Dikenal sebagai 'Silent Killer', Ketahui Gejala Awal Hepatitis B

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Selasa, 30 Juli 2019 | 10:43 WIB
Dikenal sebagai 'Silent Killer', Ketahui Gejala Awal Hepatitis B
Ilustrasi pengobatan Hepatitis B. [Shutterstock]

Suara.com - Geoffrey Dusheiko, profesor kedokteran emeritus di Institut UCL untuk Kesehatan dan Pencernaan dan Rumah Sakit King's College, mengatakan pemerintah perlu mulai menangani HBV (virus hepatitis b) secara serentak, sama seperti bagaimana pasien HIV saat ini diskrining dan dikelola.

"Hepatitis B kronis merupakan penyebab utama kanker hati tetapi menyebabkan penyakit hati yang diam," kata Dusheiko.

"Penyakit ini dapat tetap diam dan karenanya tidak terdiagnosis selama beberapa dekade, sampai orang yang pertama kali muncul di usia dewasa muda atau paruh baya dengan sirosis dekompensasi, gagal hati, atau karsinoma hepatoseluler," sambungnya.

Sayangnya, dalam penelitian 2018 yang terbit di jurnal Lancet Gastroenterology & Hepatology, sekitar 300 juta orang di seluruh dunia mengidap hepatitis B, dan sayangnya sebagian besar dari pasien tidak terdiagnosis atau tidak diobati, menurut peneliti.

Sekitar 90% orang yang terinfeksi oleh virus yang tidak dapat disembuhkan tetapi dapat dirawat, tidak menyadari bahwa mereka terinfeksi.

Mata kuning, salah satu gejala Hepatitis B.
Mata kuning, salah satu gejala Hepatitis B.

Melansir The Guardian, peneliti menemukan virus 'paling menular' ini di Asia Timur dan Afrika sub-Sahara. Tetapi, untuk Cina, India, Nigeria, Filipina dan Indonesia, lebih dari 57% dari semua infeksi.

Agar tidak terlambat menyadarinya, lebih baik kita semua mengenali gejala awal dari 'silent killer' ini, antara lain:

  1. Penyakit kuning (kulit atau bagian putih mata menguning, dan kencing berubah menjadi coklat atau oranye).
  2. Kotoran berwarna terang.
  3. Demam.
  4. Kelelahan yang berlangsung selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan.
  5. Gangguan perut, seperti kehilangan nafsu makan, mual, dan muntah.
  6. Sakit perut.
Ilustrasi hepatitis B. (Shutterstock)

Berdasarkan WebMD, gejala hepatitis B mungkin tidak muncul pada 1 hingga 6 bulan setelah terserang virus.

Pasien kemungkinan tidak merasakan apa-apa. Sekitar sepertiga dari orang yang memiliki penyakit ini tidak menyadari adanya keanehan dalam dirinya. Mereka kemudian hanya mencari tahu melalui tes darah.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada, Virus Langka Penyebab Kerusakan Otak Menyebar Lewat Nyamuk

Waspada, Virus Langka Penyebab Kerusakan Otak Menyebar Lewat Nyamuk

Health | Jum'at, 26 Juli 2019 | 16:15 WIB

231 Orang Meninggal, Australia Siaga Masuki Puncak Musim Flu pada Agustus

231 Orang Meninggal, Australia Siaga Masuki Puncak Musim Flu pada Agustus

Health | Sabtu, 27 Juli 2019 | 07:25 WIB

Ribuan Ibu Hamil Terdeteksi Hepatitis B, Begini Cara Hentikan Penyebarannya

Ribuan Ibu Hamil Terdeteksi Hepatitis B, Begini Cara Hentikan Penyebarannya

Health | Kamis, 25 Juli 2019 | 19:15 WIB

Terkini

Review The Lament of Autumn: Romansa Era Republikan yang Berakhir Tragis

Review The Lament of Autumn: Romansa Era Republikan yang Berakhir Tragis

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 11:30 WIB

PSW UGM Minta Pembalut Bebas PPN 11 Persen: Kebutuhan Sanitasi, Bukan Barang Mewah

PSW UGM Minta Pembalut Bebas PPN 11 Persen: Kebutuhan Sanitasi, Bukan Barang Mewah

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:28 WIB

Heboh 7 Polisi Dimutasi Usai Ciduk Anggota DPRD Nyabu, Gerindra: Kami Dengar Mereka Minta Uang

Heboh 7 Polisi Dimutasi Usai Ciduk Anggota DPRD Nyabu, Gerindra: Kami Dengar Mereka Minta Uang

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:25 WIB

Pajak Pembayaran Digital: Negara Jangan Bikin Rakyat Makin Waswas

Pajak Pembayaran Digital: Negara Jangan Bikin Rakyat Makin Waswas

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 11:20 WIB

Stevia Beeru Diduga Mengandung Pemanis Buatan, BPOM Turun Tangan Uji Laboratorium

Stevia Beeru Diduga Mengandung Pemanis Buatan, BPOM Turun Tangan Uji Laboratorium

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:17 WIB

Siapa Ferry Boboho? Saksi Kunci yang Buka-bukaan di Sidang Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Siapa Ferry Boboho? Saksi Kunci yang Buka-bukaan di Sidang Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:14 WIB

Donald Trump Isyaratkan Kesepakatan Damai dengan Iran Jelang Pemilu Sela AS

Donald Trump Isyaratkan Kesepakatan Damai dengan Iran Jelang Pemilu Sela AS

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:13 WIB

Kemenkeu Optimistis Kejar Pertumbuhan 6% Lewat Kebijakan Fiskal Terukur

Kemenkeu Optimistis Kejar Pertumbuhan 6% Lewat Kebijakan Fiskal Terukur

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 11:11 WIB

Pendaftaran MagangHub Batch 3 Ditutup 4 November 2026, Ini Jadwal Seleksinya

Pendaftaran MagangHub Batch 3 Ditutup 4 November 2026, Ini Jadwal Seleksinya

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:09 WIB

Minyak Zaitun Mustika Ratu Bisa untuk Bersihkan Makeup? Kenali Manfaatnya

Minyak Zaitun Mustika Ratu Bisa untuk Bersihkan Makeup? Kenali Manfaatnya

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 11:07 WIB

×