5 Berita Top Kesehatan: Deteksi Kanker Pakai Tikus hingga Ciri Psikopat

Vania Rossa | Suara.com

Minggu, 13 Oktober 2019 | 19:48 WIB
5 Berita Top Kesehatan: Deteksi Kanker Pakai Tikus hingga Ciri Psikopat
Guinea Pig atau Tikus Belanda. (Pixabay)

Suara.com - Deteksi kanker identik dengan peralatan super canggih dan menghabiskan biaya mahal. Tapi lain halnya di Peru, karena di sana untuk mendeteksi kanker cukup hanya bermodalkan tikus belanda alias guinea pig yang banyak dipelihara di sana.

Dan bagi  Anda yang mengira seorang psikopat selama ini selalu identik dengan kejam, Anda perlu tahu bahwa ada ciri lain seorang psikopat. Apa saja? Simak berita menarik kesehatan berikut. 

1. Percaya Kekuatan Roh, Warga Peru Deteksi Kanker Pakai Tikus Belanda

Guinea Pig atau Tikus Belanda. (Pixabay)
Guinea Pig atau Tikus Belanda. (Pixabay)

Kepercayaan akan kekuatan gaib bukan hanya monopoli sebagian masyarakat Indonesia saja. Di belahan dunia lain, tepatnya di benua Amerika Serikat, sebagian warga Peru percaya mengenai adanya kekuatan gaib yang dapat disalurkan pada binatang seperti tikus belanda.

Tikus belanda atau dalam bahasa Inggris guinea pig, dipercaya dapat dijadikan medium kekuatan gaib untuk mencari sumber penyakit mematikan seperti kanker.

Baca selengkapnya

2. Tak Selalu Berbuat Sadis, Ini Ciri Lain Seorang Psikopat

Ilustrasi psikopat. (Shutterstock)
Ilustrasi psikopat. (Shutterstock)

Apa yang kamu pikirkan jika mendengar istilah psikopat? Pasti perilaku sadis, penganiayaan, hingga pembunuhan. Tapi, tahukah kamu kalau perbuatan seorang psikopat bukan sekadar berperilaku sadis, tapi juga perbuatan menyakiti dalam bentuk verbal atau ucapan.

"Memang tanda (psikopat) lebih jelasnya kelihatan atau tidak, yang biasanya dia menyakit secara verbal ataupun fisik. Jadi menyakiti orang lain yang tidak hanya secara fisik, tapi secara verbal dia juga lakukan," ujar psikolog dr. Rilla Sovitriana, M.Si di RSUD Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (12/10/2019).

Baca selengkapnya

3. Tertembak, Peluru di Kandung Kemih Pria Ini Baru Diangkat 18 Tahun Kemudian

Ilustrasi lelaki sakit kandung kemih (Shutterstock)
Ilustrasi lelaki sakit kandung kemih (Shutterstock)

Seorang pria 42 tahun asal Connecticut mengeluh merasa sakit setiap kali buang air kecil dan saat ejakulasi selama satu tahun sebelum akhirnya ia memeriksakan diri ke rumah sakit.

Selain itu, pria yang tidak disebutkan identitasnya ini juga selalu merasa sakit di sisi kanan kandung kemihnya dan ketika buang air kecil, urine akan terputus secara tiba-tiba.

Baca selengkapnya

4. No Bra Day, Benarkah Tak Pakai BH Justru Bikin Payudara Lebih Kencang?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Top 5 Lifestyle: Misteri Pulau Onrust hingga Tips Move On Setelah Putus

Top 5 Lifestyle: Misteri Pulau Onrust hingga Tips Move On Setelah Putus

Lifestyle | Minggu, 13 Oktober 2019 | 19:40 WIB

5 Berita Kesehatan Menarik: Mesin Cuci Sarang Bakteri, Radang Usus 16 Tahun

5 Berita Kesehatan Menarik: Mesin Cuci Sarang Bakteri, Radang Usus 16 Tahun

Health | Sabtu, 12 Oktober 2019 | 19:58 WIB

5 Top Lifestyle: Kisah Museum Santet hingga Kota Termacet se-Indonesia

5 Top Lifestyle: Kisah Museum Santet hingga Kota Termacet se-Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 11 Oktober 2019 | 06:31 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB