16 Tahun Dikira Radang Usus, Ternyata Wanita Ini Derita Endometriosis!

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Sabtu, 12 Oktober 2019 | 15:05 WIB
16 Tahun Dikira Radang Usus, Ternyata Wanita Ini Derita Endometriosis!
Ilustrasi perempuan sakit endometriosis (Shutterstock).

Suara.com - Claudia Wright, seorang wanita asal Australia ini menderita endometriosis. Ironisnya, penyakit itu baru diketahuinya setelah dokter salah mendiagnosis selama 16 tahun.

Pada usia 11 tahun, dokter sempat mendiagnosis Claudia menderita penyakit radang usus. Saat itu, Claudia merasa kesakitan di perut bagian bawah, kelelahan, pendarahan saat buang air besar, dan migrain.

Ia pun menjalani pengobatan dan perawatan penyakit radang usus selama 15 tahun. Lalu, dokter tiba-tiba meluruskan bahwa ternyata Claudia menderita endometriosis.

Endometriosis adalah suatu kondisi di mana sel-sel yang ada di lapisan rahim ditemukan di bagian tubuh lain, seperti ovarium atau saluran tuba.

Setelah 16 tahun jalani pengobatan radang usus, pastinya Claudia terkejut ketika pertama kali diberi tahu bahwa dokter salah diagnosis. Saat itu pula Claudia berusaha mencari tahu tentang endometriosis.

Ternyata Claudia sudah mengalami sejumlah gejala-gejala endometriosis cukup lama. Setelah mengetahui bahaya penyakitnya, Claudia pun memutuskan berhenti bekerja dari profesinya sebagai marketing.

ilustrasi perempuan sakit (shutterstock)
ilustrasi perempuan sakit (shutterstock)

Akibat penyakitnya ini pula, perut Claudia membesar dan sering disangka hamil. Padahal Claudia tidak sedang mengandung anaknya. Bahkan, dokter mendiagnosis bahwa Claudia tidak akan bisa hamil.

"Kondisi ini merupakan pukulan telak bagiku, apalagi setiap kali orang mengira saya sedang hamil dan kapan tanggal lahirannya. Di sisi lain, dokter justru mengatakan bahwa saya tidak bisa hamil," kata Claudia dikutip dari metro.co.uk.

Akhirnya, Claudia selalu mengenakan pakaian longgar dan tebal untuk menutupi perut yang buncit seperti ibu hamil. Hal itu dilakukan Claudia untuk menghindari pertanyaan dari orang-orang yang mengira dirinya hamil.

Ilustrasi sakit maag, sakit perut, gangguan pencernaan. (Shutterstock)
Ilustrasi sakit perut. (Shutterstock)

Di sisi lain, bukan hal mudah bagi Claudia ketika mengetahui penyakit dan didiagnosis tidak bisa memiliki anak. Apalagi kondisi penyakit endometriosisnya sudah cukup serius.

Baru-baru ini, Claudia yang berusia 28 tahun bahkan harus dibantu dengan tongkat ketika berdiri dan berjalan. Menurutnya, kelelahan telah membuatnya kesulitan berdiri dan hanya bisa berbaring di tempat tidur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Diabaikan, Kesehatan Mental Ibu Hamil Bisa Pengaruhi Otak Bayi!

Jangan Diabaikan, Kesehatan Mental Ibu Hamil Bisa Pengaruhi Otak Bayi!

Health | Kamis, 10 Oktober 2019 | 15:15 WIB

Irish Bella Keguguran, 4 Manfaat Makan Jambu Biji Untuk Jaga Kandungan

Irish Bella Keguguran, 4 Manfaat Makan Jambu Biji Untuk Jaga Kandungan

Health | Senin, 07 Oktober 2019 | 16:18 WIB

Hindari Penyakit Jantung Bawaan, Ini 5 Hal yang Harus Dilakukan Saat Hamil

Hindari Penyakit Jantung Bawaan, Ini 5 Hal yang Harus Dilakukan Saat Hamil

Health | Selasa, 01 Oktober 2019 | 12:12 WIB

Aborsi Pasien yang Salah, Dokter dan Perawat Ini Ditangkap

Aborsi Pasien yang Salah, Dokter dan Perawat Ini Ditangkap

Health | Selasa, 24 September 2019 | 19:15 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB