Ayah Beyonce Alami Kanker Payudara, Waspadai Faktor Risiko dan Gejalanya!

Vika Widiastuti | Suara.com

Minggu, 06 Oktober 2019 | 17:15 WIB
Ayah Beyonce Alami Kanker Payudara, Waspadai Faktor Risiko dan Gejalanya!
Mathew Knowles (kiri), ayah dari Beyonce Knowles, terserang kanker payudara. (Shutterstock)

Suara.com - Oktober merupakan bulan kesadaran kanker payudara. Penyakit ini sebagian besar dialami oleh perempuan, tetapi tak menutup kemungkinan pria juga bisa terkena penyakit ini.

Penyanyi dan selebritas populer, Mathew Knowles yang tak lain adalah ayah Beyonce mengungkapkan, ia mengalami kanker payudara. Dalam sebuah wawancara di sebuah acara TV baru-baru ini, ia mengatakan kanker payudaranya akibat faktor genetik, yaitu mutasi BRAC.

Dia tahu penyakitnya setelah melihat noda darah di kemejanya dan bergegas memeriksakan diri. Tes menunjukkan diagnosis kanker payudara. "Ini genetika, itu berarti bahwa anak-anakku memiliki peluang lebih tinggi, risiko lebih tinggi, bahkan cucu-cucuku punya risiko lebih tinggi, dan mereka menanganinya seperti seharusnya. Mereka menjalani tes," ujarnya dikutip dari timesofindia.

Mathew mengatakan, diagnosis ini telah mengubah hidupnya dan membuatnya mempertimbangkan banyak keputusan. "Dari sudut pandang pria, saya berpikir, 'mengapa saya?'"

Sejak itu, ia mulai mengubah gaya hidupnya, seperti mengakhiri kebiasaan minumnya dan mulai melakukan meditasi secara rutin.

Menurutnya, deteksi dini telah membantunya menjalani perawatan tepat waktu. Ia telah menjalani sekali operasi pada Juli dan saat ini sedang pemulihan.  Ke depannya, dia akan menjalani operasi kembali untuk mengangkat payudara kanannya yang terinfeksi.

Kanker payudara. (shutterstock)

Berkaca dari kasus yang dialami Mathew, para pria haris lebih waspada terhadap penyakit ini. Penting untuk mengidentifikasi faktor risiko dan selalu menjaga kesehatan.

Para ahli mengungkapkan, sama seperti wanita, pria juga berisiko mengalami kanker payudara. Risikonya memengaruhi kurang dari 1 persen populasi atau 1 dari 1000 kasus dan paling sering ditemukan pada pria berusia 60-70 tahun.

Meski pria tidak memiliki fungsi penghasil susu seperti wanita, tipe sel dan jaringannya sama sehingga bisa menjadi kanker dan menimbulkan masalah.

Payudara besar pada lelaki [shutterstock]
Payudara besar pada lelaki [shutterstock]

Sementara itu, faktor risikonya sama antara pria dan wanita. Yaitu, paparan radiasi tingkat tinggi, tingkat estrogen yang tinggi, ketidakseimbangan hormon, genetik, terutama jika ada prevalensi gen BRCA 2 dalam keluarga.

Jika seorang positif gen BRCA 1 atau BRCA 2 berarti risiko kanker payudara yang ditularkan kepada anaknya sekitar 50-60 persen.

Gejala kanker payudara antara pria dan wanita sama, yaitu benjolan yang menyakitkan, berdarah atau mengalami kekakuan atau rasa berat di dalam dan sekitar area dada atau payudara. Deteksi dini diperlukan sebagai kunci perawatan dan mencegah penyakit bertambah parah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB

Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini

Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini

Health | Senin, 23 Februari 2026 | 11:48 WIB

Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat

Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat

Health | Kamis, 12 Februari 2026 | 13:16 WIB

Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat

Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat

Health | Kamis, 12 Februari 2026 | 13:16 WIB

Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi

Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi

Health | Rabu, 04 Februari 2026 | 08:39 WIB

Menkes Budi: Cowok Perokok Red Flag, Perempuan Bakal Tanggung Risiko Kanker

Menkes Budi: Cowok Perokok Red Flag, Perempuan Bakal Tanggung Risiko Kanker

News | Rabu, 14 Januari 2026 | 08:11 WIB

Pesan Hari Ibu Nasional, Deteksi Dini Jadi Kunci Lindungi Kesehatan Perempuan

Pesan Hari Ibu Nasional, Deteksi Dini Jadi Kunci Lindungi Kesehatan Perempuan

News | Senin, 22 Desember 2025 | 10:36 WIB

Inovasi Terapi Kanker Kian Maju, Deteksi Dini dan Pengobatan Personal Jadi Kunci

Inovasi Terapi Kanker Kian Maju, Deteksi Dini dan Pengobatan Personal Jadi Kunci

Health | Selasa, 16 Desember 2025 | 14:28 WIB

Di Balik Krisis Penyakit Kronis: Mengapa Deteksi Dini Melalui Inovasi Diagnostik Jadi Benteng Utama?

Di Balik Krisis Penyakit Kronis: Mengapa Deteksi Dini Melalui Inovasi Diagnostik Jadi Benteng Utama?

Health | Selasa, 09 Desember 2025 | 20:46 WIB

Investasi Jangka Panjang: Kenapa Anda Perlu Pemeriksaan Kesehatan Secara Berkala?

Investasi Jangka Panjang: Kenapa Anda Perlu Pemeriksaan Kesehatan Secara Berkala?

Your Say | Jum'at, 05 Desember 2025 | 15:48 WIB

Terkini

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB