Suka Cemas, Coba Cek Kualitas Tidur Anda

Vania Rossa

Kamis, 07 November 2019 | 14:04 WIB
Suka Cemas, Coba Cek Kualitas Tidur Anda
Ilustrasi cemas, gangguan kecemasan. (Shutterstock)

Suara.com - Kurang tidur dapat meningkatkan stres emosional hingga tiga kali, menyebabkan rasa cemas berlebihan di malam hari, demikian klaim sebuah studi terbaru yang dilakukan para peneliti dari University of California, Berkeley. Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana kualitas tidur yang buruk dapat memengaruhi kesehatan mental seseorang.

Mengambil hampir 330 responden berusia antara 18 dan 50 tahun, penelitian yang hasilnya dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Nature Human Behavior ini menggunakan MRI dan polysomnography (sejenis ilmu tentang tidur) untuk mengukur gelombang otak dari 18 orang dewasa ketika mereka menonton video yang emosional setelah tidur nyenyak dan ketika mereka kurang atau tidak tidur .

Setelah menonton video, para peserta diminta untuk mengisi kuesioner yang berisi perasaan cemas untuk menilai tingkat stres mereka.

Para peneliti menemukan bahwa setelah tidur malam yang gelisah, medial prefrontal cortex di otak para responden - yang membantu mengurangi kecemasan - tidak berfungsi seperti biasa. Sementara itu, pusat emosi yang lebih dalam di otak ternyata bekerja terlalu aktif.

Hasil ini direplikasi dalam studi lain, terhadap 30 orang di usia 20-an, 30-an, 40-an.

Selain itu, sebuah studi online yang mengukur tingkat tidur dan kecemasan 280 orang muda dan setengah baya dilakukan selama empat hari.

Seperti dilansir dari The Independent, tim menemukan bahwa jumlah dan kualitas tidur para peserta memungkinkan mereka untuk memperkirakan tingkat stres mereka pada hari berikutnya.

Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa tidur yang buruk dapat meningkatkan tingkat stres emosional seseorang hingga 30 persen.

Profesor Matthew Walker, peneliti senior studi ini, mengatakan bahwa para peneliti mampu mengidentifikasi 'fungsi baru dari tidur nyenyak, yang mengurangi kecemasan di malam hari dengan mengatur kembali koneksi di otak.'

baca juga

"Tanpa tidur, otak seolah-olah bekerja terlalu berat," katanya.

Dr. Eti Ben Simon dari Human Sleep Science sekaligus peneliti utama studi tersebut, menyatakan bahwa penelitian ini “menunjukkan bahwa kurang tidur memperkuat tingkat kecemasan dan, sebaliknya, tidur nyenyak membantu mengurangi stres.”

“Orang dengan gangguan kecemasan secara rutin melaporkan mengalami gangguan tidur, tetapi perbaikan tidur jarang dianggap sebagai rekomendasi klinis untuk menurunkan kecemasan,” tambah dr. Simon.

"Studi kami tidak hanya membangun hubungan sebab akibat antara kurang tidur dan kecemasan, tetapi juga mengidentifikasi fase tidur NREM [non rapid eye movement] yang kita butuhkan untuk menenangkan otak yang terlalu cemas."

Menurut Sleep Council, remaja berusia antara 12 dan 18 tahun membutuhkan delapan hingga sembilan jam tidur malam, sedangkan orang dewasa yang berusia antara 18 dan 65 tahun harus tidur antara tujuh hingga sembilan jam semalam.

Sebuah studi baru-baru ini yang dilakukan oleh Pennsylvania State College of Medicine menemukan bahwa tidur kurang sebanyak enam jam semalam dapat menggandakan risiko kematian dini bagi orang yang menderita penyakit kronis. (Aflaha Rizal)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bahaya Insta Parenting, Bisa Bikin Orangtua Cemas dan Tak Bahagia

Bahaya Insta Parenting, Bisa Bikin Orangtua Cemas dan Tak Bahagia

Health | Kamis, 07 November 2019 | 12:04 WIB

Pernah Tuai Kontroversi, Bagaimana Hipnoterapi Dapat Sembuhkan Pasien?

Pernah Tuai Kontroversi, Bagaimana Hipnoterapi Dapat Sembuhkan Pasien?

Health | Selasa, 05 November 2019 | 14:40 WIB

Saat Menstruasi, Wanita dengan Masalah Kesehatan Jiwa Bisa Mengalami Ini

Saat Menstruasi, Wanita dengan Masalah Kesehatan Jiwa Bisa Mengalami Ini

Health | Jum'at, 01 November 2019 | 12:42 WIB

Terkini

Sensasi Berburu Jajanan Viral ala Chatuchak Bangkok Kini Bisa Dirasakan di Kelapa Gading

Sensasi Berburu Jajanan Viral ala Chatuchak Bangkok Kini Bisa Dirasakan di Kelapa Gading

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:07 WIB

Memilih Produk untuk Anak, Orang Tua Perlu Melihat Lebih dari Sekadar Label

Memilih Produk untuk Anak, Orang Tua Perlu Melihat Lebih dari Sekadar Label

Health | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:06 WIB

Analis Politik Ungkap Peluang Besar Dedi Mulyadi Menuju Pilpres 2029

Analis Politik Ungkap Peluang Besar Dedi Mulyadi Menuju Pilpres 2029

Video | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:05 WIB

Membangun Literasi Finansial Sejak Dini Melalui BRImo Junior

Membangun Literasi Finansial Sejak Dini Melalui BRImo Junior

Bri | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:54 WIB

Kabut Asap Sumsel Tak Hanya Bikin Sesak, Akademisi Soroti 'Empathy Gap' Kepala Daerah

Kabut Asap Sumsel Tak Hanya Bikin Sesak, Akademisi Soroti 'Empathy Gap' Kepala Daerah

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:37 WIB

Pria di Jember Ngaku Bertemu Allah dan Nabi Muhammad, Polisi Dalami dan Koordinasi dengan MUI

Pria di Jember Ngaku Bertemu Allah dan Nabi Muhammad, Polisi Dalami dan Koordinasi dengan MUI

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:37 WIB

Bukan Sekadar Belajar, Siswa SMA Ini Ubah Masalah Lingkungan Jadi Ide Inovatif

Bukan Sekadar Belajar, Siswa SMA Ini Ubah Masalah Lingkungan Jadi Ide Inovatif

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:34 WIB

Jasad Pria Ditemukan Mengapung di Teluk Popoh, Polisi Telusuri Petunjuk Tas Berisi Identitas

Jasad Pria Ditemukan Mengapung di Teluk Popoh, Polisi Telusuri Petunjuk Tas Berisi Identitas

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:28 WIB

Kabut Asap Palembang, Pesawat dari Malaysia Gagal Mendarat hingga Penumpang Rekam Momen Putar Balik

Kabut Asap Palembang, Pesawat dari Malaysia Gagal Mendarat hingga Penumpang Rekam Momen Putar Balik

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Tangis Mahathir Mohamad Pecah di Pusara Siti Hasmah, Kenangan 70 Tahun Bersama Berakhir Pilu

Tangis Mahathir Mohamad Pecah di Pusara Siti Hasmah, Kenangan 70 Tahun Bersama Berakhir Pilu

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:00 WIB

×