Miss V Bisa Kembali Kencang dengan Dioles Pasta Gigi, Mitos atau Fakta?

Ade Indra Kusuma | Dinda Rachmawati | Suara.com

Jum'at, 18 Oktober 2019 | 21:00 WIB
Miss V Bisa Kembali Kencang dengan Dioles Pasta Gigi, Mitos atau Fakta?
Miss V Bisa Kembali Kencang dengan Dioles Pasta Gigi, Mitos atau Fakta?

Suara.com - Miss V Bisa Kembali Kencang dengan Dioles Pasta Gigi, Mitos atau Fakta?

Tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan gigi, melalui media sosial kita juga bisa melihat, banyak orang meyakini pasta gigi memiliki sejumlah manfaat untuk area sensitif baik bagi lelaki maupun perempuan.

Baru-baru ini banyak lelaki mengaku, mereka menggunakan pasta gigi untuk Mr P mereka sebelum bercinta, karena dipercaya bisa membuat Mr P lebih lama untuk ereksi. 

Sekarang, giliran perempuan, yang meyakini bahwa menggunakan pasta gigi, bisa juga untuk mengencangkan Miss V mereka. Lantas benarkah hal tersebut?

Dilansir dari Daily Star, seorang konsultan ginekolog dan juru bicara Royal College of Obstetricians and Gynaecologists, Vanessa Mackay mengungkap jika pasta gigi bisa mengencangkan Miss V hanyalah mitos belaka. Bahkan metode ini dapat menyebabkan kerusakan parah di area pribadi Anda.

"Memasukkan pasta gigi ke dalam Miss V, atau pada vulva, tidak hanya membuat Anda tidak nyaman tetapi juga dapat menyebabkan kerusakan serius dan mengganggu flora alaminya. Hal ini mengarah pada potensi infeksi seperti vaginosis bakteri dan sariawan," jelasnya.

Hal lain yang perlu diingat, kata dia, beberapa pasta gigi juga mengandung partikel-partikel kecil yang dapat menyebabkan luka mikro yang menyakitkan pada dinding Miss V.

Senada dengan Vanessa, Dr Oluwole Yusuf, seorang dokter di Nigeria, mengatakan bahwa pasta gigi adalah produk mint yang pedas dan terlalu kasar untuk bagian tubuh yang sensitif seperti Miss V.

Menggunakan pasta gigi justru menghancurkan organisme yang dibutuhkan untuk melindungi Miss V dari kemungkinan infeksi.

"Ketika Miss V tidak bisa lagi melindungi dirinya sendiri, tubuh rentan terhadap infeksi yang nantinya bisa menghancurkan tuba dan menghalangi kemungkinan hamil," katanya.

Dr Yusuf juga mendesak para perempuan untuk tidak merasa malu oleh pasangan mereka dan untuk percaya diri dengan Miss V mereka sendiri.

Untuk mengencangkan daerah ini, dia menyarankan cara lain yang lebih aman. Di mana, perempuan dapat berlatih mengencangkan dan merelakskan dasar panggul dengan latihan Kegel normal untuk meningkatkan otot di bagian tersebut.

Ini sederhana dan dapat dilakukan dengan menghirup dan mengembuskan nafas beberapa kali. Ulangi latihan selama beberapa hari berturut-turut sebelum melanjutkan ke latihan berikutnya dalam gerakan yang melatih punggung bagian bawah dan panggul .
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Ada Istilah Terlalu Dini, Tyna Kanna Mirdad Ajari Anak Rawat Miss V

Tak Ada Istilah Terlalu Dini, Tyna Kanna Mirdad Ajari Anak Rawat Miss V

Health | Rabu, 25 September 2019 | 08:10 WIB

Berfungsi Merawat Miss V, Kenali Manfaat 3 Bahan Alami Ini

Berfungsi Merawat Miss V, Kenali Manfaat 3 Bahan Alami Ini

Health | Selasa, 24 September 2019 | 15:05 WIB

Pakai Sabun Sirih Setiap Hari untuk Miss V? Ini Kata Dokter Kulit

Pakai Sabun Sirih Setiap Hari untuk Miss V? Ini Kata Dokter Kulit

Video | Sabtu, 14 September 2019 | 07:00 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB