Selain Kering dan Mudah Iritasi, Ini Perubahan pada Miss V Saat Menopause

Vika Widiastuti Suara.Com
Rabu, 02 Oktober 2019 | 15:40 WIB
Selain Kering dan Mudah Iritasi, Ini Perubahan pada Miss V Saat Menopause
Ilustrasi organ intim perempuan, kebelet pipis. (Shutterstock)

Suara.com - Menopause akan dialami oleh semua wanita, meski tak semua wanita mudah untuk menerimanya. Kondisi ini biasanya terjadi pada wanita saat berusia 45-55 tahun, yaitu di mana indung telur berhenti mengeluarkan sel telur.

Wanita disebut mengalami pasca-menopause, saat ia berhenti menstruasi selama 12 bulan atau lebih. Ketika ovarium berhenti mengeluarkan sel telur, tingkat produksi estrogen juga menurun.

Hal tersebut akan menyebabkan perubahan pada organ intim, seperti kering dan iritasi. Selain itu, berikut kondisi lain yang terjadi pada organ intim saat wanita mengalami menopause yang dilansir dari thehealthsite.

1. Seks menjadi tidak nyaman

Ketika menopause, wanita akan mengalami penipisan pada dinding rahimnya. Kondisi ini membuat penetrasi menjadi terasa menyakitkan dan menyebabkan bercak merah di dekat lubang Miss V. Bercak ini bisa menyebabkan iritasi pada Miss V.

2. Sensasi 'terbakar' saat buang air kecil

Menurunnya tingkat estrogen saat menopause, membuat bakteri jahat untuk berkembang di organ intim. Bakteri jahat yang terkumpul di kandung kemih dan uretra ini menyebabkan sensasi terbakar ketika buang air kecil.

Anda perlu minum banyak cairan dan buang air kecil secara teratur untuk mengurangi risiko tersebut.

Ilustrasi menahan pipis (buang air kecil) atau nyeri haid. (Shutterstock)
Ilustrasi menahan pipis (buang air kecil) atau nyeri haid. (Shutterstock)

3. Vulva terlihat berbeda

Baca Juga: Tinggal di Desa Bikin Menopause Datang Lebih Lambat, Apa Sebabnya?

Menopause ternyata juga memengaruhi vulva. Penurunan kadar estrogen selama menopause menyebabkan penipisan labia minora (jaringan lemak) di vulva.

Menurut Harvard Health Publishing, setelah menopause, vulva menyusut, bahkan warnanya bisa berubah.

4. Inkontinensia

Saat Anda buang air kecil ketika batuk atau sulit menahan buang air kecil, berarti dasar panggul Anda menjadi lebih lemah karena kadar estrogen menurun.

Anda bisa saja mengalami inkontinensia. Cara terbaik adalah konsultasikan hal tersebut kepada dokter

5. PH pada Miss V berubah saat menopause

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono, Apa Layak Dilaporkan Polisi?
Ikuti Kuisnya ➔
Cek Prediksi Keuangan Kamu Tahun Depan: Akan Lebih Cemerlang atau Makin Horor?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Kamu di 2026 Siap Glow Up atau Sudah Saatnya Villain Era?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI