Pasutri Ingin Coba Seks Oral, Ini Pesan dari Pakar Kesehatan Seksual

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 05 September 2019 | 21:25 WIB
Pasutri Ingin Coba Seks Oral, Ini Pesan dari Pakar Kesehatan Seksual
Ilustrasi seks oral yang dilakukan pasutri. [Shutterstock]

Suara.com - Pasutri Ingin Coba Seks Oral, Ini Pesan dari Pakar Kesehatan Seksual

Belum lama ini ramai Rancangan Undang-Undang (RUU) KUHP Kekerasan Seksual yang akan memasuki masa pengesahan di kursi parlemen. Salah satunya itu tentang unsur pemerkosaan, saat istri dipaksa melakukan seks oral oleh suami.

Pengesahan pasal ini semakin menguat dan akan segera rampung, mengingat banyak orang menganggap seks oral cara yang tidak aman dan berpotensi tularkan penyakit. Tapi bagaimana pendapat pakar kesehatan seksual, benarkah seks oral berisiko menularkan penyakit kelamin?

Pakar kesehatan seksual, Dr Haekal Anshari, M.Biomed (AAM) berpendapat pada dasarnya seks oral terbilang aman selama kelamin dan mulut dijaga kebersihannya sebelum melakukan hubungan seks.

"Sebetulnya teknik ini memang satu yang spesifik, kalau ingin lakukan seks oral harus dijaga area Intim dan mulut. Kalau lelaki lakukan seks oral ke perempuan, harus lembut. Jangan sampai tergigit. Maka butuh kesiapan," ujar Dr Haekal di Jakarta, Rabu (4/9/2019)

Seks oral juga kata Dr Haekal dapat membantu lelaki ataupun perempuan mendapat klimaks dan orgasmenya lebilih cepat. Jika biasanya selama ini kesulitan melakukannya dengan cara penetrasi.

Seks oral bisa meningkatkan risiko kanker mulut. (Shutterstock)
Pesan pakar kesehatan seksual soal seks oral. (Shutterstock)

Seks oral dijelaskan Dr Haekal bisa jadi bagian dari foreplay sebelum lakukan hubungan seks.

"seks oral lebih mudah terangsang, stimulasi rangsangan langsung ke titik vagina, clitoris ini seperti penis pada lelaki. Kalo terangsang sama dengan perempuan juga," jelasnya.

Sementara itu dibanding pada lelaki, pencapaian perempuan untuk mendapat orgasme lebih sulit, mengingat posisi alat kelamin lelaki berada di luar dan perempuan ada di dalam. Apalagi proses perempuan untuk terangsang cukup lama, karenanya membutuhkan foreplay.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lelaki Lebih Berisiko Terinfeksi HPV Lewat Seks Oral, Apalagi Perokok!

Lelaki Lebih Berisiko Terinfeksi HPV Lewat Seks Oral, Apalagi Perokok!

Health | Sabtu, 31 Agustus 2019 | 21:25 WIB

Video Mesum Gangbang, Seks Oral Dapat Tingkatkan Risiko Kanker Tenggorokan

Video Mesum Gangbang, Seks Oral Dapat Tingkatkan Risiko Kanker Tenggorokan

Health | Kamis, 15 Agustus 2019 | 21:35 WIB

Heboh Video Mesum 'Gangbang', Ketahui Bahaya Seks Oral!

Heboh Video Mesum 'Gangbang', Ketahui Bahaya Seks Oral!

Health | Kamis, 15 Agustus 2019 | 21:45 WIB

Terkini

Pakar Soroti Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus, Dorong KPK Ambil Alih

Pakar Soroti Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus, Dorong KPK Ambil Alih

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:28 WIB

Menkeu Ancam Kejar Peserta Tax Amnesty Bandel, PPATK Ikut Telusuri Dana Masuk

Menkeu Ancam Kejar Peserta Tax Amnesty Bandel, PPATK Ikut Telusuri Dana Masuk

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:28 WIB

Penghitungan Kerugian Negara Disorot, BPKP Diminta Evaluasi Metode Audit

Penghitungan Kerugian Negara Disorot, BPKP Diminta Evaluasi Metode Audit

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:22 WIB

Jogja Dibanjiri Event, Pelaku Industri Kreatif Diingatkan Jangan Ganggu Aktivitas Warga

Jogja Dibanjiri Event, Pelaku Industri Kreatif Diingatkan Jangan Ganggu Aktivitas Warga

Jogja | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:12 WIB

Tolak Rencana Pembatasan Kadar Nikotin dan Tar, APTI Minta Perlindungan Presiden

Tolak Rencana Pembatasan Kadar Nikotin dan Tar, APTI Minta Perlindungan Presiden

Jakarta | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:12 WIB

Tahir Solo Museum Resmi Dibuka, Ada Fosil Dinosaurus 20 Meter!

Tahir Solo Museum Resmi Dibuka, Ada Fosil Dinosaurus 20 Meter!

Surakarta | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:05 WIB

Ulasan Novel Lara Rasa, Menata Ulang Masa Depan Sebelum Usia Tiga Puluh

Ulasan Novel Lara Rasa, Menata Ulang Masa Depan Sebelum Usia Tiga Puluh

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:00 WIB

Arsenal Gunakan Jalur Agen untuk Datangkan Bruno Guimaraes, Newcastle Mulai Gerah

Arsenal Gunakan Jalur Agen untuk Datangkan Bruno Guimaraes, Newcastle Mulai Gerah

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:00 WIB

Antusiasme Anak Muda Malang Tinggi, PDIP Jatim Siapkan RedTalks sebagai Ruang Aspirasi

Antusiasme Anak Muda Malang Tinggi, PDIP Jatim Siapkan RedTalks sebagai Ruang Aspirasi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:00 WIB

Setara Institute Soroti Kasus Febrie Adriansyah, Desak Tim 9 Utamakan Supremasi Hukum

Setara Institute Soroti Kasus Febrie Adriansyah, Desak Tim 9 Utamakan Supremasi Hukum

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:58 WIB

×