Tanpa Disadari, Ini 6 Kebiasaan Sepele Pemicu Masalah Ginjal

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni
Tanpa Disadari, Ini 6 Kebiasaan Sepele Pemicu Masalah Ginjal
Ilustrasi masalah ginjal (shutterstock)

Ketahui 6 kebiasaan sehari-hari yang bisa memicu masalah kesehatan ginjal.

Suara.com - Ginjal termasuk organ inti dalam tubuh yang seharusnya dijaga. Tetapi, banyak orang masih belum menyadari ada banyak faktor yang menyebabkan kerusakan ginjal.

Beberapa kebiasaan setiap hari bahkan bisa meningkatkan risiko permasalahan ginjal tanpa disadari, seperti gaya hidup, pola makan, dan tanda-tanda fisik yang diabaikan.

Melansir dari thehealthy.com, berikut ini 6 kebiasaan harian seseorang yang memicu masalah ginjal.

1. Konsumsi makanan kemasan

Sebagian besar makanan kemasan mengandung banyak natrium yang buruk untuk jantung dan masalah ginjal. Ketika Anda terlalu banyak asupan garam, tubuh akan mengeluarkan natrium saat buang air kecil yang mengandung kalsium. Padahal terlalu banyak kalsium dalam urin dapat meningkatkan risiko batu ginjal.

Dietary Guidelines for Americans pun menyarankan untuk membatasi natrium pada 2.300 miligram per hari tetapi beberapa orang justru makan dua kali lipat. Di sisi lain, masih banyak orang kurang menyadari asupan natrium hariannya.

Ilustrasi ginjal dalam tubuh manusia. [shutterstock]
Ilustrasi ginjal dalam tubuh manusia. [shutterstock]

2. Tekanan darah tidak terkendali

Tekanan darah tinggi akan berdampak pada organ tubuh lain, termasuk ginjal . Jika Anda memiliki tekanan darah tinggi di pembuluh darah besar atau yang lebih kecil, kondisi ini dapat merusak pembuluh darah yang menuju ke ginjal lalu menimbulkan permasalahan lainnya.

3. Tidak berhenti merokok

Selain kanker paru-paru, kebiasaan merokok juga memicu masalah ginjal. Studi 2012 menemukan bahwa berhenti merokok selama 16 tahun atau lebih mengurangi risiko karsinoma sel ginjal (bentuk paling umum kanker ginjal pada orang dewasa) sebesar 40 persen.

Apalagi merokok dapat merusak pembuluh darah dan meningkatkan risiko tekanan darah tinggi. Karena itu, para perokok aktif sudah seharusnya memikirkan kesehatan mereka jangka panjang.

4. Jarang minum air putih

Sebenarnya kondisi ginjal Anda akan baik-baik saja meski tidak rutin minum air 8 gelas sehari. Tetapi, minum air putih kurang dari 4 gelas sehari yang mungkin akan memancing masalah ginjal.

Hal itu karena tubuh membutuhkan cairan yang cukup untuk mengontrol kadar natrium dan menjaga tekanan darah. Jadi, pastikan Anda minum cukup air setiap harinya.

Ilustrasi transplantasi ginjal. (Shutterstock)
Ilustrasi transplantasi ginjal. (Shutterstock)

5. Sering konsumsi suplemen

Banyak orang mengira suplemen termasuk bahan alami yang aman dikonsumsi setiap hari untuk berbagai alasan. Padahal terlalu sering konsumsi suplemen juga bisa membahayakan kesehatan ginjal Anda. Suplemen bisa saja mengandung bahan berbahaya jika dikonsumsi terus-menerus.

6. Konsumsi obat penghilang rasa sakit

Jika Anda termasuk orang yang suka mengonsumsi obat pereda nyeri atau sakit, maka harus berhati-hati. Apalagi jika Anda jarang minum air putih. Karena, obat anti-inflamasi (NSAID) yang termasuk ibuprofen dan aspirin dapat mengurangi aliran darah ke ginjal.

Pada akhirnya, kondisi ini akan menyebabkan jaringan parut karena meracuni organ. Jadi terlalu sering mengonsumsi NSAID dapat meningkatkan risiko kerusakan ginjal.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS