Hari Penglihatan Sedunia, Pengidap Diabetes Jangan Lupa Periksa Mata Ya!

M. Reza Sulaiman, Vessy Dwirika Frizona

Jum'at, 11 Oktober 2019 | 14:10 WIB
Hari Penglihatan Sedunia, Pengidap Diabetes Jangan Lupa Periksa Mata Ya!
Diabetes melitus bisa sebabkan penyakit mata dan berujung kebutaan. (Shutterstock)

Suara.com - Hari Penglihatan Sedunia, Pengidap Diabetes Jangan Lupa Periksa Mata Ya!

World Sight Day (WSD) yang diperingati setiap tanggal 10 Oktober merupakan momen penting untuk meningkatkan pengetahuan orang di seluruh dunia terkait pentingnya kesehatan organ penglihatan, serta penyakit yang dapat menyebabkan kebutaan dan gangguan penglihatan.

Salah satu penyebab kebutaan dan gangguan penglihatan adalah penyakit diabetes melitus, yang bisa menyebabkan diabetik retinopati. Penyakit diabetik retinopati merupakan salah satu komplikasi mikrovaskular diabetes melitus dengan angka prevalensi yang cukup tinggi.

Berdasarkan data penelitian yang dilakukan di beberapa daerah di Indonesia, diperkirakan prevalensi retinopati diabetik sebesar 42,6 persen. Setidaknya akan ditemukan 24.600 orang dengan retinopati diabetik dan sekitar 10 persen dari jumlah tersebut mengalami kebutaan.

Ketua Perkumpulan Ahli Vitreoretina atau Indonesian Vitreoretinal Society (INAVRS), Prof. dr. Arief S Kartasasmita, SpM(K), M.Kes, MM, PhD mengatakan, penting bagi pasien diabetes melitus, terutama yang mengidap diabetes melitus lebih dari lima tahun untuk memeriksakan retinanya. Penyebab utama retinopati adalah kombinasi dari tingginya tingkat tekanan darah, gula darah, dan kolesterol.

"Komplikasi umum diabetik retinopati adalah diabetik makular edema, biasa dikenal sebagai DME4. Risiko berkembangnya DME terkait erat dengan seberapa lama pasien telah hidup dengan diabetes melitus dan tingkat keparahan dari diabetik retinopati. DME dan DR adalah komplikasi pembuluh darah kecil yang umum pada orang dengan diabetes melitus," ujar Prof Arief melalui siaran pers yang diterima Suara.com.

Ilustrasi diabetes. (Shutterstock)
Ilustrasi diabetes bisa sebabkan kebutaan. (Shutterstock)

Ia juga menambahkan bahwa pemeriksaan skrining mata reguler oleh dokter mata spesialis retina merupakan bagian penting dalam perawatan pasien diabetes melitus. Pemeriksaan retina mata pada penderita diabetes melitus tipe 1 sebaiknya dilakukan dalam waktu 5 tahun setelah terdiagnosa. Untuk penderita diabetes melitus tipe 2 harus sesegera mungkin setelah ia terdiagnosa diabetes melitus.

Pemeriksaan retina mata ini harus diulang setiap 1–2 tahun sekali atau sesuai dengan rekomendasi dokter mata spesialis retina. Pemeriksaan ini mudah dan tidak sakit. Prosedurnya berbeda dengan pemeriksaan mata biasa.

"Dokter mata akan menggunakan alat khusus untuk melihat retina. Biasanya akan diberikan obat tetes untuk melebarkan pupil mata, sehingga bagian retina mata lebih mudah dilihat," tutupnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakai Softlens selama 5 tahun, Kornea Mata Selebgram Ini Terluka

Pakai Softlens selama 5 tahun, Kornea Mata Selebgram Ini Terluka

Health | Jum'at, 11 Oktober 2019 | 13:45 WIB

Cegah Diabetes, Pemerintah Singapura Batasi Iklan Minuman Ringan

Cegah Diabetes, Pemerintah Singapura Batasi Iklan Minuman Ringan

Health | Jum'at, 11 Oktober 2019 | 08:35 WIB

Abrasi Kornea Hingga Infeksi, Ini 5 Efek Jangka Panjang Pakai Lensa Kontak

Abrasi Kornea Hingga Infeksi, Ini 5 Efek Jangka Panjang Pakai Lensa Kontak

Health | Kamis, 10 Oktober 2019 | 21:10 WIB

Terkini

Kenapa Zodiak Gemini Sering Banget Dibenci? Ini 5 Alasan Utamanya!

Kenapa Zodiak Gemini Sering Banget Dibenci? Ini 5 Alasan Utamanya!

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:35 WIB

Menteri Mukhtarudin Dorong Lulusan Poltekkes Jadi Tenaga Kesehatan Profesional di Dunia

Menteri Mukhtarudin Dorong Lulusan Poltekkes Jadi Tenaga Kesehatan Profesional di Dunia

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:33 WIB

Polisi Sebut Tak Temukan Unsur Pungli dan Pemerasan di Kasus Bolosego Alkid Yogyakarta

Polisi Sebut Tak Temukan Unsur Pungli dan Pemerasan di Kasus Bolosego Alkid Yogyakarta

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:33 WIB

JARI98 Ungkap Peran Strategis Listyo Sigit di KSP, 'Benteng Kokoh' Presiden Prabowo?

JARI98 Ungkap Peran Strategis Listyo Sigit di KSP, 'Benteng Kokoh' Presiden Prabowo?

Jatim | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Setelah Sukses di Musim Pertama, Anime Draw This Then Die Lanjut Musim ke-2

Setelah Sukses di Musim Pertama, Anime Draw This Then Die Lanjut Musim ke-2

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:30 WIB

PERADI Profesional Gandeng UI, Dorong PKPA Tak Sekadar Formalitas Calon Advokat

PERADI Profesional Gandeng UI, Dorong PKPA Tak Sekadar Formalitas Calon Advokat

Jabar | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:27 WIB

Pakar Hukum UMJ: Nusron Wahid Cukup Bukti untuk Diproses KPK

Pakar Hukum UMJ: Nusron Wahid Cukup Bukti untuk Diproses KPK

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:24 WIB

Viral Keributan Pelajar di Menteng, Polisi Ungkap Kronologi Sebenarnya

Viral Keributan Pelajar di Menteng, Polisi Ungkap Kronologi Sebenarnya

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:23 WIB

Kawasan Pesisir Jakarta Makin Terhubung, Akses Jadi Pertimbangan Pelaku Usaha

Kawasan Pesisir Jakarta Makin Terhubung, Akses Jadi Pertimbangan Pelaku Usaha

Jakarta | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:17 WIB

Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji

Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:13 WIB

×