Pria 51 Tahun Meninggal Dunia usai Makan Kue Panas, Ini Penyebabnya!

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 11 Oktober 2019 | 15:20 WIB
Pria 51 Tahun Meninggal Dunia usai Makan Kue Panas, Ini Penyebabnya!
Ilustrasi kue yang baru matang (Pixabay/ScribblingGeek)

Suara.com - Seorang pria asal Inggris berusia 51 tahun meninggal dunia setelah menelan kue panas hingga kesulitan bernapas dan tenggorokannya seperti terbakar.

Saat itu, korban bernama Darren yang berprofesi sebagai wedding organizer tengah mencicipi kue untuk sebuah acara yang ditanganinya. Seorang koki memberinya kue yang baru saja matang dan masih panas.

Setelah melahap kue panas, Darren merasa ada sesuatu yang aneh dan tenggorokannya menjadi sangat sakit. Darren pun langsung dilarikan ke Unit Gawat Darurat di Rumah Sakit Chorley.

Pertama kali, dokter hanya memberinya obat parasetamol dan mengizinkannya pulang. Tetapi pukul 9 malam, Darren justru merasa pita suaranya membengkak, kesulitan menelan dan bernapas. Neil, rekan Darren, juga sempat mendengarnya tersedak.

"Dia berdiri seperti tersedak dan batuk, jadi aku memukul punggungnya tapi dia tiba-tiba terjatuh ke lantai," kata Neil, dikutip dari World of Buzz.

Neil langsung membawa Darren ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan. Sayangnya, dokter tidak bisa melakukan banyak hal untuk menyelamatkan Darren.

Ilustrasi dokter memeriksa kesehatan mulut pasien. [shutterstock]
Ilustrasi dokter memeriksa kesehatan mulut pasien. [shutterstock]

Dokter mengatakan, tenggorokan Darren sudah terluka parah akibat mengonsumsi makanan panas. Sampai akhirnya, Darreng meninggal dunia pada tengah malam.

Menurut ahli patologi, Dr Patrick Waugh, kondisi yang dimiliki Darren biasanya ditemukan pada orang yang tewas dalam kebakaran rumah. Hal itu umumnya karena mereka menghirup asap yang membakar saluran udara.

"Awalnya, pasien masih terlihat baik dan bisa berbicara. Tetapi, kemudian ia mulai mengalami pembengkakan sampai meninggal dunia," ujarnya.

baca juga
Ilustrasi sakit tenggorokan. (Shutterstock)

Dokter pun mengatakan bahwa kematian Darren ini berkaitan dengan kesulitan bernapas dan kekurangan oksigen.

"Kejadian ini disebabkan oleh konsumsi kue yang masih panas. Ukuran kuenya memang kecil, tetapi konsekuensinya ternyata sangat besar," ujarnya.

Karena itu, ahli menyarankan bahwa orang tidak mengonsumsi makanan panas karena ada sejumlah risiko berbahaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Girlband Kpop Laboum Hindari Karbohidrat Selama 3 Tahun, Apa Bahayanya?

Girlband Kpop Laboum Hindari Karbohidrat Selama 3 Tahun, Apa Bahayanya?

Health | Kamis, 10 Oktober 2019 | 10:35 WIB

Kenali Kondisi Mirror Syndrome, Penyebab Kedua Janin Irish Bella Meninggal

Kenali Kondisi Mirror Syndrome, Penyebab Kedua Janin Irish Bella Meninggal

Health | Senin, 07 Oktober 2019 | 17:20 WIB

Bukan Perkara Sepele, Kematian Teman Dekat Bisa Pengaruhi Kesehatan Mental

Bukan Perkara Sepele, Kematian Teman Dekat Bisa Pengaruhi Kesehatan Mental

Health | Sabtu, 05 Oktober 2019 | 16:05 WIB

Pelajar Meninggal Setelah Dipaksa Lari 20 Putaran, Ini Bahaya Kelelahan!

Pelajar Meninggal Setelah Dipaksa Lari 20 Putaran, Ini Bahaya Kelelahan!

Health | Sabtu, 05 Oktober 2019 | 12:15 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×