Pertama Kalinya, Bayi Kembar Lahir dengan Berat Badan Kurang dari 1 Kg

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 12 November 2019 | 17:55 WIB
Pertama Kalinya, Bayi Kembar Lahir dengan Berat Badan Kurang dari 1 Kg
Ilustrasi bayi kembar prematur (shutterstock)

Suara.com - Pertama kali, anak kembar laki-laki lahir dengan tubuh yang sangat mungil di Inggris. Mereka adalah Ashley dan Joe yang lahir dengan berat badan kurang dari 1 kg di usia kehamilan 23 minggu.

Brit, ibu dari 2 anak kembar laki-laki tersebut telah berjuang keras untuk mempertahankan kehamilannya agar anaknya tetap bertahan hidup.

Tetapi, dokter memberi tahu bahwa bayinya yang bernama Joe dengan berat badan 0,42 kg hanya memiliki peluang bisa bertahan hidup 1 persen ketika masih dalam kandungan. Begitu pula dengan kembaran Joe, yakni Ashley yang lahir dengan berat badan 0,40 kg.

Akhirnya Brit melahirkan kedua anak kembarnya di usia kehamilan 23 minggu. Kedua anaknya, Joe da Ashley pun menjadi anak kembar dengan berat badan terkecil di Inggris.

Bahkan berat badan mereka ketika lahir tidak lebih berat dari 500 ml botol air dan tubuhnya tak lebih besar dari tangan perawatnya.

Ilustrasi bayi kembar identik (Pixabay/3194556)
Ilustrasi bayi kembar identik (Pixabay/3194556)

"Ashley dan Joe adalah mukjizat dari Tuhan yang lahir dengan tubuh terkecil di dunia. Ini sungguh luar biasa karena aku bisa memiliki 2 anak kembar," kata Brit, dikutip dari The Sun.

Setelah lahir, anak kembar Brit harus menjalani perawatan intensif selama 129 hari. Apalagi kantong amnion Joe pecah sebelum waktunya yang membuat dokter sempat khawatir.

"Dokter hanya memberi Joe peluang hidup satu persen tetapi ia lahir dengan selamat. Saya kira sangat jarang bayi kembar dengan berat badan yang sangat mungil bisa bertahan hidup," ujar Talia, perawat yang membantu persalinan Brit.

Ilustrasi bayi kembar. [Shutterstock]
Ilustrasi bayi kembar. [Shutterstock]

Penelitian juga menunjukkan bahwa bayi laki-laki prematur lebih kecil kemungkinannya untuk bertahan hidup daripada perempuan. Karena itu, lahirnya Joe dan Ashley sangat luar biasa.

"Ini adalah pengalaman yang sangat traumatis tetapi kami sangat bersyukur mereka bisa terlahir selamat. Ini benar-benar membuat kami bahagia dan sangat diberkati," ujar Oliver, suami Brit.

Setelah 100 hari lebih menjalani perawatan intensif, kedua bayi kembar dengan berat badan terkecil itu pun diperbolehkan pulang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pernah Tuai Kontroversi, Bagaimana Hipnoterapi Dapat Sembuhkan Pasien?

Pernah Tuai Kontroversi, Bagaimana Hipnoterapi Dapat Sembuhkan Pasien?

Health | Selasa, 05 November 2019 | 14:40 WIB

Kunci Menurunkan Berat Badan dengan Cepat: Stop Makan Setelah Jam 8 Malam

Kunci Menurunkan Berat Badan dengan Cepat: Stop Makan Setelah Jam 8 Malam

Health | Jum'at, 01 November 2019 | 11:52 WIB

Dianggap Ampuh, Kenali Dulu Konsep Diet Air Putih

Dianggap Ampuh, Kenali Dulu Konsep Diet Air Putih

Health | Kamis, 31 Oktober 2019 | 15:51 WIB

Diet Air Putih adalah Cara Buruk Menurunkan Berat Badan, Ini Sebabnya

Diet Air Putih adalah Cara Buruk Menurunkan Berat Badan, Ini Sebabnya

Health | Kamis, 31 Oktober 2019 | 09:28 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB