Gejala Ensefalitis Alfin Lestaluhu dan 5 Berita Kesehatan Menarik Lainnya

M. Reza Sulaiman
Gejala Ensefalitis Alfin Lestaluhu dan 5 Berita Kesehatan Menarik Lainnya
Bek kanan Timnas Indonesia U-16, Alfin Lestaluhu meninggal karena ensefalitis. [dok. PSSI]

Pesepakbola Alfin Lestaluhu meninggal karena ensefalitis. Kenali gejalanya di rubrik serta 5 berita menarik kesehatan lainnya berikut ini.

Suara.com - Gejala Ensefalitis Alfin Lestaluhu dan 5 Berita Kesehatan Menarik Lainnya

Pesepakbola Alfin Lestaluhu meninggal karena ensefalitis. Yuk, kenali gejalanya berikut ini.

Ada pula berita tentang yoghurt rasa daun kelor buatan mahasiswi UNS yang bermanfaat melawan sindrom metabolik, serta cek fakta soal hukum Metabo di Jepang.

Simak selengkapnya di 5 berita kesehatan menarik hari ini, Jumat (1/11/2019).

1. Ketahui Gejala Ensefalitis, Infeksi di Otak yang Diderita Alfin Lestaluhu

Bek Timnas Indonesia U-16, Alfin Lestaluhu. (Instagram/@officialpssi).
Bek Timnas Indonesia U-16, Alfin Lestaluhu. (Instagram/@officialpssi).

Salah seorang pemain unggulan Timnas Indonesia U-16, Alfin Lestaluhu, dikabarkan meninggal dunia pada Kamis (31/10/2019) di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta Barat.

Berdasarkan penuturan Direktur Media PSSI, Gatot Widakdo, Alfin meninggal akibat menderita ensefalitis atau radang otak akut.

Baca selengkapnya

2. Bisa Atasi Sindrom Metabolik, Ini Yoghurt Rasa Daun Kelor Buatan Mahasiswi

Daun kelor diubah jadi yoghurt untuk atasi sindrom metabolik. (shutterstock)
Daun kelor diubah jadi yoghurt untuk atasi sindrom metabolik. (shutterstock)

Yoghurt dalam berbagai varian rasa buah-buahan mungkin sudah lumrah ditemui. Nah, bagaimana jika yoghurt dengan varian daun kelor juga bermanfaat untuk mencegah sindrom metabolik?

Demi membuktikan itu mahasiswa kedokteran Universitas Sebelas Maret, Azkia Rachmah, mencoba mengembangkan produk yoghurt ini dan memastikan dalam bentuk penelitian. Ia menggunakan ekstrak daun kelor untuk dicampurkan dalam yoghurt.

Baca selengkapnya

3. Orang Kegemukan dan Obesitas di Jepang Bisa Dipidana, Mitos atau Fakta?

Ilustrasi lelaki gemuk dan obesitas. (Shutterstock)
Ilustrasi lelaki gemuk dan obesitas. (Shutterstock)

Orang Kegemukan dan Obesitas di Jepang Bisa Dipidana, Mitos atau Fakta?

Beragam cara dilakukan negara-negara di seluruh dunia untuk mengurangi angka obesitas dan kegemukan.

Baca selengkapnya

4. Kisah Inspiratif Wanita Tertinggi di Malaysia, Tetap Kuat walau Komplikasi

Nur Azleen wanita tertinggi di Malaysia (YouTube/Harian Malaysia)
Nur Azleen wanita tertinggi di Malaysia (YouTube/Harian Malaysia)

Nur Azleen Jamaluddin, wanita berusia 35 tahun yang namanya tercatat dalam Malaysia Book of Records (MBOR) sebagai wanita paling tinggi di Malaysia dengan ketinggian 194 sentimeter, ternyata menyimpan kisah pilu.

Tiga tahun yang lalu kemampuannya dalam melihat 'hilang' lantaran mengidap diabetes dan glaukoma.

Baca selengkapnya

5. Kunci Menurunkan Berat Badan dengan Cepat: Stop Makan Setelah Jam 8 Malam

Stop Makan Setelah Jam 8 Malam. (Shutterstock)
Stop Makan Setelah Jam 8 Malam. (Shutterstock)

Upaya menurunkan berat badan atau diet dipandang banyak orang sebagai tantangan terberat. Pasalnya, mengontrol nafsu makan dan memulai untuk berolahraga memang merupakan dua hal yang sangat sulit untuk dilakukan.

Menjawab ini, pakar diet Sydney Susie Burrell menyebut kunci keberhasilan diet adalah dengan tidak mengonsumsi makanan apapun diatas pukul 8 malam. Susie menyarankan untuk makan tidak lebih dari 300 atau 400 kalori pada jam 6 sore, dan tidak boleh makan lewat dari jam 8 malam.

Baca selengkapnya

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS