Terik Matahari Bikin Gerah saat Berpuasa, Ini 5 Trik Atasinya

Silfa Humairah Utami
Terik Matahari Bikin Gerah saat Berpuasa, Ini 5 Trik Atasinya
Ilustrasi melawan gerah karena terik matahari saat berpuasa. (Sumber: Shutterstock)

Apa trik atas gerak karena terik matahari saat berpuasa?

Suara.com - Terik Matahari Bikin Gerah saat Berpuasa, Ini 5 Trik Atasinya.

Musim panas di bulan puasa sering kali membuat tubuh gerah. Khususnya di siang hari bolong jadi banyak godaanya.

Selain perut yang mulai keroncongan, cuaca terik juga semakin membuat Anda jadi lemas tidak karuan.

Namun, jangan jadikan hawa gerah dan panas menghambat Anda untuk menjalan ibadah puasa di bulan Ramadan ini. Yuk, cari tahu trik jitu mengatasi kegerahan dan kepanasan saat puasa dalam ulasan berikut dilansir Hello Sehat.

1. Buka jendela rumah

Membuka semua jendela di rumah merupakan cara paling efektif untuk menghalau hawa gerah, sehingga Anda tidak lagi merasa kepanasan saat puasa.

Meski jendela dibuka, pastikan tirai jendela Anda tertutup untuk menghindari paparan cahaya dan panas matahari yang terlalu intens. Terutama tirai jendela yang menghadap ke arah barat dan utara.

Anda bisa menggunakan tirai berbahan kain atau bambu untuk membantu meredam hawa panas. Pilihlah tirai yang tidak memiliki warna terlalu mencolok. Pemilihan warna yang salah bisa membuat ruangan Anda terasa semakin panas.

2. Pakai kipas angin

Berdiam di diri di kamar ber AC sambil menonton serial film favorit memang nikmat yang luar biasa ketika udara di luar sedang panas-panasnya. Namun, ketimbang pakai AC, sebaiknya Anda gunakan kipas angin langit-langit.

Selain lebih murah, kipas angin juga cendrung ramah lingkungan. Supaya Anda bisa merasakan semilir angin sepoy-sepoy dari kipas, coba putar baling-baling kipas angin berlawanan dengan arah jarum jam. Memastikan kipas angin berputar ke arah yang benar dapat membantu mengurangi rasa kegerahan dan kepanasan saat puasa.

Ingin udara yang lebih sejuk? Jangan khawatir! Tanpa pakai AC, Anda pun bisa mendapatkan kesejukan di dalam rumah, kok. Caranya, siapkan semangkuk es batu dan tempatkan di depan kipas angin meja supaya angin yang dihasilkan lebih sejuk. Hindari mengarahkan langsung kipas angin ke tubuh. Pantulkan angin agar berputar di dalam ruangan.

4. Pakai baju tipis dan longgar

Supaya tubuh Anda tidak semakin kepanasan karena cuaca yang memang sedang terik-teriknya saat puasa, pastikan baju yang Anda gunakan berbahan katun. Selain lebih adem, katun juga menyerap keringat sehingga nyaman jika digunakan seharian.

Selain itu, pastikan juga Anda menggunakan pakaian dengan ukuran yang pas di badan, tidak kekecilan maupun kelonggaran.

5. Lakukan aktivitas di tempat yang teduh

Jika Anda diharuskan untuk melakukan kegiatan di luar ruangan, pilihlah tempat yang teduh. Di bawah pohon rindang, misalnya. Anda juga sebaiknya menggunakan payung, penutup kepala, dan kacamata ketika ingin melakukan aktivitas di luar ruangan.

Selain mencegah kepanasan dan gerah saat puasa, berbagai hal tersebut juga membantu Anda menghindari paparan sinar matahari yang bisa merusak kulit dan mata Anda.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS