Deteksi Hipertensi Sejak Dini, Perhatikan Kebiasaan Kencing di Malam Hari

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 16 Agustus 2019 | 16:10 WIB
Deteksi Hipertensi Sejak Dini, Perhatikan Kebiasaan Kencing di Malam Hari
Ilustrasi tekanan darah tinggi [pixabay]

Suara.com - Tekanan darah tinggi adalah salah satu penyakit yang bisa berakibat fatal jika diabaikan. Sayangnya, banyak orang sering terlambat menyadari bahwa dirinya menderita tekanan darah tinggi.

Padahal tekanan darah tinggi atau hipertensi bisa kita deteksi dengan memperhatikan perubahan kebiasaan buang air kecil.

Melansir dari Express, jantung berdetak menandakan organ ini memompa darah ke seluruh tubuh untuk memberikan energi dan oksigen. Saat darah akan bergerak mendorong sisi-sisi pembuluh darah. Kekuatan dorongan inilah bisa membaca kondisi tekanan darah kita.

Jika Anda memiliki tekanan darah tinggi, tekanannya akan lebih ekstra pada arteri dan jantung. Apabila dibiarkan, kondisi ini tentu bisa berbahaya dalam jangka pendek maupun panjang.

Oleh karena itu, jika Anda mengetahuinya lebih awal, tentu semakin baik. Salah satunya dengan memperhatikan kebiasaan buang air kecil di toilet.

Ilustrasi buang air kecil di malam hari (shutterstock)
Ilustrasi buang air kecil di malam hari (shutterstock)

Orang yang memiliki tekanan darah tinggi biasanya lebih sering buang air kecil ke toilet pada malam hari. Sebuah penelitian pun telah membuktikan hubungan frekuensi buang air kecil di malam hari dengan tekanan darah tinggi.

"Penelitian kami menunjukkan bahwa jika Anda buang air kecil di malam hari yang disebut nokturia. Anda mungkin mengalami peningkatan tekanan darah dan kelebihan cairan di tubuh," kata Dokter Satoshi Konno, Divisi Hipertensi.

Dokter Satoshi Konno pun menyarankan bagi orang yang mengalami kondisi tersebut untuk periksa tekanan darah dan asupan garam.

Ilustrasi buang air kecil. (Shutterstock)

Sebab, penelitian sebelumnya juga telah melaporkan bahwa asupan garam yang tinggi berkaitan dengan nokturia.

"Kami menemukan bahwa bangun di malam hari untuk buang air kecil terkait dengan peluang 40 persen lebih besar mengalami hipertensi. Semakin banyak kunjungan di toilet maka semakin besar risiko hipertensi," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti Temukan Penggunaan Ponsel Pengaruhi Tekanan Darah

Peneliti Temukan Penggunaan Ponsel Pengaruhi Tekanan Darah

Health | Sabtu, 10 Agustus 2019 | 19:22 WIB

Mulai Sekarang Jangan Bawa Ponsel Saat di Toilet, Ini Risiko Penyakitnya!

Mulai Sekarang Jangan Bawa Ponsel Saat di Toilet, Ini Risiko Penyakitnya!

Health | Jum'at, 09 Agustus 2019 | 16:35 WIB

Hati-hati, Kebiasaan Kencing di Malam Hari Tingkatkan Risiko Kematian!

Hati-hati, Kebiasaan Kencing di Malam Hari Tingkatkan Risiko Kematian!

Health | Kamis, 08 Agustus 2019 | 18:30 WIB

Jangan Lagi Jongkok, Dudukan Toilet Tidak akan Membuat Anda Infeksi!

Jangan Lagi Jongkok, Dudukan Toilet Tidak akan Membuat Anda Infeksi!

Health | Selasa, 06 Agustus 2019 | 20:45 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB