Anak Jatuh dan Cedera Saat Bermain, Bolehkah Dibawa ke Tukang Pijat?

M. Reza Sulaiman | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Jum'at, 01 November 2019 | 08:05 WIB
Anak Jatuh dan Cedera Saat Bermain, Bolehkah Dibawa ke Tukang Pijat?
anak cedera dan terjauh saat bermain. (Shutterstock)

Suara.com - Anak Jatuh dan Cedera Saat Bermain, Bolehkah Dibawa ke Tukang Pijat?

Saat bermain, anak bisa mengalami cedera dan terkilir yang membuatnya kesakitan. Setelah pertolongan pertama, tak sedikit orang tua yang akhirnya membawa anak ke tukang pijat atau tukang urut. Apa kata dokter?

Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi Medik RS Siloam, dr. Tetty MD. Hutabarat Sp.KFR mengatakan, pada dasarnya ia tidak mempermasalahkan tindakan orang tua mengutamakan tukang pijat.

Tapi bukan berarti sembarangan dan tidak memperhatikan gejalanya yang cukup serius setelah anak jatuh dan cedera, seperti patah tulang, maka segeralah ke dokter.

"Kalau dipen termasuk cideranya bagaimana? berat atau tidak, ada patah tulang atau tidak, ada geser atau enggak, kalau ada gitu langsung ke dokter, biasanya kita udah kemana-mana (ke tukang pijat), buntutnya ke dokter juga," ujar dr. Tetty kepada Suara.com beberapa waktu lalu di Jakarta.

Menurut dr. Tetty tulang dan sendi pada anak-anak masih terbilang cukup lentur. Biasanya kalau sakit-sakit pada sendiri dia akan sembuh dengan sendirinya maksimal 3 hari. Tapi kalau tidak juga membaik segeralah bawa ke dokter ahli tulang.

"Kalau anak-anak itu sendinya sangat lentur, kita biarkan aja 2 sampai 3 hari pasti udah sembuh Kecuali 2 sampai 3 hari masih sakit baru di bawa, atau kalau patah udah pasti," jelasnya.

Ilustrasi cedera usai olahraga. (Shutterstock)
Ilustrasi cedera usai olahraga. (Shutterstock)

Hal lain yang patut dikhawatirkan, saat anak jatuh tulang belakang malah bengkok atau melengkung seperti hurufS atau C yang artinya ia mengalami skoliosis.

Ini bisa terlihat saat ia tidak berjalan tegak atau kedua bahunya tidak simetris. Segeralah periksakan diri ke ahlinya.

"Kalau dia jatuh dia masih jalan nggak ada masalah sebenernya, jadi kalau jatuh kompres es, karena kalau udah cedera pasti jaringan lunak bengkak," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dihukum Push Up 10 Kali oleh Gurunya, Gadis 8 Tahun Alami Kelumpuhan

Dihukum Push Up 10 Kali oleh Gurunya, Gadis 8 Tahun Alami Kelumpuhan

Health | Rabu, 30 Oktober 2019 | 18:10 WIB

Jatuh dari Lantai 7 Rusunawa Tambora, Seorang Balita Meninggal

Jatuh dari Lantai 7 Rusunawa Tambora, Seorang Balita Meninggal

News | Sabtu, 19 Oktober 2019 | 01:05 WIB

Studi Ungkap Kelebihan Vitamin Ini Tingkatkan Risiko Patah Tulang Pinggul

Studi Ungkap Kelebihan Vitamin Ini Tingkatkan Risiko Patah Tulang Pinggul

Health | Jum'at, 18 Oktober 2019 | 15:10 WIB

Terkini

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 19:44 WIB

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 18:31 WIB

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Health | Senin, 20 April 2026 | 18:55 WIB

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:32 WIB

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:10 WIB

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Health | Senin, 20 April 2026 | 06:32 WIB

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB