5 Penyakit Kritis Ini Meningkat, Beban Biaya Semakin Besar

Silfa Humairah Utami, Dinda Rachmawati

Jum'at, 28 Juni 2019 | 11:00 WIB
5 Penyakit Kritis Ini Meningkat, Beban Biaya Semakin Besar
ILustrasi penyakit kritis yang meningkat. (Shutterstock)

Suara.com - 5 Penyakit Kritis Ini Meningkat, Beban Biaya Semakin Besar.

Sesuai dengan laporan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementrian Kesehatan 2018, prevalensi Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti kanker, stroke, ginjal kronis, diabetes melitus dan hipertensi, menjadi 5 penyakit kritis mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun 2013.

Hasil laporan tersebut menyebut, bahwa penyakit stroke merupakan salah satu penyakit yang mengalami kenaikan paling tinggi, dari 7 persen menjadi 10,9 persen dan penyakit ginjal kronik dari 2 persen menjadi 3,8 persen.

Berdasarkan pemeriksaan gula darah, diabetes melitus naik dari 6,9 persen menjadi 8,5 persen dan hasil pengukuran tekanan darah, hipertensi naik dari 25,8 persen menjadi 34,1 persen.

Dokter spesialis penyakit dalam konsultan kardiovaskular, Rumah Skait MRCC Siloam Hospitals Semanggi, dr. Indra Manullang mengungkap, angka ini semakin tinggi akibat adanya pergeseran gaya hidup di masyarakat.

"Saat ini sudah mulai banyak orang usia muda yang mengalami penyakit jantung, bahkan pasien saya yang termuda usianya 18 tahun. Kenapa? Saat ini mereka yang merokok semakin muda, stres juga semakin dialami oleh anak muda, makanan yang tidak dijaga dan kurang aktif bergerak," jelas dia dalam Talkshow Sehat Ayo Pahami Penyakit Kritis dan Cegah Sejak Dini AXA Mandiri, Jakarta, Kamis, (27/06/2019).

Seseorang yang didiagnosa menderita penyakit kritis, pasti membutuhkan biaya besar dalam pengobatan. Untuk melindungi diri dari beban finansial yang besar akibat terkena penyakit kritis, sebagian orang melindungi dirinya dengan membeli asuransi penyakit kritis.

Salah satunya solusi perlindungan yang dimiliki AXA Mandiri, yaitu Solusi Perlindungan Penyakit Kritis yang memiliki beragam manfaat, di antaranya 100 persen uang pertanggung jawaban untik stadium awal, perlindungan jiwa hingga usia 100 tahun, perlindungan terhadap 120 kondisi kritis dari stadium awal sampai dengan usia 85 tahun hingga 100 persen uang pertanggungan untuk stadium akhir.

"Kami berharap upaya ini menjadi salah satu kesempatan yang baik dalam memperkenalkan manfaat asuransi kepada masyatakat secara luas melihat penyakit kritis semakin meningkat, beban biaya semakin meningkat," tutup Presiden Direktur AXA Mandiri Handojo G. Kusuma.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Risiko Bangkrut Idap Penyakit Kritis Bisa Dicegah dengan Hal Ini

Risiko Bangkrut Idap Penyakit Kritis Bisa Dicegah dengan Hal Ini

Lifestyle | Selasa, 15 Januari 2019 | 18:30 WIB

Sederhana Kok, Ini Kebiasaan Ibu Hamil yang Bikin Bayi Pintar

Sederhana Kok, Ini Kebiasaan Ibu Hamil yang Bikin Bayi Pintar

Health | Sabtu, 03 November 2018 | 19:30 WIB

Saat Demam Tapi Justru Kedinginan, Ini Penyebabnya

Saat Demam Tapi Justru Kedinginan, Ini Penyebabnya

Health | Rabu, 10 Oktober 2018 | 07:45 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×