Hari Penglihatan Sedunia, Katarak Masih Jadi Momok di Indonesia

Vania Rossa

Senin, 14 Oktober 2019 | 18:20 WIB
Hari Penglihatan Sedunia, Katarak Masih Jadi Momok di Indonesia

Suara.com - Kebutaan dan gangguan penglihatan masih menjadi masalah kesehatan di berbagai negara di dunia, dengan WHO mencatat angka kebutaan di dunia mencapai 36 juta orang pada 2015. Katarak masih menjadi penyebab terbesar kebutaan, diikuti dengan glaukoma, kelainan refraksi dan penyakit mata lainnya.

Dalam upaya menekan angka kebutaan ini, organisasi International Agency for the Prevention of Blindness (IAPB) setiap tahunnya menyelenggarakan World Sight Day (WSD) atau Hari Penglihatan Sedunia yang jatuh setiap Kamis kedua di bulan Oktober.

WSD 2019 mengambil tema ‘Vision First’ – mengajak warga dunia untuk lebih peduli terhadap masalah kebutaan dan gangguan penglihatan, dengan harapan dapat menekan angka kebutaan di dunia.

”Mata adalah jendela dunia yang memiliki peran penting dalam kehidupan manusia. Kerusakan penglihatan menyebabkan turunnya produktivitas seseorang, dan bahkan masa depan seseorang. Namun lebih dari 80% kerusakan penglihatan dan kebutaan masih dapat dicegah, termasuk kebutaan akibat katarak yang dapat direhabilitasi melalui tindakan operasi,” kata Dr. Setiyo Budi Riyanto, SpM(K), Kepala Bedah Refraktif JEC dan Direktur Utama JEC @ Menteng.

Kondisi kekeruhan pada lensa mata yang dikenal dengan katarak, masih menempati posisi terbesar penyebab kebutaan terbesar (78%) di Indonesia, berdasarkan survei Rapid Assessment of Avoidable Blindness (RAAB), tahun 2014-2016. Sebagian besar kasus katarak terjadi karena proses degeneratif yang sangat dipengaruhi oleh faktor usia, selain itu faktor lainnya yaitu masih rendahnya pemahaman akan pentingnya kesehatan mata dan sulitnya mendapatkan akses layanan kesehatan mata di beberapa wilayah Indonesia.

“Setelah melalui tindakan operasi katarak dan penyembuhan, pasien terbukti mendapatkan kembali ketajaman penglihatannya dan bebas dari ketergantungan bantuan orang lain untuk melakukan aktivitas pribadi, seperti merawat diri atau kegiatan yang memerlukan mobilitas lainnya. Sehingga dapat dikatakan tindakan operasi katarak meningkatkan produktivitas pasien, bila dibandingkan kondisinya sebelum menjalani operasi,” tambah Dr. Setiyo Budi Riyanto saat ditemui Suara.com di Klinik JEC Cibubur, Sabtu (12/10/2019).

JEC Eye Hospitals & Clinics sebagai rumah sakit mata terlengkap dan termodern di Indonesia, secara konsisten membantu masyarakat Indonesia dalam mendapatkan akses terhadap layanan kesehatan mata berkualitas. Komitmen JEC ini tidak hanya menyasar mereka yang telah memiliki pemahaman pentingnya kesehatan mata, namun juga bagi masyarakat kurang mampu yang memerlukan layanan kesehatan mata, antara lain melalui kegiatan Bakti Katarak yang telah menjadi tradisi rutin tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility).

“Bakti Katarak dalam rangka hari penglihatan sedunia (WSD) yang kami rayakan hari ini, JEC dan PT Bukaka Teknik Utama Tbk memfokuskan pada pasien-pasien katarak dari sekitar pabrik Bukaka dan di dekat klinik JEC @ Cinere dan JEC @ Bekasi. Kami berharap kemitraan ini dapat terus terjalin dan semakin banyak lagi mitra kerja yang terlibat, sehingga dapat memperkecil jumlah penderita katarak di Indonesia,” kata Dr. Emma Rusmayani, SpM, Ketua Panitia Bakti Katarak 2019.

Kegiatan Bakti Katarak merupakan salah satu upaya JEC dalam mempermudah masyarakat kurang mampu, khususnya penderita katarak untuk mendapatkan penanganan operasi katarak yang berkualitas tanpa membebani mereka dengan biaya operasi. Secara serentak penderita katarak yang tinggal di dekat Klinik Utama Mata JEC di 3 lokasi, yaitu Cibubur, Cinere, dan Bekasi.

baca juga

“Kami sangat senang dapat mengambil bagian dalam pelaksanaan Bakti Katarak hari ini dengan memfasilitasi warga kurang mampu dari sekitar klinik JEC dan lokasi pabrik Bukaka. Keterlibatan Bukaka dalam kegiatan ini juga merupakan ungkapan syukur ulang tahun PT Bukaka Teknik Utama Tbk ke-41,” ungkap Achmad Kalla, Founder PT. Bukaka Teknik Utama Tbk. "Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi karyawan Bukaka, untuk melibatkan diri dalam kegiatan-kegiatan yang mendatangkan manfaat bagi masyarakat, khususnya di sekitar lokasi pabrik Bukaka.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Kondisi yang Sebabkan Kebutaan pada Penderita Diabetes

Ini Kondisi yang Sebabkan Kebutaan pada Penderita Diabetes

Health | Senin, 14 Oktober 2019 | 07:11 WIB

Abrasi Kornea Hingga Infeksi, Ini 5 Efek Jangka Panjang Pakai Lensa Kontak

Abrasi Kornea Hingga Infeksi, Ini 5 Efek Jangka Panjang Pakai Lensa Kontak

Health | Kamis, 10 Oktober 2019 | 21:10 WIB

Terjadi Lagi, Gadis Hampir Buta Akibat 22 Tahun Hanya Konsumsi Junk Food

Terjadi Lagi, Gadis Hampir Buta Akibat 22 Tahun Hanya Konsumsi Junk Food

Health | Kamis, 03 Oktober 2019 | 15:35 WIB

Terkini

Sosok Wisnu Hani Putranto, Kalapas Cibinong yang Disorot Akibat Adanya Fasilitas Mewah di Lapas

Sosok Wisnu Hani Putranto, Kalapas Cibinong yang Disorot Akibat Adanya Fasilitas Mewah di Lapas

News | Jum'at, 25 September 2026 | 08:10 WIB

Jenazah ABK Arupadhatu 1 Dimakamkan, 7 Korban Masih Hilang

Jenazah ABK Arupadhatu 1 Dimakamkan, 7 Korban Masih Hilang

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 08:00 WIB

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Cerah Berawan hingga Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Cerah Berawan hingga Hujan Ringan

News | Jum'at, 25 September 2026 | 07:59 WIB

Cara Membuat Kue Bolu dengan Magic Com, Hasil Lembut Matang Merata Anti Gagal

Cara Membuat Kue Bolu dengan Magic Com, Hasil Lembut Matang Merata Anti Gagal

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 07:54 WIB

Uang Kertas Bertanda Tangan Menkeu Purbaya Masih Terus Dicetak

Uang Kertas Bertanda Tangan Menkeu Purbaya Masih Terus Dicetak

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 07:49 WIB

Sandal Tertinggal di Bibir Pantai, Remaja 17 Tahun Hilang di Laut Pesisir Barat

Sandal Tertinggal di Bibir Pantai, Remaja 17 Tahun Hilang di Laut Pesisir Barat

Lampung | Jum'at, 25 September 2026 | 07:46 WIB

Langsung Telepon Atlet! Prabowo Ucapkan Selamat Usai Indonesia Sabet Emas Pertama Asian Games 2026

Langsung Telepon Atlet! Prabowo Ucapkan Selamat Usai Indonesia Sabet Emas Pertama Asian Games 2026

News | Jum'at, 25 September 2026 | 07:43 WIB

Modus Licik Dua Eks Petugas BUMN di Pacitan: 286 KTP Warga Dibajak demi Kredit Fiktif Rp681 Juta

Modus Licik Dua Eks Petugas BUMN di Pacitan: 286 KTP Warga Dibajak demi Kredit Fiktif Rp681 Juta

Jatim | Jum'at, 25 September 2026 | 07:30 WIB

IHSG Dibayangi Aksi Asing Kabur Bawa Rp1,42 Triliun: Analis Beri Rekomendasi Saham Ini

IHSG Dibayangi Aksi Asing Kabur Bawa Rp1,42 Triliun: Analis Beri Rekomendasi Saham Ini

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 07:28 WIB

Perbedaan Chemical, Physical, dan Hybrid Sunscreen: Mana yang Paling Cocok untuk Jerawat?

Perbedaan Chemical, Physical, dan Hybrid Sunscreen: Mana yang Paling Cocok untuk Jerawat?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 07:25 WIB

×