Nila Moeloek Sebut Daun Kelor Kaya Protein, Apa Saja Kandungan Lainnya?

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rosiana Chozanah
Nila Moeloek Sebut Daun Kelor Kaya Protein, Apa Saja Kandungan Lainnya?
Ilustrasi daun kelor (Shutterstock)

Nila Moeloek mengatakan kelor memiliki kandungan zat yang bahkan bisa mencegah stunting

Suara.com - Tanaman daun kelor sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia. Tanaman yang biasanya dipandang sebelah mata ini ternyata memiliki manfaat luar biasa.

Menurut Menteri Kesehatan RI, Nila Moeloek, kelor termasuk tumbuhan obat dan mengandung protein yang bagus untuk tubuh.

"Ternyata kelor itu mengandung protein yang cukup baik untuk dijadikan makanan untuk diberikan pada anak-anak kita," jelas Nila dalam Simposium Pengembangan Industri Obat Tradisional dan Peningkatan Penggunaan Obat Tradisional di Yogyakarta, Selasa (20/8/2019).

NTT merupakan salah satu daerah di Indonesia yang banyak tumbuh tanaman kelor. Sayangnya, kata Nila, tanaman ini justru diekspor ke negara lain.

Kelor atau dapat disebut dengan moringa ternyata telah digunakan selama berabad-abad sebagai obat.

Tanaman ini juga memiliki sifat antijamur, antivirus, antidepresan, hingga anti-inflamasi.

Menkes Nila Moeloek bicara soal Saintifikasi Jamu untuk pangkas biaya pelayanan kesehatan. (Suara.com/Rahmat Ali)
Menkes Nila Moeloek bicara soal Saintifikasi Jamu untuk pangkas biaya pelayanan kesehatan. (Suara.com/Rahmat Ali)

Melansir Medical News Today, kelor memiliki banyak manfaat, mulai dari kesehatan hingga kecantikan.

1. Melindungi dan menutrisi kulit serta rambut

Minyak biji kelor bermanfaat untuk melindungi rambut dari radikal bebas dan membuatnya tetap bersih dan sehat.

Kelor mengandung protein yang berarti sangat membantu dalam melindungi sel-sel kulit dari kerusakan.

Tanaman ini juga mengandung elemen melembabkan dan detoksifikasi yang mampu meningkatkan kesehatan kulit dan rambut.

2. Mengobati edema

Edema adalah kondisi yang menyakitkan di mana cairan menumpuk di jaringan tertentu dalam tubuh.

Sifat anti-inflamasi moringa mungkin efektif dalam mencegah edema berkembang.

Ekstrak daun kelor dinilai bergizi. (Shutterstock)
Ekstrak daun kelor dinilai bergizi. (Shutterstock)

3. Melindungi hati

Kelor tampaknya melindungi hati terhadap kerusakan yang disebabkan oleh obat anti-tuberkular dan dapat mempercepat proses perbaikannya.

4. Mencegah dan mengobati kanker

Ekstrak kelor mengandung sifat yang mungkin membantu mencegah kanker berkembang. Terdapat pula niazimicin, yakni senyawa yang menekan perkembangan sel kanker.

5. Mengobati gangguan perut

Ekstrak kelor dapat membantu mengobati beberapa gangguan lambung, seperti sembelit, gastritis, dan kolitis ulserativa.

Sifat antibiotik dan antibakteri dari kelor bisa membantu menghambat pertumbuhan berbagai patogen, sedangkan tingginya kandungan vitamin B efektif memperlancar pencernaan.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS