5 Fakta Unik Soal Mimpi Buruk, Keju dan Es Krim Jadi Penyebab?

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Selasa, 03 September 2019 | 22:08 WIB
5 Fakta Unik Soal Mimpi Buruk, Keju dan Es Krim Jadi Penyebab?
Mimpi buruk bikin sulit tidur. (Shutterstock)
Ilustrasi lelaki sedang tidur (Shutterstock)
Ilustrasi lelaki sedang tidur (Shutterstock)

Sering mimpi buruk? Mungkin Anda terlalu lama menghabiskan waktu meringkuk di bawah selimut. Sebuah studi terkini menemukan fakta bahwa orang yang tidur lebih lama cenderung mengalami mimpi buruk yang menakutkan, dan mengganggu.

Temuan ini diperoleh ilmuwan dari University of Oxford setelah menganalisis 846 peserta tentang kejadian mimpi buruk yang mereka alami. Menurut peneliti, orang yang tidur di atas sembilan jam berisiko 35 persen mengalami mimpi buruk daripada mereka yang tidur enam sampai delapan jam setiap malam.

Para peneliti percaya hal itu mungkin disebabkan karena tidur yang terlalu lama memungkinkan tidur malam yang lebih nyenyak dan meningkatkan kesempatan terjadinya mimpi buruk.

Ketika Anda tidur, otak akan mengatur mode tidur. Ketika memasuki tahapan tidur yang semakin nyenyak, otak akan mematikan gerakan otot. Semua bagian tubuh, kecuali mata, akan lumpuh sementara waktu.

Sementara itu, sel-sel saraf pangkal otak akan menembak tak menentu. Beberapa ahli memercayai, bahwa mimpi buruk terjadi ketika bagian pemikiran dari otak mencoba memahami sinyal-sinyal ini terlalu lama.

Meski begitu, peneliti juga tak menampik jika tidur kurang dapat pula menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Untuk itu, pastikan Anda tidur antara enam sampai delapan jam agar tak mengalami mimpi buruk maupun merasakan gangguan kesehatan akibat tidur kurang. (Independent)

Baca selengkapnya

5. Studi: Tidur Hadap Kiri Berisiko Alami Mimpi Buruk

Ilustrasi. (Shutterstock)
Ilustrasi. (Shutterstock)

Apakah Anda memiliki kebiasaan terbangun tengah malam akibat mimpi buruk? Jika ya, mungkin ada yang salah dengan posisi tidur Anda.

Menurut penelitian, orang yang tidur dengan posisi menyamping di sisi kiri lebih berisiko mengalami mimpi buruk. Sementara mereka yang tidur menyamping ke kanan lebih memiliki kualitas tidur yang lebih baik dan terhindar dari mimpi buruk.

Diungkapkan pula dalam penelitian bahwa 40 persen orang-orang yang tidur di sisi kiri dipastikan mengalami mimpi buruk yang mengganggu kenyamanan tidur mereka.

Hal ini berbanding terbalik dengan mereka yang tidur menyamping ke kanan, yang dilaporkan mengalami mimpi yang menyenangkan sehingga meningkatkan kualitas tidurnya.

Penelitian ini dilakukan oleh Calvin Kai-Ching Yu, dari Shue Yan University di Hong Kong.

Kai-Ching Yu mengatakan, temuannya memberikan bukti bahwa baik buruknya mimpi dipengaruhi oleh postur tubuh saat tidur.

"Saya percaya bahwa selama tidur, otak sama sekali tidak benar-benar terlepas dari dunia luar. Ini sebabnya postur tubuh mempengaruhi isi mimpi seseorang," ujar Yu. (Daily Mail)

Baca selengkapnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kurang Tidur Bisa Kena Serangan Jantung, Perhatikan Durasinya

Kurang Tidur Bisa Kena Serangan Jantung, Perhatikan Durasinya

Health | Selasa, 03 September 2019 | 15:00 WIB

Bangun Tidur Malah Lelah, Pertanda Apa?

Bangun Tidur Malah Lelah, Pertanda Apa?

Health | Senin, 02 September 2019 | 09:41 WIB

Terbiasa Tidur Kurang dari 8 Jam Sehari, Tubuh Bakal Mengalami Hal Ini

Terbiasa Tidur Kurang dari 8 Jam Sehari, Tubuh Bakal Mengalami Hal Ini

Health | Rabu, 28 Agustus 2019 | 10:57 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:20 WIB

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:06 WIB

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 12:19 WIB