Apa Penyebab Wanita Mempunyai Kumis? Begini Cara Mudah Menghilangkannya!

Angga Roni Priambodo | Rosiana Chozanah | Suara.com

Jum'at, 07 Juni 2019 | 19:47 WIB
Apa Penyebab Wanita Mempunyai Kumis? Begini Cara Mudah Menghilangkannya!
Ilustrasi wanita berkumis (Shutterstock)

Suara.com - Rambut pada wajah merupakan satu dari banyaknya masalah yang biasanya dipermasalahkan oleh wanita. Bahkan tidak sedikit yang pergi ke salon untuk menghilangkannya.

Peneliti memperkirakan setidaknya ada satu dari 10 wanita yang memiliki kondisi hirsutisme, nama medis untuk rambut tumbuh berlebih pada wanita, ini.

Berdasarkan penuturan dokter kulit Dr Stefanie Williams, dilansir dari Good House Keeping, kondisi hirsutisme ini dipengaruhi oleh hormon.

"Hormon adalah penyebab utama rambut wajah pada wanita," kata Dr Stefanie.

"Jika seorang wanita memiliki sedikit ketidakseimbangan hormon, misalnya testosteron sedikit lebih banyak dari rata-rata, itu dapat menyebabkan rambut yang tidak diinginkan," sambungnya.

Selain hormon, rambut ini juga bisa disebabkan oleh genetik.

Waktu yang paling umum bagi wanita untuk melihat perkembangan tiba-tiba rambut wajah adalah setelah menopause, ketika perubahan besar dalam keseimbangan hormon tubuh dapat menyebabkan perubahan penampilan wanita.

"Daripada sebelumnya, rambut halus dapat menjadi lebih kasar dan lebih terlihat berkat menopause," jelasnya.

"Ironisnya, sementara rambut di wajah menjadi lebih tebal, menopause juga dapat menyebabkan penipisan rambut di atas kepala Anda."

Daripada menghabiskan banyak uang di salon, berikut cara menghilangkan kumis tipis bagi wanita, yang dilansir dari Healthline.

Kunyit dan susu

1. Campurkan 1 sendok makan kunyit dan 1 sendok makan susu dalam mangkuk kecil.

2. Setelah tercampur, gunakan jari-jari Anda untuk mengoleskan campuran tersebut ke bibir atas Anda.

3. Setelah benar-benar kering setelah sekitar 20 menit, gosok dengan lembut dengan jari-jari basah, ke arah yang berlawanan dengan pertumbuhan rambut Anda, sampai pasta kering sepenuhnya dihapus.

4. Bilas area tersebut dengan air dingin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini yang Terjadi Kalau Lelaki Minum Pil KB

Ini yang Terjadi Kalau Lelaki Minum Pil KB

Health | Selasa, 12 Februari 2019 | 19:08 WIB

Traveling Ternyata Bisa Buat Jadwal Menstruasi Berantakan, Ini Alasannya

Traveling Ternyata Bisa Buat Jadwal Menstruasi Berantakan, Ini Alasannya

Health | Senin, 28 Januari 2019 | 13:46 WIB

Kenali Gejala Andropause, Saat Lelaki Mengalami Fase Perubahan Hormon

Kenali Gejala Andropause, Saat Lelaki Mengalami Fase Perubahan Hormon

Health | Jum'at, 25 Januari 2019 | 08:05 WIB

Terkini

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB