Kumur Air Garam Hangat untuk Atasi Sakit Gigi, Efektifkah?

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 02 September 2019 | 16:56 WIB
Kumur Air Garam Hangat untuk Atasi Sakit Gigi, Efektifkah?
Ilustrasi air garam. (Shutterstock)

Suara.com - Selama ini banyak orang berkumur air garam hangat ketika sakit gigi atau mengalami masalah kesehatan mulut lainnya. Sebagian besar mempercayai bahwa air garam hangat sangat ampuh meredakan rasa sakit atau nyeri di mulut.

Namun, apakah air garam hangat itu benar-benar efektif dalam meredakan dan menyembuhkan sakit gigi?

Dalam dunia kimia organik, melansir dari Best Toothache Care, bakteri berkembang dari lingkungan yang sedikit asam ke area yang sangat asam.

Air garam hangat yang asin bisa meningkatkan pH mulut ke tingkat yang lebih tinggi. Air garam juga secara efektif dapat membuatnya lebih basa. Dengan begitu, tercipta lingkungan yang membuat bakteri tidak dapat bertahan hidup lebih lama.

Fungsi air garam untuk kesehatan mulut sama halnya dengan pembersih alami. Senyawa alami dalam air garam sangat efisien dalam membunuh bakteri yang berkeliaran di dalam mulut maupun membantu menghilangkan sisa makanan di gusi hingga sela gigi.

Ilustrasi sakit gigi, radang gusi. (Shutterstock)
Ilustrasi sakit gigi, radang gusi. (Shutterstock)

Selain itu, air garam hangat juga membantu mengurangi peradangan gusi di sekitar gigi dan menyembuhkan luka di mulut. Oleh karena itu, kumur air garam hangat dipercaya ampuh mengobati berbagai masalah kesehatan mulut.

Bahkan, air garam hangat telah digunakan oleh berbagai budaya dari generasi ke generasi untuk membersihkan luka dan membilas mulut.

Secara historis, dilansir dari Hellosehat, cara membersihkan mulut dengan kumur air garam ini sama halnya dengan pengobatan tradisional Ayuverda India.  Selain itu, banyak orang telah menggunakan air garam hangat untuk menyikat gigi dan membersihkan mulutnya sejak lama, terutama di China.

Ilustrasi garam. (Shutterstock)
Ilustrasi garam. (Shutterstock)

Jika diukur dari tingkat efektifnya, sampai sekarang pun dokter gigi masih merekomendasikan kumur air garam ketika sakit gigi. Hal itu karena air ini juga meringankan rasa sakit dan bengkak setelah pencabutan gigi.

baca juga

Sebuah studi yang dilakukan tahun 2010 menunjukkan bahwa air garam adalah cara yang efektif untuk membunuh bakteri mulut. Larutan garam jenuh membunuh bakteri dengan mengubah lingkungan mulut menjadi tidak kondusif untuk pertumbuhan bakteri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rahang Bengkak Menahun, Dokter Temukan 526 Gigi dalam Gusi Bocah Ini

Rahang Bengkak Menahun, Dokter Temukan 526 Gigi dalam Gusi Bocah Ini

Health | Jum'at, 02 Agustus 2019 | 07:51 WIB

Viral Taruh Bawang Putih di Tangan Bisa Atasi Sakit Gigi, Ternyata Hoaks!

Viral Taruh Bawang Putih di Tangan Bisa Atasi Sakit Gigi, Ternyata Hoaks!

Health | Kamis, 04 Juli 2019 | 18:10 WIB

Berapa Lama Seharusnya Waktu untuk Menyikat Gigi?

Berapa Lama Seharusnya Waktu untuk Menyikat Gigi?

Health | Sabtu, 18 Mei 2019 | 11:27 WIB

3M Dental Expo Wujudkan Kesehatan Gigi dan Mulut Masyarakat Indonesia

3M Dental Expo Wujudkan Kesehatan Gigi dan Mulut Masyarakat Indonesia

Lifestyle | Selasa, 30 April 2019 | 11:30 WIB

Terkini

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

×