shutterstock)

Karyawan di salon kuku berisiko kanker karena bahan kimia berbahaya.

Suara.com - Studi: Bahan Kimia Pada Kutek Bikin Karyawan Salon Kuku Berisiko Kanker

Sebuah studi baru menemukan bahwa pekerja di salon kuku, khususnya mereka terpapar langsung dengan kutek dan nail polish untuk membuat art nail, rentan terkena kanker.

Hal ini dikarenakan bahan kimia yang digunakan merupakan bahan karsinogenik.

Berdasarkan laporan Forbes terhadap jurnal Environmental Pollution, studi ini menjadi yang pertama dalam menemukan efek hubungan bahan kimia dengan kesehatan pekerja salon kuku.

Para peneliti di University of Colorado meneliti kadar bahan kimia yang dikenal sebagai senyawa organik volatil (VOC), yang biasanya ditemukan dalam produk cat kuku. Bahan kimia itu masuk dalam formaldehida, bahan pengawet spesimen organik yang umum dikenal sebagai karsinogen.

Penulis utama penelitian, Lupita Montoya yang juga seorang Research Associate di University of Colorado, Boulder’s Department of Civil, Environmental and Architectural Engineering, mencatat, studi ini memberikan beberapa bukti bahwa lingkungan salon kuku berbahaya bagi pekerja, sehingga perlu kebijakan yang berpihak untuk melindungi pekerja.

Menurut Montoya, karena lebih dari 90% salon kuku adalah bisnis kecil, maka jarang sekali pemilik salon yang menegakkan praktik kesehatan dan keselamatan bagi staf mereka. Pemilik salon juga banyak yang menolak pekerjanya terlibat dalam penelitian ini.

Pada 2017, Montoya dan timnya mampu meyakinkan enam salon di Colorado untuk berpartisipasi dalam penelitian, dengan syarat tidak mencantumkan identitas.

Dalam studi tersebut, peneliti menemukan bahwa udara di dalam salon mengandung formaldehida dan senyawa beracun lain seperti Benzena. Benzena sering sebelumnya dikaitkan dengan kanker darah, adalah salah satu bahan kimia yang berpotensi memicu bahaya.

Ilustrasi cat kuku. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi cat kuku. (Sumber: Shutterstock)

Para ilmuwan kemudian menjelaskan dampak peningkatan paparan benzena dan formaldehida selama 20 tahun pada risiko pekerja dan bagaimana berkembangnnya terhadap jenis kanker tertentu.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS