Kenali Faktor-Faktor Risiko Oftalmopati Graves

Ade Indra Kusuma, Vessy Dwirika Frizona

Senin, 14 Oktober 2019 | 14:14 WIB
Kenali Faktor-Faktor Risiko Oftalmopati Graves
Kanker tiroid bisa diobati dengan terapi nuklir. (Shutterstock)

Suara.com - Kenali Faktor-Faktor Risiko Oftalmopati Graves

Salah satu dari dua masalah besar di bidang endokrinologi adalah penyakit tiroid, diantara penyakit-penyakit bidang tiroid, penyakit Graves menempati posisi penting, mengingat jumlahnya sekitar seperempat dari keseluruhan tiroid.

Prof. DR. dr. Imam Subekti, SpPD-KEMD., mengatakan, apabila penyakit Graves disertai tanda dan gejala gangguan mata atau disebut oftalmopati Graves (OG), maka akan berdampak buruk dan menurunkan kualitas hidup, padahal OG merupakan salah satu penyakit tiroid dengan modalitas terapi yang relatif  terbatas dan hasil pengobatannya pun masih belum memuaskan. Oleh karena itu, perlu terobosan baru untuk mengatasi masalah tersebut.

Ilustrasi sakit tiorid [shutterstock]

"OG adalah bagian dari proses autoimun yang kompleks yang melibatkan jaringan orbita dan periorbita pada penyakit Garves. OG secara klinis pada pemeriksaan awal ditemukan berkisar 25-60 persen. Data di RSUPN-CM Jakarta tahun 2004, menemukan dari sekitar 26 persen pasien hipertiroidisme, 22 persen di antaranya memperlihatkan adanya kelainan mata dalam berbagai bentuk," ujar Prof. Imam saat ditemui Suara.com di kawasan Jakarta Pusat, Senin (14/10/2019).

Ia menambahkan, bila menggunakan pencitraan CT scan atau MRI orbita, tanda OG dapat dideteksi pada hampir 90 persen pasien Garves. OG lebih sering ditemukan pada 2 kelompok usia, yaitu 40-44 tahun dan 60-64 tahun untuk wanita dan 65-69 tahun untuk pria, meskipun OG dapat muncul pada setiap umur. Rasio perempuan dibanding lelaki pada pasien OG berkisar antara 5:1 hingga 10:1.

"Terdapat beberapa faktor risiko timbulnya oftalmopati pada penyakit Garves sekaligus berperan sebagai faktor risiko yang berpengaruh pada progresifitas OG, yang dikelompokkan menjadi 2. Yaitu kelompok yang tidak dapat dimodifikasi dan kelompok yang dapat dimodifikasi. Kelompok yang tidak dapat dimodifikasi contohnya seperti usia, jenis kelamin, dan genetik (termasuk ras)," terangnya lebih lanjut.

Sementara itu, sambung Prof. Imam, kelompok yang dapat dimodifikasi yaitu faktor lingkungan seperti merokok. Saat ini, pasien penyakit Graves yang tidak merokok, 51,7 persen mengalami oftalmopati, pada pasien perokok aktif, 68,2 persen mengalami oftalmopati, pada pasien mantan perokok, 64 persen mengalami oftamolpati.

"Selanjutnya faktor lingkungan lain ialah Yodium Radioaktif (RAI) untuk penyakit Graves. Risiko kejadian OG setelah terapi yodium radioaktif untuk hipertirodisme sebesar 15-39 persen. Pemberian prednison profilaksis dosis kecil, secara umum dapat mencegah efek RAI pada OG. Oleh karena itu, terapi yodium radioaktif pada penyakit Graves tetap bisa dilakukan sepanjang terdapat indikasi," paparnya.

Terakhir, adalah faktor biokimia. "Seperti disfungsi tiroid baik pada hiper, maupun hiportiroidisme menunjukkan adanya hubunhan terhadap risiko timbulnya atau memburuknya OG," tukas Prof. Imam.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penelitian: Lansia yang Berjalan Lambat Berisiko Idap Penyakit Serius

Penelitian: Lansia yang Berjalan Lambat Berisiko Idap Penyakit Serius

Health | Sabtu, 12 Oktober 2019 | 16:10 WIB

Disangka Sehat, Pola Hidup Vegetarian Ternyata Bisa Memicu Stroke

Disangka Sehat, Pola Hidup Vegetarian Ternyata Bisa Memicu Stroke

Health | Sabtu, 12 Oktober 2019 | 14:10 WIB

Benarkah Cahaya Biru Komputer Sebabkan Penyakit Mata? Ini Faktanya

Benarkah Cahaya Biru Komputer Sebabkan Penyakit Mata? Ini Faktanya

Health | Jum'at, 11 Oktober 2019 | 20:55 WIB

Terkini

Budget 4 Jutaan? 5 HP Gaming Ini Bisa Push Rank Tanpa Lag

Budget 4 Jutaan? 5 HP Gaming Ini Bisa Push Rank Tanpa Lag

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:00 WIB

Kejagung Tahan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah di Rutan KPK

Kejagung Tahan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah di Rutan KPK

Foto | Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:00 WIB

Film Istimewa Hadirkan Anak Disabilitas sebagai Tokoh Utama

Film Istimewa Hadirkan Anak Disabilitas sebagai Tokoh Utama

Entertainment | Sabtu, 25 Juli 2026 | 05:00 WIB

Riset Economist Enterprise: Integrasi Self-Care ke Sistem Kesehatan Perlu Diperkuat

Riset Economist Enterprise: Integrasi Self-Care ke Sistem Kesehatan Perlu Diperkuat

Surakarta | Sabtu, 25 Juli 2026 | 05:00 WIB

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:55 WIB

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:30 WIB

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:24 WIB

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

Jakarta | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:00 WIB

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Kalbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:45 WIB

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:29 WIB

×