Studi Baru Sebut Cara untuk Membantu Cegah Kerontokan Rambut Akibat Kemo

Vika Widiastuti

Jum'at, 13 September 2019 | 19:30 WIB
Studi Baru Sebut Cara untuk Membantu Cegah Kerontokan Rambut Akibat Kemo
Ilustrasi rambut rontok. (Shutterstock)

Suara.com - Salah satu efek kemoterapi yang dialami oleh pasien adalah kerontokan rambut. Hal ini akibat kerusakan folikel rambut yang disebabkan oleh taxanes, obat kanker yang menyebabkan kerontokan rambut.

Sebuah studi baru yang diterbitkan dalam EMBO Molecular Medicine menemukan solusi baru. Para peneliti telah menemukan cara baru untuk melindungi folikel rambut.

Dilansir dari thehealthline, studi dari laboratorium Profesor Rafl Paus dari Pusat Penelitian Dermatologi mengungkapkan, kerusakan folikel rambut akibat taxanes bisa dicegah.

Para ilmuan telah menelaah sifat-sifat kelas obat terbaru yang disebut penghambat CDK4/6, yang menghentikan pembelahan sel dan sudah disetujui secara medis sebagai terapi kanker.

"Meski awalnya ini tampak berlawanan dengan intuisi, kami menemukan penghambar CDK4/6 dapat digunakan sementara untuk menghentikan pembelahan sel tanpa berdampak pada folikel rambut. Ketika kami menguji coba CDK4/6, folikel rambut ternyata lebih rentan terhadap efek merusak dari taxanes," kata Dr Talveen Purba, penulis utama dalam studi ini.

Menurut penelitian tersebut, taxanes merupakan obat anti-kanker yang sangat penting untuk mengobati pasien kanker payudara atau kanker paru-paru. Namun, hal ini juga menimbulkan kecemasan pasien tentang rambut rontok yang akan timbul.

Siapa yang lebih berat mengalami efek kemoterapi, lelaki atau perempuan? (Shutterstock)
Siapa yang lebih berat mengalami efek kemoterapi, lelaki atau perempuan? (Shutterstock)

"Bagian penting dari penelitian kami adalah pertama-tama kami akan memahami bagaimana folikel merespons kemoterapi taxanes. Kami menemukan bahwa sel khusus di dasar rambut yang sangat penting untuk menghasilkan rambut, dan sel induk dari mana mereka muncul, paling rentan terhadap taxanes. Karena itu, kita harus melindungi sel-sel tersebut," terang Dr Purba.

Tim berharap bahwa apa yang mereka lakukan bisa mendukung pengembangan obat-obatan yang akan memperlambat atau menunda pembelahan sel di folikel rambut kulit kepala pasien yang menjalani kemoterapi.

Penelitian ini bisa melengkapi pendekatan pencegahan yang ada, yaitu perangkat pendingin kulit kepala.

baca juga

Peneliti menggaris bawahi bahwa lebih banyak pekerjaan yang sangat dibutuhkan dalam bidang pengobatan kanker yang sangat kurang mendapatkan dana. Padahal pasien telah menunggu begitu lama untuk melihat terobosan nyata dalam pencegahan rambut rontok.

"Terlepas dari kenyataan jika taxanes telah digunakan selama beberapa dekade, dan telah lama diketahui menyebabkan kerontokan rambut, kami baru menggali bagaimana mereka merusak folikel rambut," kata Dr Purban.

Ia mengungkapkan, belum mengetahui bagaimana beberapa pasien menunjukkan kerontokan rambut yang lebih besar dibanding yang lain walaupun mereka mendapatkan obat dan dosis yang sama. "Kami juga tidak benar-benar tahu mengapa rejimen kemoterapi dan kombinasi obat tertentu memiliki hasil yang jauh lebih buruk daripada yang lain," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Rekomendasi Minyak Rosemary Perawatan Rambut Rontok

5 Rekomendasi Minyak Rosemary Perawatan Rambut Rontok

Lifestyle | Sabtu, 12 September 2026 | 17:16 WIB

Studi Australia: Obat Diabetes Ozempic, Berpotensi Bantu Pasien Gangguan Bipolar

Studi Australia: Obat Diabetes Ozempic, Berpotensi Bantu Pasien Gangguan Bipolar

Health | Kamis, 10 September 2026 | 16:30 WIB

Bagaimana Cara Menggunakan Serum Penumbuh Rambut agar Hasilnya Maksimal? Ikuti 6 Tips Ini

Bagaimana Cara Menggunakan Serum Penumbuh Rambut agar Hasilnya Maksimal? Ikuti 6 Tips Ini

Lifestyle | Kamis, 03 September 2026 | 15:15 WIB

Kenapa Rambut Rontok? Ini Penyebab yang Sering Terjadi dan Cara Mengatasinya

Kenapa Rambut Rontok? Ini Penyebab yang Sering Terjadi dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:35 WIB

5 Shampo untuk Rambut Rontok dan Tipis, Bye-bye Kebotakan!

5 Shampo untuk Rambut Rontok dan Tipis, Bye-bye Kebotakan!

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 13:00 WIB

Apa Saja Bahan Aktif yang Biasanya Terkandung dalam Serum Penumbuh Rambut?

Apa Saja Bahan Aktif yang Biasanya Terkandung dalam Serum Penumbuh Rambut?

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:20 WIB

6 Rekomendasi Serum Penumbuh Rambut yang Cocok untuk Rambut Rontok Parah

6 Rekomendasi Serum Penumbuh Rambut yang Cocok untuk Rambut Rontok Parah

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 13:42 WIB

Riset: 66,8% Anak Indonesia Sarapan dengan Kualitas Gizi Rendah

Riset: 66,8% Anak Indonesia Sarapan dengan Kualitas Gizi Rendah

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:01 WIB

LSAK Usul KPK Ambil Alih Kasus Korupsi Batu Bara Pejabat Kejaksaan: Syarat Hukum Sudah Terpenuhi

LSAK Usul KPK Ambil Alih Kasus Korupsi Batu Bara Pejabat Kejaksaan: Syarat Hukum Sudah Terpenuhi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 12:28 WIB

2 Hair Tonic dengan Oleanolic Acid yang Efektif Atasi Rambut Rontok Rekomendasi Dokter

2 Hair Tonic dengan Oleanolic Acid yang Efektif Atasi Rambut Rontok Rekomendasi Dokter

Lifestyle | Rabu, 01 Juli 2026 | 14:34 WIB

Terkini

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Health | Senin, 14 September 2026 | 21:35 WIB

×