Pasien Kanker Lambung Perempuan Hidup Lebih Lama Daripada Pasien Lelaki

Vania Rossa, Dinda Rachmawati

Kamis, 30 Mei 2019 | 14:35 WIB
Pasien Kanker Lambung Perempuan Hidup Lebih Lama Daripada Pasien Lelaki
Pasien perempuan di rumah sakit sedang dirawat. (Shutterstock)

Suara.com - Para peneliti menemukan bahwa pasien kanker lambung dan kerongkongan perempuan cenderung bertahan lebih lama daripada pasien lelaki. Tetap mereka mengalami lebih banyak mual, muntah, dan diare selama terapi.

Temuan penelitian terbaru di Inggris berpotensi membantu dalam mengelola pasien dan juga menyoroti siapa yang lebih berisiko terhadap efek samping tertentu.

"Kami cenderung menggunakan pendekatan pengobatan standar untuk mengelola kanker esofagus dan lambung. Apa yang disarankan penelitian ini adalah bahwa ada perbedaan yang signifikan antara pasien lelaki dan perempuan, tidak hanya dalam bagaimana mereka bereaksi terhadap kemoterapi, tetapi juga berapa lama mereka bertahan hidup setelah perawatan untuk kanker mereka," kata pemimpin penelitian Avani Athauda dari Royal Marsden Hospital di Inggris.

"Untuk pasien perempuan, mungkin ada baiknya memberikan kesadaran dan konseling tambahan untuk efek samping gastrointestinal ketika meresepkan kemoterapi," kata Athauda.

Untuk penelitian ini, para peneliti melakukan analisis pada data yang diambil dari empat percobaan acak besar yang sebelumnya diterbitkan yang dilakukan terutama di Inggris.

Pasien dalam uji coba telah dialokasikan untuk menerima kemoterapi sebelum menjalani operasi untuk pengangkatan sel kanker.

Dalam analisis lebih dari 3.000 pasien (2.668 pasien lelaki dan 597 perempuam), para peneliti menemukan pasien perempuam secara signifikan lebih mungkin mengalami mual (10 persen banding 5 persen), muntah (10 persen banding 4 persen) dan diare (9 persen banding 4 persen).

Pasien perempuan juga secara signifikan lebih mungkin hidup lebih lama daripada pasien lelaki setelah perawatan untuk kanker mereka, kata studi tersebut seperti dilansir dari The Healthsite.

"Ini adalah temuan signifikan berdasarkan kumpulan data skala besar, dan lebih jauh mengenai pemahaman tentang dua jenis kanker yang memengaruhi hampir 16.000 orang setiap tahun di Inggris saja," kata David Cunningham, Profesor di University of London.

baca juga

Studi ini dijadwalkan akan dipresentasikan pada pertemuan tahunan American Society of Clinical Oncology (ASCO) di Chicago.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Kanker Meningkat, Dunia Akan Kekurangan Dokter Onkologi di Tahun 2040

Kasus Kanker Meningkat, Dunia Akan Kekurangan Dokter Onkologi di Tahun 2040

Health | Selasa, 14 Mei 2019 | 17:11 WIB

Pasien Kanker Membludak, RSUD Bali Mandara Siap Bangun Pusat Kanker

Pasien Kanker Membludak, RSUD Bali Mandara Siap Bangun Pusat Kanker

Health | Selasa, 23 April 2019 | 16:30 WIB

Benarkah Suka Konsumsi Makanan Pedas Bisa Terhindar dari Kanker Paru?

Benarkah Suka Konsumsi Makanan Pedas Bisa Terhindar dari Kanker Paru?

Health | Minggu, 07 April 2019 | 13:00 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

×