Pasien Ginjal Ingin Puasa, Perhatikan Batas Maksimal Minum Air Ya!

M. Reza Sulaiman | Risna Halidi | Suara.com

Rabu, 15 Mei 2019 | 20:09 WIB
Pasien Ginjal Ingin Puasa, Perhatikan Batas Maksimal Minum Air Ya!
Ilustrasi ginjal dalam tubuh manusia. [shutterstock]

Suara.com - Pasien Ginjal Ingin Puasa, Perhatikan Batas Maksimal Minum Air Ya!

Menjalankan ibadah puasa membuat seseorang harus menahan lapar dan dahaga selama lebih dari 12 jam.

Tugas tersebut mungkin tak terlihat sulit bagi orang yang sehat dan memiliki fungsi tubuh normal. Tapi bagaimana dengan orang yang memiliki masalah ginjal kronis?

Menurut Ketua Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, dr. Nurul Ratna Mutu Manikam, M. Gizi, Sp.GK, pasien penderita ginjal boleh melaksanakan ibadah puasa dengen beberapa syarat.

Misal, pasien ginjal kronis tetap diharuskan membatasi asupan minum yaitu sebesar volume urin + 500 cc air.

"Jika tidak ada volume urin sama sekali, pasien ginjal hanya boleh minum 500 cc air saja," kata Nurul di Jakarta baru-baru ini.

Ia mengatakan, berbeda dengan orang normal yang diharuskan banyak minum, pasien gagal ginjal kronis malah akan mengalami sensasi sesak ketika terlalu banyak mengonsumsi air.

Untuk itu ia menyarankan agar pasien gagal ginjal mengonsumsi air mineral dingin ketika berbuka.

"Karena kalau minum air dingin, minum sedikit, haus langsung berkurang," katanya

Ilustrasi pasien gagal ginjal. (Shutterstock)
Ilustrasi pasien gagal ginjal. (Shutterstock)

Lalu bagaimana kalau pasien sudah minum lebih dari 500 cc air tapi tetap merasa haus?

"Saya biasanya menyarankan pasien untuk mengulum ees batu. Es batu dimasukkan ke dalam plastik lalu dikulum untuk mengurangi rasa haus," timpalnya.

Untul urusan nutrisi tambahan lewat konsumsi sayur dan buah, Nurul tetap tidak menganjurkan hal tersebut dilakukan oleh pasien gagal ginjal.

"Saya tidak pernah menganjurkan makan sayur atau buah apapun. Asupan gizi (hanya) dari nasi dan lauk pauk. Karena sayur dan buah elektrolitnya tinggi. Nanti elektrolit makin naik, bisa jadi dia harus cuci darah dua hari lagi tapi malah lebih cepat. Itu berbahaya," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diungkap Dokter, Ini 10 Gejala Gagal Ginjal yang Jarang Diketahui

Diungkap Dokter, Ini 10 Gejala Gagal Ginjal yang Jarang Diketahui

Health | Minggu, 21 April 2019 | 19:19 WIB

Kurang Minum Air Putih Bisa Sebabkan Gagal Ginjal Lho!

Kurang Minum Air Putih Bisa Sebabkan Gagal Ginjal Lho!

Health | Minggu, 24 Maret 2019 | 16:00 WIB

Hari Ginjal Sedunia, Jangan Lupa Penuhi Kebutuhan Minum Air Ya!

Hari Ginjal Sedunia, Jangan Lupa Penuhi Kebutuhan Minum Air Ya!

Health | Rabu, 20 Maret 2019 | 07:00 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB