Gagal Jantung Dialami Peramal Artis Suhu Naga, Ini 3 Penyebabnya

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Sabtu, 02 November 2019 | 14:53 WIB
Gagal Jantung Dialami Peramal Artis Suhu Naga, Ini 3 Penyebabnya
Suhu Naga [youtube @suhu naga]

Suara.com - Suhu Naga, yang disebut-sebut sebagai peramal artis, dikabarkan meninggal dunia pada Jumat (1/11/2019) akibat gagal jantung. Kabar ini pertama kali diumumkan oleh adiknya, Dewi.

Ia mengatakan sebelum meninggal, kondisi mendiang kakaknya masih sehat. Namun saat tertidur, napas Suhu Naga terdengar aneh hingga keluarga memutuskan untuk membawa mendiang ke Puskesmas.

“Nggak (sakit), dia masih normal jam 1 pulang biasa, abis makan sama temenya. Tidur, tiba tiba kedengeranya tidurnya ngorok terus, kita bawa ke puskesmas setempat buat kenapa gitu,” jelasnya.

Sempat diberi CPR, Suhu Naga dinyatakan meninggal akibat gagal jantung setelah oksigen tidak dapat masuk ke paru-parunya.

Ilustrasi dada berdebar, serangan jantung. (Shutterstock)
Ilustrasi gagal jantung. (Shutterstock)

"Iya 30 persen saja oksigen yang bisa masuk jadi dikasih CPR dan itu juga nggak ketolong,” sambungnya.

Padahal, menurut Dewi, kakaknya itu tidak memiliki riwayat penyakit jantung.

Berdasarkan Hello Sehat, gagal jantung adalah istilah medis ketika jantung tidak dapat berfungsi secara baik.

Jika fungsi jantung terganggu, maka darah tidak dapat dipompa ke seluruh tubuh secara efisien.

Gagal jantung dapat disebabkan oleh berbagai hal, umumnya:

1. Penyakit arteri koroner

Ini terjadi akibat kolesterol dan lemak menumpuk di arteri jantung, hingga akhirnya aliran darah menuju jantung akan terhambat (atherosclerosi).

Ilustrasi gagal jantung (Shutterstock)

2. Serangan jantung (Infark miokard)

Serangan jantung terjadi ketika arteri yang menyuplai darah menuju otot jantung mengalami penyumbatan atau penyempitan.

Ini berpotensi menyebabkan kerusakan pada jaringan otot jantung dan fungsi pompa darah pada jantung.

3. Hipertensi

Tekanan darah yang jauh berada di atas batas normal dapat menyebabkan jantung bekerja lebih keras dari biasanya saat memompa darah. Kondisi ini dapat memperbesar dan melemahkan jantung.

Selain ketiga faktor di atas, kelainan katup jantung, masalah pada otot jantung, penyakit paru-paru dan diabetes, adalah faktor lain dari penyebabb gagal jantung.

 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kebisingan Tingkat Tinggi di Tempat Kerja Berisiko Tingkatkan Hipertensi

Kebisingan Tingkat Tinggi di Tempat Kerja Berisiko Tingkatkan Hipertensi

Health | Sabtu, 02 November 2019 | 12:27 WIB

Kisah Inspiratif Wanita Tertinggi di Malaysia, Tetap Kuat walau Komplikasi

Kisah Inspiratif Wanita Tertinggi di Malaysia, Tetap Kuat walau Komplikasi

Health | Jum'at, 01 November 2019 | 19:15 WIB

Stroke Lebih Berisiko Terjadi pada Wanita, Terutama dengan Kondisi Ini

Stroke Lebih Berisiko Terjadi pada Wanita, Terutama dengan Kondisi Ini

Health | Rabu, 30 Oktober 2019 | 08:00 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:00 WIB

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:13 WIB

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB