Benarkah Polusi Udara saat Memasak Bisa Tingkatkan Risiko Alami Hipertensi?

Silfa Humairah Utami | Dinda Rachmawati | Suara.com

Kamis, 27 Juni 2019 | 16:20 WIB
Benarkah Polusi Udara saat Memasak Bisa Tingkatkan Risiko Alami Hipertensi?
Ilustrasi udara saat memasak bisa sebabkan hipertensi. [shutterstock]

Suara.com - Benarkah Polusi Udara saat Memasak Bisa Tingkatkan Risiko Alami Hipertensi?

Polusi memang memberikan dampak buruk terhadap kesehatan. Yang terbaru, penelitian menyebut bahwa perempuan yang sering terpapar tingkat polusi, lebih tinggi berisiko menderita hipertensi.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Epidemiology ini mempelajari 5.531 orang dewasa dari 28 desa pinggiran dekat kota Hyderabad.

"Perempuan menghabiskan sebagian besar waktunya di area rumah tangga mereka di wilayah studi ini, 83 persen dari waktu harian mereka dibandingkan dengan 57 persen lelaki. Ini dapat menjelaskan mengapa kita mengamati hubungan yang lebih kuat pada perempuan daripada pada laki-laki " kata penulis penelitian Ariadna Curto dari Institut Barcelona untuk Kesehatan Global (ISGlobal), Spanyol.

Untuk penelitian ini, tim peneliti mengukur tekanan darah sistolik dan diastolik partisipan dan memperkirakan paparan residensial tahunan mereka terhadap partikel halus (PM2.5) dan karbon hitam.

Para peserta juga menjawab survei untuk menentukan status sosial-ekonomi, gaya hidup dan karakteristik rumah tangga, termasuk jenis bahan bakar memasak yang umumnya mereka gunakan (biomassa atau bersih).

Khususnya, semua peserta terpapar pada tingkat partikel halus di atas batas 10 μg / m³ yang direkomendasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Paparan rata-rata untuk PM2.5 dalam penelitian ini adalah 33 μg / m3.
Berdasarkan pengukuran tekanan darah, hampir setengah dari peserta (46 persen) diidentifikasi mengalami hipertensi, di mana hipertensi rata-rata peserta tidak terdiagnosis dan tidak diobati.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan 1μg / m3 dalam paparan PM2.5 dikaitkan dengan peningkatan 4 persen dalam prevalensi hipertensi pada perempuan, serta tekanan darah sistolik dan diastolik yang lebih tinggi masing-masing peningkatan terjadi 1,4 mmHg dan 0,87 mmHg. Pada lelaki, hubungan yang diamati lebih lemah.

Penelitian menunjukkan bahwa paparan jangka panjang terhadap bahan partikulat dikaitkan dengan prevalensi hipertensi yang lebih tinggi, terlepas dari jenis bahan bakar yang digunakan untuk memasak.

"Mengingat kurangnya hubungan kita dengan karbon hitam, penting untuk diingat bahwa ini adalah daerah pinggiran kota, di mana sumber dan susunan kimiawi dari polusi udara berbeda dengan daerah perkotaan yang sebagian besar didominasi oleh sumber lalu lintas," kata Curto.

"Mekanisme polusi udara dapat berkontribusi terhadap tekanan darah tinggi termasuk peradangan dan stres oksidatif, yang dapat menyebabkan perubahan fungsi arteri", kata koordinator studi Cathryn Tonne.

Sehingga studi ini menunjukkan polusi udara saat memasak bisa tingkatkan risiko alami hipertensi. 
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polusi Udara Jakarta Terburuk di Dunia ? Ini 6 Bahaya Bagi Kesehatan

Polusi Udara Jakarta Terburuk di Dunia ? Ini 6 Bahaya Bagi Kesehatan

Health | Kamis, 27 Juni 2019 | 06:20 WIB

Kualitas Udara Semakin Buruk, Anies Ingin Jakarta Kembali ke Tahun 1998

Kualitas Udara Semakin Buruk, Anies Ingin Jakarta Kembali ke Tahun 1998

News | Rabu, 26 Juni 2019 | 21:00 WIB

Sempat Terburuk di Dunia, Kualitas Udara Jakarta Hari Ini Masih Tak Sehat

Sempat Terburuk di Dunia, Kualitas Udara Jakarta Hari Ini Masih Tak Sehat

News | Rabu, 26 Juni 2019 | 17:43 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB