Mabuk Berat, Mr P Pria Ini 'Dimakan' Temannya Sendiri!

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 09 Oktober 2019 | 09:07 WIB
Mabuk Berat, Mr P Pria Ini 'Dimakan' Temannya Sendiri!
Ilustrasi selangkangan, penis. (Shutterstock)

Suara.com - Banyak orang mencari kesenangan dengan datang ke sebuah pesta. Tetapi, pria asal Kenya ini justru sangat apes karena 'kehilangan' alat kelamin ketika pesta bersama teman-temannya.

Mulanya, dilansir dari World of Buzz, pria bernama Moses Wanyoike ini diundang oleh teman-temannya untuk pesta minuman. Setelah minum selama 6 jam, mereka sudah mabuk berat.

Mereka pun memutuskan pulang ke rumah salah satu di antaranya sekitar jam 2 pagi. Selama perjalanan pulang itulah, seorang teman Wanyoike bercanda ingin memotong atau menyunat salah satu alat kelaminnya.

Wanyoike tentu saja menganggap celetukan temannya itu hanya candaan. Begitu sampai di tempat tujuan, mereka yang sudah mabuk berat pun mulai pingsan dan tidur.

Wanyoike yang sudah mabuk juga ikut tidur bersama teman-temannya. Nah, ternyata ketika Wanyoike tidur, salah satu teman yang ingin memotong alat kelaminnya pun langsung melancarkan aksinya.

Lelaki kesakitan di area penisnya. [shutterstock]
Lelaki kesakitan di area penisnya. [shutterstock]

Orang tersebut benar-benar memotong alat kelamin Wanyoike yang sedang tertidur. Setelah Wanyoike bangun dan masuk ke kamar mandi, dia langsung terkejut melihat alat kelaminnya sudah hilang.

Teman-teman Wanyoike yang lain pun ikut kebingungan mencari alat kelaminnya. Mereka berharap alat kelamin Wanyoike yang sudah terpotong bisa disambungkan kembali.

Sementara itu, celana Wanyoike sudah penuh darah dan mulai merasa kesakitan akibat alat kelaminnya dipotong habis oleh salah satu temannya. Oleh karenanya, Wanyoike langsung dilarikan ke Rumah Sakit Muranga oleh teman-temannya.

Ilustrasi lelaki kesakitan di area penisnya. [shutterstock]

"Dia benar-benar penuh darah dan celana panjangnya robek dari belakang," kata salah satu temannya.

Teman-teman Wanyoike tak bisa menemukan alat kelaminnya yang sudah terpotong. Warga setempat yang mengetahui kejadian itu pun mengira bahwa teman yang memotong penis Wanyoike juga memakannya.

Mereka lantas memanggil petugas kepolisian untuk menangkap Gerald Mbugua, teman yang memotong alat kelamin Wanyoike.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Punya Mr P Terlalu Besar dan Menonjol, Pria Ini Kesal Dituduh Mencuri

Punya Mr P Terlalu Besar dan Menonjol, Pria Ini Kesal Dituduh Mencuri

Lifestyle | Kamis, 03 Oktober 2019 | 19:25 WIB

Mr P Pria Ini Patah 2 Kali Saat Berhubungan Seks, Ternyata Kelainan Langka!

Mr P Pria Ini Patah 2 Kali Saat Berhubungan Seks, Ternyata Kelainan Langka!

Health | Kamis, 03 Oktober 2019 | 12:55 WIB

Akibat Prank, Bocah 12 Tahun Nyaris Kehilangan Kejantanannya

Akibat Prank, Bocah 12 Tahun Nyaris Kehilangan Kejantanannya

Health | Rabu, 25 September 2019 | 09:03 WIB

Pria Suntikkan Petroleum Jelly ke Mr P agar Besar tapi Malah Membusuk

Pria Suntikkan Petroleum Jelly ke Mr P agar Besar tapi Malah Membusuk

Health | Sabtu, 21 September 2019 | 19:10 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB