Terik Matahari Bikin Gerah saat Berpuasa, Ini 5 Trik Atasinya

Silfa Humairah Utami | Suara.com

Selasa, 28 Mei 2019 | 10:44 WIB
Terik Matahari Bikin Gerah saat Berpuasa, Ini 5 Trik Atasinya
Ilustrasi melawan gerah karena terik matahari saat berpuasa. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Terik Matahari Bikin Gerah saat Berpuasa, Ini 5 Trik Atasinya.

Musim panas di bulan puasa sering kali membuat tubuh gerah. Khususnya di siang hari bolong jadi banyak godaanya.

Selain perut yang mulai keroncongan, cuaca terik juga semakin membuat Anda jadi lemas tidak karuan.

Namun, jangan jadikan hawa gerah dan panas menghambat Anda untuk menjalan ibadah puasa di bulan Ramadan ini. Yuk, cari tahu trik jitu mengatasi kegerahan dan kepanasan saat puasa dalam ulasan berikut dilansir Hello Sehat.

1. Buka jendela rumah

Membuka semua jendela di rumah merupakan cara paling efektif untuk menghalau hawa gerah, sehingga Anda tidak lagi merasa kepanasan saat puasa.

Meski jendela dibuka, pastikan tirai jendela Anda tertutup untuk menghindari paparan cahaya dan panas matahari yang terlalu intens. Terutama tirai jendela yang menghadap ke arah barat dan utara.

Anda bisa menggunakan tirai berbahan kain atau bambu untuk membantu meredam hawa panas. Pilihlah tirai yang tidak memiliki warna terlalu mencolok. Pemilihan warna yang salah bisa membuat ruangan Anda terasa semakin panas.

2. Pakai kipas angin

Berdiam di diri di kamar ber AC sambil menonton serial film favorit memang nikmat yang luar biasa ketika udara di luar sedang panas-panasnya. Namun, ketimbang pakai AC, sebaiknya Anda gunakan kipas angin langit-langit.

Selain lebih murah, kipas angin juga cendrung ramah lingkungan. Supaya Anda bisa merasakan semilir angin sepoy-sepoy dari kipas, coba putar baling-baling kipas angin berlawanan dengan arah jarum jam. Memastikan kipas angin berputar ke arah yang benar dapat membantu mengurangi rasa kegerahan dan kepanasan saat puasa.

Ingin udara yang lebih sejuk? Jangan khawatir! Tanpa pakai AC, Anda pun bisa mendapatkan kesejukan di dalam rumah, kok. Caranya, siapkan semangkuk es batu dan tempatkan di depan kipas angin meja supaya angin yang dihasilkan lebih sejuk. Hindari mengarahkan langsung kipas angin ke tubuh. Pantulkan angin agar berputar di dalam ruangan.

4. Pakai baju tipis dan longgar

Supaya tubuh Anda tidak semakin kepanasan karena cuaca yang memang sedang terik-teriknya saat puasa, pastikan baju yang Anda gunakan berbahan katun. Selain lebih adem, katun juga menyerap keringat sehingga nyaman jika digunakan seharian.

Selain itu, pastikan juga Anda menggunakan pakaian dengan ukuran yang pas di badan, tidak kekecilan maupun kelonggaran.

5. Lakukan aktivitas di tempat yang teduh

Jika Anda diharuskan untuk melakukan kegiatan di luar ruangan, pilihlah tempat yang teduh. Di bawah pohon rindang, misalnya. Anda juga sebaiknya menggunakan payung, penutup kepala, dan kacamata ketika ingin melakukan aktivitas di luar ruangan.

Selain mencegah kepanasan dan gerah saat puasa, berbagai hal tersebut juga membantu Anda menghindari paparan sinar matahari yang bisa merusak kulit dan mata Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Cara Ampuh Mencegah Muntaber saat Berpuasa

5 Cara Ampuh Mencegah Muntaber saat Berpuasa

Health | Senin, 20 Mei 2019 | 18:54 WIB

Begini Caranya Biar Nggak Lemas Olahraga saat Berpuasa

Begini Caranya Biar Nggak Lemas Olahraga saat Berpuasa

Health | Kamis, 16 Mei 2019 | 14:05 WIB

Ngabuburit Keliling Mall Sudah Termasuk Olahraga Lho!

Ngabuburit Keliling Mall Sudah Termasuk Olahraga Lho!

Lifestyle | Senin, 13 Mei 2019 | 16:15 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB