Kebiasaan Main Ponsel sebelum Tidur, Pria Ini Alami Kebutaan Sementara

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Sabtu, 26 Oktober 2019 | 12:05 WIB
Kebiasaan Main Ponsel sebelum Tidur, Pria Ini Alami Kebutaan Sementara
Ilustrasi seseorang main ponsel di malam hari. [Shutterstock]

Suara.com - Sekarang ini kecanggihan gadget atau ponsel seolah sudah membuat penggunannya menjadi kecanduan. Hampir semua orang pasti menyempatkan diri bermain ponsel sebelum tidur di kamar.

Padahal kebiasaan main gadget untuk urusan apapun sebelum tidur di kamar bisa memicu stroke mata. Apalagi jika Anda menggunakannya dalam kondisi ruangan gelap.

Para dokter telah mengungkapkan bahwa menatap perangkat elektronik, termasuk gadget dalam kegelapan, bisa menyebabkan gumpalan mata. Akibatnya, seseorang bisa mengalami kehilangan penglihatan yang parah jika tidak diobati.

Hal ini pun sudah dirasakan oleh seorang pria yang mengalami kebutaan sementara setelah terus-menerus menatap gadgetnya dalam kegelapan.

Dilansir dari The Sun, pria bermana Wang asal China tersebut sejenak kehilangan penglihatannya setelah bermain game di ponselnya dalam kondisi ruangan gelap.

Survei Buktikan, Gadget Lebih Penting dari Pasangan? (shutterstock)
Menggunakan gadget di tempat gelap. (shutterstock)

"Saya menggunakan mata kanan saya untuk melihat ponsel saya, tetapi tiba-tiba saya tidak bisa melihat. Saya memang suka main ponsel di malam hari, sedangkan istri saya tidak suka tidur dalam kondisi lampu menyala. Jadi saya bermain ponsel dalam kondisi kamar gelap," kata Wang.

Setelah merasa tak beres dengan penglihatannya, Wang langsung berkunjung ke dokter yang mendiagnosisnya dengan oklusi arteri retina sentral alias stroke mata.

Stroke mata ini disebabkan oleh penyumbatan pembuluh darah yang membawa oksigen ke retina dan mengirimkan sinyal ke otak.

Dokter Lei Tao mengatakan bahwa Wang mengalami kebutaan sementara yang disebabkan oleh penggunaan gadget berlebihan. Itu menyebabkan ketegangan mata atau penglihatan yang berlebihan.

"Kasus seperti ini selalu meningkat setiap tahunnya dan cenderung dialami oleh anak muda," jelas Lei Tao.

Ilustrasi ponsel atau smartphone. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi ponsel atau smartphone. (Sumber: Shutterstock)

Penyumbatan arteri di retina yang terjadi tiba-tiba dan serius bisa menyebabkan kebutaan. Dalam medis, dokter menyebut kondisi ini sebagai stroke mata.

"Pencegahan sangat penting. Beristirahat dalam pola teratur, hindari begadang di malam hari dan melihat ponsel, televisi dan komputer dalam waktu yang lama," jelasnya.

Dokter Gareth Lema juga berpendapat bahwa kebutaan akibat gadget adalah kehilangan penglihatan sementara yang disebabkan oleh penggunaan ponsel terlalu konstan dalam kondisi cahaya rendah.

Banyaknya kasus kebutaan akibat penggunaan ponsel, tim ahli mata dari Rumah Sakit Mata Moorfields memberikan peringatan untuk membatasi penggunaan gadget.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perubahan Kebiasaan Menggunakan Ponsel Bisa Jadi Tanda Selingkuh!

Perubahan Kebiasaan Menggunakan Ponsel Bisa Jadi Tanda Selingkuh!

Lifestyle | Rabu, 23 Oktober 2019 | 20:40 WIB

Studi: Cahaya Biru dari Ponsel dapat Merusak Sel Otak & Persingkat Hidup!

Studi: Cahaya Biru dari Ponsel dapat Merusak Sel Otak & Persingkat Hidup!

Health | Senin, 21 Oktober 2019 | 20:45 WIB

Main Gadget 10 Jam Sehari, Gadis 16 Tahun Derita Buta Warna

Main Gadget 10 Jam Sehari, Gadis 16 Tahun Derita Buta Warna

Health | Sabtu, 19 Oktober 2019 | 08:10 WIB

Kecanduan Ponsel, Pria ini Tidur dengan Tangan Seolah Mengetik Pesan!

Kecanduan Ponsel, Pria ini Tidur dengan Tangan Seolah Mengetik Pesan!

Health | Senin, 14 Oktober 2019 | 19:25 WIB

Terkini

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Health | Senin, 20 April 2026 | 18:55 WIB

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:32 WIB

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:10 WIB

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Health | Senin, 20 April 2026 | 06:32 WIB

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB