Lima Alasan Mengapa Sebaiknya Bayi tak Tidur Pakai Bantal

Silfa Humairah Utami, Dinda Rachmawati

Selasa, 23 Juli 2019 | 16:55 WIB
Lima Alasan Mengapa Sebaiknya Bayi tak Tidur Pakai Bantal
Ilustrasi bayi tidur tak pakai bantal. (Shutterstock)

Suara.com - Lima Alasan Mengapa Sebaiknya Bayi tak Tidur Pakai Bantal.

Saat membeli perlengkapan bayi baru lahir, bantal adalah salah satu yang tak terlupakan bagi banyak ibu, khususnya di Indonesia. Bahkan, berbagai bantal tersedia, mulai dari ukuran, berbagai bahan dasar dan kegunaan. 

Namun, tahukah Anda jika tidak seperti apa kita pikirkan, bantal bukanlah kebutuhan untuk bayi baru lahir. Bahkan sebuah penelitian menyarankan agar bayi Anda dijauhkan dari bantal selama dua tahun pertama setelah lahir.

Nah, berikut adalah beberapa alasan mengapa bantal tak perlu bagi bayi, dilansir The Health Site.

1. Ini bisa menyebabkan bayi kekurangan napas

Jika Anda berpikir tidur dengan disangga di atas bantal akan membantu bayi Anda tidur lebih baik, Anda salah. Kepala lembut bayi Anda bisa tenggelam ke dalam bantal yang dapat meningkatkan kemungkinan mereka mengalami SIDS. Selain itu, lubang hidung kecil bayi bahkan bisa tertutup bantal dan membatasi aliran udara ketika bayi memindahkan kepala dari satu sisi ke sisi lain.

2. Ini meningkatkan risiko SIDS atau Sindrom Kematian Bayi Mendadak

Selain kekurangan napas, bantal meningkatkan risiko SIDS dalam berbagai cara. Ada berbagai jenis bantal yang dijual di pasaran untuk bayi. Misalnya, bantal yang diisi dengan spons atauthermocol beads, yang bisa terlepas tanpa disengaja, itu bisa menyebabkan tersedak. Juga, bantal tapal kuda yang digunakan secara tradisional untuk menopang kepala yang lembut dapat membatasi gerakan pada bayi Anda.

3. Dapat menyebabkan panas berlebih

Sebagian besar bantal bayi memiliki sarung bantal menarik yang biasanya terbuat dari poliester atau kain selain kapas. Ini bisa meningkatkan panas di bawah kepala dan menyebabkan fluktuasi suhu dalam tubuh. Keringat berlebih atau panas akibat sarung bantal dapat menyebabkan kondisi yang disebut hipertermia yang fatal dan mengancam jiwa.

baca juga

4. Bisa membuat leher terkilir

Kebanyakan bantal bayi berbulu dan tidak rata. Ini sebenarnya bisa sebabkan leher bayi keseleo atau terkilir saat tidur berjam-jam.

5.Kepala datar atau peyang

Tidur di bantal lembut terlalu lama dapat menimbulkan sindrom kepala datar atau peyang pada bayi karena tekanan konstan. Walaupun penting untuk meletakkan bayi telentang untuk mengurangi kejadian SIDS, ini dapat menyebabkan kelainan bentuk struktural di kepala saat menggunakan bantal untuk tidur.

Jadi saat moms belanja perlengkapan bayi, penting untuk mengutamakan hal lainnya daripada memberi aneka ragam bantal yang sebenarnya belum ia butuhkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jijik, Wanita Ini Mengaku Tidak Mencuci Bantal Selama 10 Tahun

Jijik, Wanita Ini Mengaku Tidak Mencuci Bantal Selama 10 Tahun

Lifestyle | Sabtu, 20 Juli 2019 | 20:00 WIB

Canggih Banget, Ini Keunggulan Bantal Leher Xiaomi

Canggih Banget, Ini Keunggulan Bantal Leher Xiaomi

Tekno | Rabu, 10 Juli 2019 | 14:35 WIB

Dipikir karena Salah Bantal, Kepala Miring Balita Ini Ternyata Akibat Tumor

Dipikir karena Salah Bantal, Kepala Miring Balita Ini Ternyata Akibat Tumor

Health | Senin, 24 Juni 2019 | 10:50 WIB

Terkini

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

×