Harapan Baru, Peneliti Temukan Tes Urine Bisa Diagnosis Kanker Pankreas

Senin, 30 September 2019 | 15:48 WIB
Harapan Baru, Peneliti Temukan Tes Urine Bisa Diagnosis Kanker Pankreas
Ilustrasi tes urine (air seni). (sumber: Shutterstock)

Suara.com - Sejauh ini, tes urine seringkali digunakan untuk mendeteksi penggunaan narkoba, HIV dan lainnya. Baru-baru ini, para ilmuwan menemukan tes urine ternyata juga bisa dipakai untuk mendeteksi kanker.

Salah satunya, tes urine bisa mendeteksi kanker prankeas yang termasuk salah satu penyakit paling mematikan. Bahkan, mereka bisa mendeteksi kanker prankeas sejak tahap awal melalui tes urine.

Temuan ini bisa meningkatkan kelangsungan hidup para penderita kanker prankeas hingga 60 persen, utamanya ketika pasien masih berada di tahap awal atau tumor masih kecil.

Sebelumnya, perlu diketahui bahwa hanya ada 5 persen penderita kanker prankeas yang bisa bertahan hidup hingga 5 tahun setelah didiagnosis. Itulah mengapa temuan ini diharapkan bisa menambah jumlah penderita yang mampu bertahan hidup.

Para peneliti di Queen Mary University of London masih mengembangkan temuan ini. Penelitian disebut sudah mencapai tahap akhir dan validasi agar bisa diterapkan pada pasien.

Ilustrasi kanker (Pixabay/PDPics)
Ilustrasi kanker (Pixabay/PDPics)

"Jika kita bisa mendeteksi kanker pankreas sejak awal, kita masih bisa mengoperasi. Karena ukuran tumornya masih kecil dan belum menyebar ke organ lain. Kita juga bisa melihat dampak signifikan pada kelangsungan hidup pasien," kata Prof Tatjana Crnogorac-Jurveric, dari Barts Cancer Institute, dikutip dari Mirror.

Menurutnya, menangani dan mengambil tumor pankreas sejak dini yang masih berukuran 1 cm atau lebih kecil lagi bisa meningkatkan kelangsungan hidup pasien.

Jika awalnya pasien yang bisa bertahan hidup 5 tahun hanya 5 persen, mungkin saja bakal meningkat hingga 60 persen.

Ilustrasi wanita dan urine / air kencing [shutterstock]
Ilustrasi tes urine [shutterstock]

Tes urine ini nantinya akan mendeteksi kombinasi 3 protein, yakni pada tingkat tinggi, tahap satu hingga tiga penyakit. Akademisi dari Inggris juga mengungkap bahwa akurasi hasil tes urine mencapai 90 persen dalam percobaan 500 pasien.

Baca Juga: Waduh, Gangguan Kesuburan Bisa Bikin Lelaki Kena Kanker Prostat?

Saat ini peneliti akan mengujinya pada lebih dari 3.000 pasien dalam studi klinis selama 4 tahun. Jika berhasil, tes urine bakal dikembangkan untuk petugas medis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI