3 Tingkatan Klasifikasi Pencegahan Oftalmopati Graves

Ade Indra Kusuma | Vessy Dwirika Frizona | Suara.com

Selasa, 15 Oktober 2019 | 08:30 WIB
3 Tingkatan Klasifikasi Pencegahan Oftalmopati Graves
Ilustrasi 3 tingkatan klasifikasi pencegahan Oftalmopati Graves [shutterstock]

Suara.com - 3 Tingkatan Klasifikasi Pencegahan Oftalmopati Graves

Penyakit tiroid secara keseluruhan merupakan salah satu dari dua masalah besar di bidang endokrinologi.

Di antara penyakit-penyakit di bidang tiroid, penyakit Graves menempati posisi penting mengingat jumlahnya sekitar seperempat dari keseluruhan kasus tiroid.

Apabila penyakit Graves disertai tanda dan gejala mata atau disebut Oftalmopati Graves (OG) akan berdampak buruk dan menurunkan kualitas hidup.

Padahal OG merupakan salah satu penyakit tiroid dengan modalitas terapi yang relatif terbatas dan hasil pengobatannya pun masih belum memuaskan.

Oleh karena itu perlu terobosan untuk mengatasi masalah tersebut.  

Prof. Dr. dr. Imam Subekti, SpPD-KEMD mengatakan, klasifikasi pencegahan dapat dilakukan berdasarkan berbagai tingkatan yaitu pencegahan primer, sekunder dan tersier.

"Semuanya berguna untuk tiga hal. Pertama, modifikasi atau pengurangan atau penghapusan faktor risiko. Kedua, menyadari keberadaan penyakit subklinis, dan ketiga ialah pengobatan dini pada manifestasi klinis awal," ujar Prof. Imam saat ditemui Suara.com, Senin (14/10/2019) di kawasan Jakarta Pusat.

Kanker tiroid bisa diobati dengan terapi nuklir. (Shutterstock)
Kanker tiroid bisa diobati dengan terapi nuklir. (Shutterstock)

Ia menjelaskan, pencegahan premier ditujukan untuk mencegah timbulnya penyakit dengan mengendalikan faktor risiko.

Pencegahan primer mengacu pada OG manifestasi yang belum muncul. Tepatnya bertujuan mencegah kejadian OG.

Intervensinya ialah untuk menghentikan merokok yang merupakan salah satu penyebab, mempertahankan eutiroidisme.

"Pencegahan sekunder mengacu pada upaya diagnosis dini dan pengobatan penyakit subklinis, tanpa gejala, untuk mencegah perkembangannya menuju penyakit yang jelas secara klinis. Pencegahan sekunder mengacu pada level ringan dengan tujuan akhir mencegah progresi dan mencegah penyakit menjadi klinis. Intervensinya adalah menghentikan rokok, mempertahankan eutiroidisme, pemberian selenium, terapi yodium radio aktif dengan hati-hati," terangnya panjang lebar.

Terakhir ialah, pencegahan tersier meliputi semua tindakan yang diambil setelah terjadinya penyakit klinis untuk mencegah atau meminimalkan komplikasi dan cacat. 

"Pencegahan tersier ialah level klinis sedang sampai berat yang mengarah pada mencegah komplikasi dan meminimalkan kecacatan. Dengan intervensi menghentikan merokok, mempertahankan eutiroidisme, intervensi lokal, terapi pembedahan, dan pembedahan rehabilitatif," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penderita Oftalmopati Graves Berdampak pada Penurunan Kualitas Hidup

Penderita Oftalmopati Graves Berdampak pada Penurunan Kualitas Hidup

Health | Senin, 14 Oktober 2019 | 15:46 WIB

Berbagai Kondisi Kelainan Mata pada Pasien Graves Oftalmopati

Berbagai Kondisi Kelainan Mata pada Pasien Graves Oftalmopati

Health | Senin, 14 Oktober 2019 | 14:59 WIB

Kenali Faktor-Faktor Risiko Oftalmopati Graves

Kenali Faktor-Faktor Risiko Oftalmopati Graves

Health | Senin, 14 Oktober 2019 | 14:14 WIB

Terkini

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB