Bahaya, Psikolog Sebut Anak SD Juga Bisa Punya Keinginan Bunuh Diri

M. Reza Sulaiman | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Rabu, 11 September 2019 | 06:50 WIB
Bahaya, Psikolog Sebut Anak SD Juga Bisa Punya Keinginan Bunuh Diri
Anak SD pun bisa punya keinginan bunuh diri . (Shutterstock)

Suara.com - Bahaya, Psikolog Sebut Anak SD Juga Bisa Punya Keinginan Bunuh Diri

Tanggal 10 September setiap tahunnya ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebagai Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia atau World Suicide Prevention Day (WSPD).

Dimulai sejak tahun 2013, Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia diselenggarakan sebagai kampanye untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kasus bunuh diri yang semakin meningkat tiap tahunnya.

Melalui perbincangan khusus, psikolog Liza M Djaprie mengungkapkan keinginan bunuh diri kini semakin meningkat, berkaca dari bertambah banyaknya pasien yang datang kepadanya. Parahnya, banyak pasien yang berasal dari usia muda bahkan anak-anak.

"Semakin banyak semakin beragam dalam sisi ya, saya dapet anak SD, SMP, sampai usia tua, kebawa udah dewasa, tekanan luar biasa, akibat plafon stres kita ditekan terus menerus, sampai akhirnya rontok kemudian kita nggak sanggup lagi menghadapi itu," ujar Liza kepada Suara.com melalui sambungan telepon, Selasa (10/9/2019)

Mirisnya, kata Liza, alasan bunuh diri yang dialami anak-anak bisa terlihat sepele, mulai nilai pelajaran di sekolah yang kurang memuaskan, hingga tekanan dari orang di sekelilingnya.

Sistem hirarki ranking di sekolah dan tuntutan orang tua juga menjadi penyebab stres pada anak-anak yang bisa berujung pada keinginan bunuh diri.

Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia jatuh pada tanggal 10 September. (Shutterstock)
Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia jatuh pada tanggal 10 September. (Shutterstock)

"Menekankan pada achivement sehingga berkompetisi dengan tidak sehat, sehingga kalau ada kesalahan sedikit, kekurangan sedikit itu stres. Itu anak SMP yang mau bunuh diri itu hanya gara-gara nilai matematika 95," ungkap Liza.

"Waktu itu SD kelas 6 karena dia merasa nggak akan sanggup menghadapi ujian negaranya. Nggak tau gimana jadi tau yang namanya nyilet-nyilet, dia pernah juga loncat lantai bawahnya," sambungnya menceritakan kasus pasien yang lain.

Orang dewasa pun semakin banyak yang mendapat masalah pribadi baik dengan kekasih, pasangan suami istri, keluarga hingga pekerjaan. Gejala ini terjadi akibat kapasitas penahan beban dalam pikiran yang sudah tidak kuat.

Liza mengumpamakannya seolah orang tersebut tidak punya jalan keluar.

"Orang bunuh diri itu merasa kaya di jalan buntu, tapi cuman sebentar di jalan buntu nggak apa-apa, paling muter, kalau ini udah bertahun tahun di jalan buntu akhirnya nggak bisa ngapa-ngapain lagi, akhirnya merasa keputusan terbaik untuk mengakhiri hidup ini," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Berita Kesehatan Menarik: Hari Pencegahan Bunuh Diri, Menkes Dukung KPAI

5 Berita Kesehatan Menarik: Hari Pencegahan Bunuh Diri, Menkes Dukung KPAI

Health | Selasa, 10 September 2019 | 19:19 WIB

6 Pekerjaan Rentan Bunuh Diri, Termasuk Artis dan Pekerja Media

6 Pekerjaan Rentan Bunuh Diri, Termasuk Artis dan Pekerja Media

Health | Selasa, 10 September 2019 | 10:33 WIB

Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia, Ini Ciri Orang Paling Berisiko!

Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia, Ini Ciri Orang Paling Berisiko!

Health | Selasa, 10 September 2019 | 09:39 WIB

Terkini

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB