Kekerasan Berbasis Gender Masih Tinggi di Indonesia, Terlebih Pengidap HIV

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Rabu, 02 Oktober 2019 | 19:45 WIB
Kekerasan Berbasis Gender Masih Tinggi di Indonesia, Terlebih Pengidap HIV
Ilustrasi pria lakukan kekerasan pada wanita. (Pixabay/Geralit)

Suara.com - Kekerasan tidak hanya dilakukan secara fisik saja, tetapi juga bisa secara verbal. Sayangnya, sebagian besar kekerasan ini juga sangat rentan terjadi pada perempuan.

Menurut Krittayawan Tina Boonto, Country Director United Nations Programme on HIV and AIDS (UNAIDS) Indonesia, kekerasan berdasarkan gender di Indonesia masih cukup tinggi.

Berdasarkan survei, satu dari tiga perempuan di Indonesia pernah mengalami kekerasan fisik maupun kekerasan seksual. Krittyawan lalu menyebut ini sebagai tantangan bagi pemerintah dan tenaga medis.

"Ketika perempuan menjadi korban kekerasan, mereka tidak dapat menegosiasi safe sex, sehingga mereka lebih rentan terhadap HIV dan IMS," papar Krittayawan, dalam Konferensi Internasional Pertama mengenai Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi di Indonesia, Selasa (2/10/2019).

Bahkan, ketika perempuan sudah menjadi pengidap HIV, mereka akan mendapat diskriminasi karena stigma yang buruk. Hal itu bisa datang baik dari keluarga, komunitas, hingga tenaga medis.

Krittawayan Booto dalam acara ICIFPRH di Yogyarakarta, Selasa (2/10/2019)
Krittayawan Booto dalam acara ICIFPRH di Yogyarakarta, Selasa (2/10/2019)

Selain itu, minimnya informasi mengenai HAM membuat mereka tidak mampu mengakses keadilan sehingga tidak mendapat kompensasi yang seharusnya.

Tetapi, Krittayawan menambahkan, sekarang sudah banyak program yang mendukung perempuan dengan HIV, peningkatan kesadaran gender, serta pendidikan mengenai HAM.

"Saat ini juga sudah banyak program untuk mengurangi stigma dan diskriminasi, seperti program peningkatan kesadaran masyarakat dan sensitasi petugas tentang kesehatan HIV," lanjut Krittayawan.

Ilustrasi perempuan dengan HIV. (Shutterstock)

Ia juga mengatakan, media sosial berpengaruh terhadap informasi mengenai HIV. Harapannya, kesadaran masyarakat akan virus serta penyakit yang ditimbulkannya juga semakin meningkat.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Run For Equality, Aksi Penuhi Kebutuhan Air Bersih untuk Perempuan NTT

Run For Equality, Aksi Penuhi Kebutuhan Air Bersih untuk Perempuan NTT

Lifestyle | Senin, 30 September 2019 | 14:28 WIB

Singapura Vonis Warga AS yang Bocorkan Belasan Ribu Data Pengidap HIV

Singapura Vonis Warga AS yang Bocorkan Belasan Ribu Data Pengidap HIV

News | Senin, 30 September 2019 | 13:49 WIB

Gantung Ratusan Sepatu Hak Tinggi, Ada Kisah Pilu Wanita di Baliknya

Gantung Ratusan Sepatu Hak Tinggi, Ada Kisah Pilu Wanita di Baliknya

Lifestyle | Rabu, 25 September 2019 | 19:05 WIB

Heboh Wanita Tak Tertular HIV dari Suami Setelah Hubungan Seks, Kok Bisa?

Heboh Wanita Tak Tertular HIV dari Suami Setelah Hubungan Seks, Kok Bisa?

Health | Selasa, 24 September 2019 | 10:35 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

×