Salah Kaprah, 4 Makanan Ini Tidak Dianjurkan Dimakan untuk Sarapan

M. Reza Sulaiman Suara.Com
Jum'at, 21 Juni 2019 | 07:00 WIB
Salah Kaprah, 4 Makanan Ini Tidak Dianjurkan Dimakan untuk Sarapan
Makanan-makanan ini tidak dianjurkan sebagai menu sarapan. (Shutterstock)

Suara.com - Salah Kaprah, 4 Makanan Ini Tidak Dianjurkan Dimakan untuk Sarapan

Sarapan sering disebut sebagai waktu makan paling penting di pagi hari. Dengan sarapan yang tepat, kebutuhan energi harian untuk beraktivitas bisa tercukupi hingga makan siang.

Menu sarapan yang sehat pun harus terdiri dari serat, protein, lemak baik, dan karbohidrat sebagai sumber energi.

Salah mengonsumsi makanan saat sarapan tidak hanya bisa menyebabkan kurang energi, namun juga penambahan berat badan lho.

Nah, dilansir Healthline berikut ini beberapa makanan yang sejatinya tidak baik dikonsumsi untuk sarapan. Apa saja?

1. Sereal

Sarapan dengan sereal populer bagi anak-anak dan orang dewasa. Sereal populer karena proses menyiapkannya yang mudah, dan klaim kandungan gandum dan serat.

Sereal tidak dianjurkan untuk sarapan. (Shutterstock)
Sereal tidak dianjurkan untuk sarapan. (Shutterstock)

Padahal sejatinya, sereal yang dijual di supermarket hanya mengandung sedikit gandum dan serat, namun tinggi kandungan gula. Bahkan, studi tahun 2011 yang diterbitkan Environmental Working Group menyebut satu mangkuk sereal setara dengan tiga butir kue cokelat.

2. Waffle dan pancake

Baca Juga: Malas Bikin Sarapan Jadi Faktor Orang Indonesia Tidak Makan Makanan Sehat

Siapa yang senang sarapan dengan waffle dan pancake? Sebaiknya kurangi sekarang juga. Sebabnya, waffle dan pancake tinggi kandungan gula dan karbohidrat.

Sereal tidak dianjurkan untuk sarapan. (Shutterstock)
Waffle dan pancake tidak dianjurkan untuk sarapan. (Shutterstock)

Bahan-bahan utama pembuat waffle dan pancake yakni tepung, gula, telur, dan susu, ditambah dengan sirup manis atau selai cokelat sebagai topping, bisa meningkatkan kadar gula darah dan berujung pada resistensi insulin, penyebab utama penyakit diabetes tipe 2.

3. Sosis dan nugget

Daging olahan seperti sosis dan nugget juga tidak dianjurkan untuk sarapan. Penelitian menyebut sarapan sosis, nugget, serta bacon meningkatkan risiko sakit jantung sebesar 42 persen.

Sosis dan nugget tidak dianjurkan untuk sarapan. (Shutterstock)
Sosis dan nugget tidak dianjurkan untuk sarapan. (Shutterstock)

Selain jantung, konsumsi daging olahan untuk sarapan juga meningkatkan risiko kegemukan.

4. Kue dan donat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI