Lebih Baik Bayi Mengisap Jempol atau Pakai Empeng? Ini Jawaban Ahli

Vika Widiastuti, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 12 Juni 2019 | 15:30 WIB
Lebih Baik Bayi Mengisap Jempol atau Pakai Empeng? Ini Jawaban Ahli
Ilustrasi dot bayi. (Shutterstock)

Suara.com - Kita pasti sering melihat bayi atau anak kecil mengisap jempol atau memasukkan benda lain ke dalam mulutnya. Pada dasarnya bayi memiliki refleks untuk membuka mulutnya setiap kali ada benda atau apapun yang mendekati mulutnya.

Hal tersebut wajar terjadi pada bayi yang masih proses mengenali puting susu sang ibu dan membantunya cara mengisap ASI selama masa menyusui. Tetapi, banyak orang tua yang berusaha menghentikan kebiasaan anaknya ini dengan memberi empeng atau dot.

Tetapi, apakah empeng adalah pilihan yang terbaik daripada membiarkan anak mengisap jempolnya?

Menurut American Dental Associaton, bayi memang sudah terbiasa mengisap jempol atau jari mereka sejak dalam kandungan. Karena itu, wajar jika mereka suka mengisap jempol di tahun pertama kehidupannya.

Sebab, mengisap jempol membuat bayi merasa lebih nyaman, tenang dan amat di situasi yang membuatnya terganggu, seperti di keramaian dan penuh orang asing.

Selain itu, kebiasaan mengisap jempol juga membantu mereka tidur lebih tenang karena mereka akan lebih mudah mendapatkan atau memasukkan jarinya ke dalam mulut agar nyaman.

Tetapi, kebiasaan mengisap jempol terlalu lama juga bisa menimbulkan dampak buruk. Karena seharusnya mereka sudah berhenti dari kebiasaan ini ketika usia 2-4 tahun.

Ilustrasi bayi minum susu formula. (Shutterstock)
Ilustrasi bayi minum susu formula. (Shutterstock)

Jika tidak, kebiasaan ini bisa mengganggu pertumbuhan gigi dan menyebabkan perubahan atap mulutnya. Selain itu dilansir dari hellosehat.com, kebiasaan ini juga menyebabkan masalah pada kulit kuku, seperti menipis, luka dan infeksi.

Di sisi lain, bayi juga belum memiliki kesadaran akan kebersihan. Sehingga ia bisa saja memasukkan jarinya ke dalam mulut setelah bermain di lantai, memegang benda asing dan sebagainya. Hal tersebut mungkin saja menimbulkan penyakit lainnya.

baca juga

Namun, penggunaan empeng agar bayi berhenti mengisap jempol juga tidak sepenuhnya pilihan terbaik. Sebab, kebiasaan memberi empeng bisa membuat bayi mengalami gangguan menyusui seperti bingung puting.

Kelebihannya, American Academy of Pediatrics dilansir dari verywellfamily.com, penggunaan empeng bisa menurunkan risiko anak mengalami sindrom kematian bayi mendadak (SIDS).

Ilustrasi bayi mengisap empeng (Pixabay/Ben_Kerckx)
Ilustrasi bayi mengisap empeng (Pixabay/Ben_Kerckx)

Hasil penelitian British Medical Journal tahun 2005 telah menemukan bahwa bayi yang menggunakan empeng saat tidur berisiko lebih kecil meninggal karena SIDS daripada mereka yang tidak memakainya sama sekali.

Tapi, para ahli juga berpendapat bahwa empeng juga cenderung menyebabkan masalah gigi. Selain itu, penggunaan empeng juga meningkatkan risiko infeksi telinga.

Sehingga cukup sulit untuk menentukan antara mengisap empeng atau jempol yang baik untuk bayi. Karena dua hal itu memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing.

Meski begitu para ahli lebih menyarankan untuk memberikan anak empeng daripada membiarkannya mengisap jempol.

Karena, setidaknya penggunaan empeng memiliki nilai lebih yakni menurunkan risiko SIDS pada bayi. Asalkan penggunaan empeng pada bayi ini tidak terlalu lama yakni maksimal hingga usia 6 bulan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Cara Selamatkan ASIP di Freezer saat Listrik Padam Berjam-jam, agar Tak Terbuang Sia-Sia

5 Cara Selamatkan ASIP di Freezer saat Listrik Padam Berjam-jam, agar Tak Terbuang Sia-Sia

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:30 WIB

ASI Warna Kuning Artinya Apa? Berkaca dari Pengalaman Alyssa Daguise dan Steffi Zamora

ASI Warna Kuning Artinya Apa? Berkaca dari Pengalaman Alyssa Daguise dan Steffi Zamora

Lifestyle | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:50 WIB

Rekomendasi Sikat Botol dan Dot Bayi Terbaik, Aman dan Ramah Budget

Rekomendasi Sikat Botol dan Dot Bayi Terbaik, Aman dan Ramah Budget

Lifestyle | Minggu, 20 Juli 2025 | 13:28 WIB

Jadi Incaran Ibu-ibu Baru, Ini 4 Variasi Botol Susu Hegen Beserta Harganya dari yang Termurah

