Karena "Fantasi Sakit", Seorang Anak Tega Menikam Ibunya Sebanyak 30 Kali!

Angga Roni Priambodo | Shevinna Putti Anggraeni
Karena "Fantasi Sakit", Seorang Anak Tega Menikam Ibunya Sebanyak 30 Kali!
Ilustrasi pembunuhan (shutterstock)

Seorang anak tega membunuh ibu kandunganya dengan cara menikam sebanyak 30 kali karena fantasi yang sakit.

Suara.com - Kyle Morrison (20), seorang anak asal Skotlandia tega membunuh ibu kandunganya, Sharon Morrison (51) tanpa sebab ketika ibunya pulang kerja. Ia sengaja membunuh ibunya dengan cara menikamnya sebanyak 30 kali.

Ia menikam ibunya sebanyak 30 kali dengan bengis sambil mengatakan "aku mencintaimu". Akibat tindak kejahatannya, Kyle pun harus menjalani hukuman penjara selama 9 tahun.

Beruntungnya, ibu Kyle masih bisa terselamatkan meski mengalami luka tusuk puluhan kali. Lord Mulholland, hakim yang menangani kasus ini beranggapan motif Kyle membunuh ibunya merupakan "fantasi yang sakit".

"Tampaknya motifmu merupakan fantasi yang sakit. Kamu adalah anak satu-satunya, dia (ibu) yang melahirkanmu ke dunia, mengasuhmu dan memberimu kesempatan. Ini adalah kejahatan yanng mengerikan dan berisiko jangka panjang untuk ibumu," kata Lord Mulholland dikutip dari BBC.

Sebelumnya, pihak pengadilan juga mengatakan bahwa hubungan Kyle dan ibunya baik-baik saja. Tetapi, Kyle sempat menulis surat beberapa hari sebelum menikam ibunya.

Ilustrasi penjara. [Shutterstock]
Ilustrasi penjara. [Shutterstock]

Jaksa Lynsey MacDonald mengatakan Kyle sudah merencanakan pembunuhan terhadap ibunya jauh hari. Termasuk caranya membunuh dengan bersembunyi di lemari lalu muncul untuk mencekik ibunya.

Saat hari penyerangan, Sharon yang baru saja puulang kerja langsung masuk ke dalam kamarnya untuk ganti pakaian.

Tiba-tiba Kyle muncul di dalam kamarnya dan mulai memukulnya dengan pisau. Sharon sempat meminta anaknya Kyle berhenti menikamnya tetapi tidak digubris.

"Dia (kyle) berulang kali mengatakan maaf ketika menikam ibunya, dia tetap menyerang dan mencekik ibunya. Ibunya sempat memohon agar anaknya berhenti dan membiarkannya pergi," katanya jaksa Lynsey MacDonald.

pembunuhan
pembunuhan (shutterstock)

Setelah puas menikam ibunya, Kyle baru menghentikan aksinya dan membiarkan ibunya berlumuran darah di kamar. Kyle masuk ke dalam kamarnya untuk bermain musik.

Sharon, ibu Kyle yang sudah berbaring selama 20 menit dengan berlumuran darah sempat berpikir bahwa dirinya akan mati. Ia sempat memohon kepada anaknya agar memanggil ambulans tetapi tak dilakukan oleh anaknya.

Kyle justru mengatakan akan memanggil ambulans jika sudah waktunya. Setelah beberapa saat, Kyle langsung menelpon tim medis.

"Aku telah mencoba membunuh ibuku, lebih baik kalian datang," katanya dalam telepon.

Beruntunganya para medis datang tepat waktu. Sharon yang sudah tergeletak mengalami luka sebanyak 30 tusukan di paru-paru.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS