Kasus Guru Threesome, Psikolog Sarankan Sistem Pengamanan Anak

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 08 November 2019 | 15:40 WIB
Kasus Guru Threesome, Psikolog Sarankan Sistem Pengamanan Anak
Dua tersangka honorer di Bali ditangkap Polres Buleleng karena melakukan aktivitas seks threesome. [Berita Bali]

Suara.com - Kasus hubungan seksual threesome guru honorer SND dan bersama kekasihnya AAPW di Buleleng, Bali tengah menjadi perhatian. Pasalnya, kedua pelaku melibatkan anak didik SND yang masih di bawah umur.

Kedua pelaku melakukan hubungan seks threesome berawal dari fantasi kekasih SND setelah menonton video porno di internet. Saat itu AAPW meminta SND mengajak salah satu siswinya untuk melakukan threesome.

SND pun mengajak muridnya berinisial V, untuk menemani ke indekos. Ia dibujuk melakukan hubungan seksual threesome dengan iming-iming akan dibelikan baju.

Kejadian ini tentu bisa berdampak fisik maupun psikis bagi korban, yakni V. Sebab, kasus ini termasuk jenis pemerkosaan.

Selain itu, kasus ini juga dapar menimbulkan kekhawatiran publik, terutama para orangtua. Karena predator seksual sekarang ini ternyata sudah merambah ke berbagai profesi dan komunitas yang membahayakan anak.

Threesome. (Shutterstock)
Threesome. (Shutterstock)

Psikolog klinis Kasandra Putranto pun berpendapat seharusnya kasus threesome guru honorer dan anak didiknya di Bali ini menjadi pembelajaran.

Menurut Kasandra, sekarang ini sistem pengamanan dan keamanan yang ketat untuk melindungi anak Indonesia sudah sangat diperlukan.

Hal ini guna mencegah para predator seksual masuk ke dalam lingkungan yang semestinya aman bagi anak-anak, termasuk sekolahan.

"Sudah saatnya diperlukan suatu sistem pengamanan dan keamanan serta perlindungan terhadap anak Indonesia terutama di dalamnya membuat kebijakan persyaratan cek latar belakang dan riwayat serta batasan untuk bekerja berada di dalam lingkungan anak," jelas Kasandra Putranto ketika dihubungi Suara.com, Jumat (8/11/2019).

baca juga

Salah satu yang bisa dilakukan dengan memeriksa lebih dalam latar belakang calon pekerja. Ia menyebut perlunya pemeriksaan berkala sebelum mempekerjakan maupun memperpanjang masa kerja.

"Perlu dilakukan dalam batasan waktu tertentu dan diperpanjang hanya dengan pemeriksaan mendalam terhadap kinerja semua individu yang bekerja dalam lingkungan anak," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Guru Paksa Siswi Threesome, Dede Yusuf Ingatkan Ini ke Menteri Nadiem

Kasus Guru Paksa Siswi Threesome, Dede Yusuf Ingatkan Ini ke Menteri Nadiem

News | Jum'at, 08 November 2019 | 15:39 WIB

Viral Kasus Guru Threesome, Psikolog Sebut Termasuk Bentuk Hiperseks

Viral Kasus Guru Threesome, Psikolog Sebut Termasuk Bentuk Hiperseks

Health | Jum'at, 08 November 2019 | 15:32 WIB

Hubungan Seksual Threesome Wajar atau Tidak? Begini Pandangan Seksolog

Hubungan Seksual Threesome Wajar atau Tidak? Begini Pandangan Seksolog

Health | Jum'at, 08 November 2019 | 15:25 WIB

Terkini

Olah TKP Penembakan 3 ASN di Jayawijaya, Polisi Temukan Selongsong 5,56 Mm dan 9 Mm

Olah TKP Penembakan 3 ASN di Jayawijaya, Polisi Temukan Selongsong 5,56 Mm dan 9 Mm

News | Jum'at, 11 September 2026 | 18:31 WIB

Review Film Fiksi.: Ketika Cinta Berubah Menjadi Obsesi Mematikan

Review Film Fiksi.: Ketika Cinta Berubah Menjadi Obsesi Mematikan

Your Say | Jum'at, 11 September 2026 | 18:30 WIB

Polemik Desil, Banyak Orang Terlihat Mampu tapi Sebenarnya Terlilit Utang

Polemik Desil, Banyak Orang Terlihat Mampu tapi Sebenarnya Terlilit Utang

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 18:24 WIB

Industri Konstruksi Mulai Geser ke Material Rendah Karbon

Industri Konstruksi Mulai Geser ke Material Rendah Karbon

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 18:20 WIB

Gunung Anak Krakatau Masih Berstatus Siaga Level III, Potensi Erupsi Lanjutan Masih Tinggi

Gunung Anak Krakatau Masih Berstatus Siaga Level III, Potensi Erupsi Lanjutan Masih Tinggi

News | Jum'at, 11 September 2026 | 18:17 WIB

Sinopsis Film Hungry Ghost Festival: Petualangan Aci Resti hingga Fajar Nugra Berujung Teror Arwah

Sinopsis Film Hungry Ghost Festival: Petualangan Aci Resti hingga Fajar Nugra Berujung Teror Arwah

Entertainment | Jum'at, 11 September 2026 | 18:17 WIB

Amnesia Pasca Kecelakaan? Misteri Kelam dalam Novel Ketika Sukma Terjaga

Amnesia Pasca Kecelakaan? Misteri Kelam dalam Novel Ketika Sukma Terjaga

Your Say | Jum'at, 11 September 2026 | 18:00 WIB

'Enough is Enough!', IDAI Desak Kasus Keracunan MBG yang Terus Berulang Dihentikan

'Enough is Enough!', IDAI Desak Kasus Keracunan MBG yang Terus Berulang Dihentikan

News | Jum'at, 11 September 2026 | 17:59 WIB

Promo Spesial Waroeng Steak Pakai QRIS BRI, Cashback Langsung Ditransfer ke Rekening!

Promo Spesial Waroeng Steak Pakai QRIS BRI, Cashback Langsung Ditransfer ke Rekening!

Bri | Jum'at, 11 September 2026 | 17:58 WIB

Konsumsi Daging di Jawa Menggila, Ternak Terbatas, Selandia Baru Siap Ekspor Sperma Sapi ke Jogja

Konsumsi Daging di Jawa Menggila, Ternak Terbatas, Selandia Baru Siap Ekspor Sperma Sapi ke Jogja

Jogja | Jum'at, 11 September 2026 | 17:53 WIB

×