Jadi Incaran Ibu-ibu Baru, Ini 4 Variasi Botol Susu Hegen Beserta Harganya dari yang Termurah

Lifestyle | Rabu, 16 Juli 2025 | 15:20 WIB

Viral Ibu Bagi-Bagi ASI saat Bulan Ramadan sampai Ditegur Tokoh Agama, Begini Klarifikasinya

Viral Ibu Bagi-Bagi ASI saat Bulan Ramadan sampai Ditegur Tokoh Agama, Begini Klarifikasinya

Lifestyle | Selasa, 25 Maret 2025 | 13:11 WIB

Baby Lily Pakai Barang Rp70 Ribuan Bikin Netizen Tergiur: Masih Wajar Harganya, Besok Gue Beli Dua!

Baby Lily Pakai Barang Rp70 Ribuan Bikin Netizen Tergiur: Masih Wajar Harganya, Besok Gue Beli Dua!

Lifestyle | Rabu, 14 Agustus 2024 | 10:27 WIB

Ingin Anak Cerdas dan Kebal Penyakit? Lakukan Ini Saat Menyusui!

Ingin Anak Cerdas dan Kebal Penyakit? Lakukan Ini Saat Menyusui!

Health | Sabtu, 01 Juni 2024 | 16:26 WIB

Ulasan Buku Air Susu Ibu: Benarkah Depresi Diturunkan ke Anak Melalui ASI?

Ulasan Buku Air Susu Ibu: Benarkah Depresi Diturunkan ke Anak Melalui ASI?

Your Say | Senin, 20 Mei 2024 | 19:56 WIB

IDAI Tak Sarankan Bekukan ASI Jadi Bentuk Bubuk: Belum Ada Penelitiannya

IDAI Tak Sarankan Bekukan ASI Jadi Bentuk Bubuk: Belum Ada Penelitiannya

Health | Jum'at, 10 Mei 2024 | 06:55 WIB

Dokter Bantah Orang Dewasa Minum ASI Seperti Kourtney Kardashian Bikin Sehat, Malah Bisa Berbahaya?

Dokter Bantah Orang Dewasa Minum ASI Seperti Kourtney Kardashian Bikin Sehat, Malah Bisa Berbahaya?

Health | Rabu, 08 Mei 2024 | 06:14 WIB

Terkini

Kapan Awal Puasa 2027? Simak Hitung Mundur dan Jadwal Perkiraannya

Kapan Awal Puasa 2027? Simak Hitung Mundur dan Jadwal Perkiraannya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 13:20 WIB

Raffi Ahmad Tak Tahu soal Deklarasi Dihadiri Mahsiswa Bodong, Bintang Emon: Berarti Dimanfaatin!

Raffi Ahmad Tak Tahu soal Deklarasi Dihadiri Mahsiswa Bodong, Bintang Emon: Berarti Dimanfaatin!

News | Minggu, 01 November 2026 | 13:15 WIB

Tak Hanya Menyembuhkan, 5 Dokter ini juga Bagikan Inspirasi Lewat Tulisan

Tak Hanya Menyembuhkan, 5 Dokter ini juga Bagikan Inspirasi Lewat Tulisan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 13:15 WIB

Rantai Pasok Impor BBM Dipangkas, Pemerintah Janji Pengadaan Energi Lebih Efisien

Rantai Pasok Impor BBM Dipangkas, Pemerintah Janji Pengadaan Energi Lebih Efisien

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 13:14 WIB

Sambut 500 Tahun Ibu Kota, Jakarta One Running Gelar Seri Perdana di SCBD

Sambut 500 Tahun Ibu Kota, Jakarta One Running Gelar Seri Perdana di SCBD

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 13:05 WIB

Cheongdam International High School Tayang 2027, Ini Daftar Pemain Utamanya

Cheongdam International High School Tayang 2027, Ini Daftar Pemain Utamanya

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 13:00 WIB

Melalui Piano dan Gamelan, Iqbal Sidiq Perkenalkan Kekayaan Musik Nusantara di Istanbul

Melalui Piano dan Gamelan, Iqbal Sidiq Perkenalkan Kekayaan Musik Nusantara di Istanbul

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 12:57 WIB

Cara Cek Update Harga BBM Terbaru Secara Online, Praktis dan Akurat!

Cara Cek Update Harga BBM Terbaru Secara Online, Praktis dan Akurat!

Otomotif | Minggu, 01 November 2026 | 12:50 WIB

Tanam 500 Pohon Buah di Candi Gedongsongo, Taj Yasin Ajak Generasi Muda Lestarikan Alam

Tanam 500 Pohon Buah di Candi Gedongsongo, Taj Yasin Ajak Generasi Muda Lestarikan Alam

News | Minggu, 01 November 2026 | 12:38 WIB

Belajar Membatik Langsung di Trusmi, Cara Anak Muda Mengenal Warisan Budaya Cirebon

Belajar Membatik Langsung di Trusmi, Cara Anak Muda Mengenal Warisan Budaya Cirebon

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 12:33 WIB

×