Sulit Menerima Kekalahan Memicu Gangguan Emosi? Ini Kata Pakar

M. Reza Sulaiman, Firsta Nodia

Jum'at, 24 Mei 2019 | 14:59 WIB
Sulit Menerima Kekalahan Memicu Gangguan Emosi? Ini Kata Pakar
Bentrok antara polisi dan massa aksi di Jalan Jati Baru, Tanah Abang, Jakarta, Rabu (22/5). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Sulit Menerima Kekalahan Memicu Gangguan Emosi? Ini Kata Pakar

Masih jelas di ingatan kita bagaimana kerusuhan yang terjadi 21-22 Mei lalu menyisakan duka dan ketakutan. Korban-korban berjatuhan, dan warga Ibukota pun memilih menghindari daerah-daerah yang rusuh.

Peristiwa ini tak lepas dari hasil Pemilu yang diumumkan KPU pada 21 Mei malam. Pasangan capres Prabowo - Sandiaga yang tak menerima hasil penghitungan KPU, memobilisasi massa dan meminta pemilu diulang.

Muncul pertanyaan, apakah sulit menerima kekalahan bisa memicu gangguan emosi pada jiwa seseorang?

Disampaikan Direktur Rumah Sakit Jiwa Dr. Soeharto Heerdjan (RSJSH) Grogol, dr Laurentius Panggabean, Sp.KJ, MKK, jawabannya belum tentu. Menurut dia, kita tidak bisa menilai seseorang mengalami gangguan jiwa atau tidak hanya dengan interpretasi perilaku di satu momen saja.

"Kalau disebut gangguan apa tidak, kita nggak bisa jawab. Tapi kalau terminologi begitu yakinnya dia meski sudah dihadapkan dengan kenyataan. Tapi kan antara orang yang yakin dengan orang yang gangguan susah membuktikannya. Kita tidak bisa katakan itu gangguan jiwa," ujar dr Laurentius pada Suara.com, Jumat (24/5/2019) di RSJSH Grogol.

Meski demikian dr Laurentius mengaku bahwa memang ada masalah emosi yang terjadi ketika seseorang tidak mau menerima kekalahan. Namun ia tak bisa menyebut hal itu gangguan jiwa.

dr Laurentius Panggabean, Sp.KJ, MKK, Direktur Rumah Sakit Jiwa Dr. Soeharto Heerdjan (RSJSH) Grogol.
dr Laurentius Panggabean, Sp.KJ, MKK, Direktur Rumah Sakit Jiwa Dr. Soeharto Heerdjan (RSJSH) Grogol.

Ia mencontohkan para pahlawan juga rela bertaruh nyawa demi negara. Tentu bukan berarti para pahlawan memiliki gangguan emosi sehingga rela mempertaruhkan nyawanya.

baca juga

"Tapi tidak mudah mengatakan sakit ya. Kita anggap dia gangguan. Kita nggak boleh. Meskipun bisa saja ada orang yang mengatakan fenomena seperti itu. Orang bisa mengait-ngaitkan tapi sebenarnya nggak bisa. Misalnya pahlawan kan dia mau menyerahkan nyawanya demi negara tapi gabisa bilang dia gangguan jiwa kan," tambahnya.

Dr Laurentius tak mau lebih jauh berkomentar mengenai respon massa di aksi 22 Mei kemarin. Menurut dia ada banyak faktor eksternal yang bisa mendorong seseorang melakukan hal di luar kendalinya.

"Kadang kita nggak bisa menilai hanya dengan melihat dan menginterpretasikan karena syarat juga dengan muatan-muatan lain. Kalau kita ngomong bisa diplintir. Kalau dijelaskan tapi tidak seperti itu sebenarnya. Emosi itu at the moment," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ambulans Gerindra Bawa Batu saat Kerusuhan, Ketua Seknas Prabowo Tak Tahu

Ambulans Gerindra Bawa Batu saat Kerusuhan, Ketua Seknas Prabowo Tak Tahu

News | Jum'at, 24 Mei 2019 | 14:45 WIB

Kerusuhan 22 Mei Makan Korban Jiwa, Romahurmuziy Ikut Berduka

Kerusuhan 22 Mei Makan Korban Jiwa, Romahurmuziy Ikut Berduka

News | Jum'at, 24 Mei 2019 | 14:28 WIB

Sandiaga Akui Prabowo Bertemu JK, Bahas soal Kerusuhan 22 Mei

Sandiaga Akui Prabowo Bertemu JK, Bahas soal Kerusuhan 22 Mei

News | Jum'at, 24 Mei 2019 | 14:08 WIB

Terkini

Maudy Ayunda Dituding Main Aman, Netizen Sindir Telak: Lulusan Stanford tapi Memalukan

Maudy Ayunda Dituding Main Aman, Netizen Sindir Telak: Lulusan Stanford tapi Memalukan

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 10:44 WIB

Noda Tinta di Pakaian Susah Hilang? Ini Cara Membersihkannya Tanpa Merusak Kain

Noda Tinta di Pakaian Susah Hilang? Ini Cara Membersihkannya Tanpa Merusak Kain

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 10:43 WIB

Houthi Kusai Garis Pantai Laut Merah, Bab el-Mandeb Bisa Senasib Selat Hormuz

Houthi Kusai Garis Pantai Laut Merah, Bab el-Mandeb Bisa Senasib Selat Hormuz

News | Senin, 14 September 2026 | 10:42 WIB

Rupiah Babak Belur! Tembus Level Rp17.624 per Dolar AS Pagi Ini

Rupiah Babak Belur! Tembus Level Rp17.624 per Dolar AS Pagi Ini

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:39 WIB

Serba Salah Jadi Multifandom: Niat Cari Hiburan, Malah Terjebak Perang Antar-Fandom

Serba Salah Jadi Multifandom: Niat Cari Hiburan, Malah Terjebak Perang Antar-Fandom

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 10:38 WIB

Pasar Valas Dibayangi Gejolak, September Jadi Bulan Penuh Risiko

Pasar Valas Dibayangi Gejolak, September Jadi Bulan Penuh Risiko

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:35 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Diproyeksi Capai 5,2% pada 2026

Pertumbuhan Ekonomi RI Diproyeksi Capai 5,2% pada 2026

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:33 WIB

6 Serum Tranexamic Acid untuk Melasma dan PIH, Mulai Rp34 Ribuan

6 Serum Tranexamic Acid untuk Melasma dan PIH, Mulai Rp34 Ribuan

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:30 WIB

Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil

Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil

News | Senin, 14 September 2026 | 10:30 WIB

3 Orang Ditembak Mati Jelang Pemilu Perdana di Bangsamoro Filipina

3 Orang Ditembak Mati Jelang Pemilu Perdana di Bangsamoro Filipina

News | Senin, 14 September 2026 | 10:28 WIB

×