Rusak akibat Vaping, Remaja Ini Perlu Transplantasi Paru-Paru Ganda

Yasinta Rahmawati

Rabu, 13 November 2019 | 09:20 WIB
Rusak akibat Vaping, Remaja Ini Perlu Transplantasi Paru-Paru Ganda
Ratusan orang mengalami gangguan pernapasan dan sesak napas, diduga karena penggunaan produk rokok elektrik alias vape. (Dok. Suara.com)

Suara.com - Dokter di Detroit, Amerika, melakukan transplantasi paru-paru ganda pada korban penyakit akibat vaping dengan kerusakan paru yang tidak dapat diperbaiki.

Staf di Rumah Sakit Henry Ford mengumumkan pada hari Senin(11/11/2019. Mereka percaya bahwa ini adalah transplantasi paru-paru pertama di Amerika pada seseorang dengan kerusakan akibat vaping.

Dilansir dari Live Science, transplantasi paru itu sendiri dilakukan pada 15 Oktober dan membutuhkan waktu sekitar enam jam untuk menyelesaikannya.

Sekarang, remaja yang tidak disebutkan identitasnya itu itu bisa bernapas tanpa alat bantu dan sedang menjalani terapi fisik untuk mendapatkan kembali kekuatannya.

Kata Dr. Hassan Nemeh, seorang ahli bedah toraks di Rumah Sakit Henry Ford, kondisi pasien remaja itu sangat buruk sehingga dengan cepat ia masuk ke puncak daftar tunggu nasional untuk transplantasi paru-paru.

Vape, Salah Satu Produk Tembakau Alternatif. (Shutterstock)
Vape, Salah Satu Produk Tembakau Alternatif. (Shutterstock)

"Paru-paru itu sendiri begitu keras dan penuh bekas luka, ini adalah kejahatan yang belum pernah saya hadapi sebelumnya," kata Dr. Hassan Nemeh.

CT scan paru-paru remaja mengungkapkan peradangan luas dan jaringan parut. Area organ yang mengandung udara biasanya tampak hitam pada CT scan, tetapi pada pasien tersebut hampir tidak ada warna hitam yang muncul sama sekali pada pemindaiannya.

Bintik-bintik jaringan mati di kedua paru-paru, memberi sinyal kepada tim medis bahwa kerusakan itu "tidak dapat dipulihkan," kata Victor Coba, seorang spesialis obat perawatan kritis di Rumah Sakit Henry Ford yang juga merawat pasien.

Ilustrasi paru-paru. (Shutterstock)
Ilustrasi paru-paru. (Shutterstock)

Vaping sendiri banyak diyakini sebagai alternatif yang lebih aman dibandingkan dengan rokok konvensional.

Dilansir dari Hello Sehat, cairan vape biasanya mengandung nikotin, propilen glikol, gliserin, perasa, dan bahan kimia lainnya. Sama seperti rokok, asap vape juga mengandung zat-zat yang bahaya untuk kesehatan.

baca juga

Uap pada vape punya berbagai zat yang biasanya membuat ketagihan dan dapat menyebabkan penyakit paru-paru, jantung, hingga kanker.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenapa Kemenkes Sulit Melarang Peredaran Vape?

Kenapa Kemenkes Sulit Melarang Peredaran Vape?

Health | Senin, 11 November 2019 | 21:30 WIB

Berbahaya, Paru-paru Tetap Meradang Walau Hanya Gunakan Vape Sebentar

Berbahaya, Paru-paru Tetap Meradang Walau Hanya Gunakan Vape Sebentar

Health | Kamis, 17 Oktober 2019 | 16:10 WIB

Image Vape Bikin Orang Terlihat Keren, Salah Medsos?

Image Vape Bikin Orang Terlihat Keren, Salah Medsos?

Health | Kamis, 10 Oktober 2019 | 16:22 WIB

Terkini

Menengok Progres Embung Kebagusan, Penahan Banjir Baru Jakarta

Menengok Progres Embung Kebagusan, Penahan Banjir Baru Jakarta

Foto | Rabu, 14 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Kupas Tuntas Kurikulum IB vs Cambridge: Mana yang Lebih Jaminan Lolos Kuliah di Luar Negeri?

Kupas Tuntas Kurikulum IB vs Cambridge: Mana yang Lebih Jaminan Lolos Kuliah di Luar Negeri?

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 06:56 WIB

Viva Hair Tonic Manfaatnya Apa Saja untuk Rambut? Ini 3 Varian dan Harganya

Viva Hair Tonic Manfaatnya Apa Saja untuk Rambut? Ini 3 Varian dan Harganya

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 06:45 WIB

Bank Jakarta Siapkan Pembiayaan Rp5,87 Triliun untuk Perumahan hingga Transportasi Publik

Bank Jakarta Siapkan Pembiayaan Rp5,87 Triliun untuk Perumahan hingga Transportasi Publik

Jakarta | Rabu, 14 Oktober 2026 | 06:42 WIB

Adu Jotos Satpol-PP dan Pekerja di Jaksel, Polisi Turun Tangan

Adu Jotos Satpol-PP dan Pekerja di Jaksel, Polisi Turun Tangan

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 06:17 WIB

Polisi Proses Laporan Warga yang Protes Petasan Perayaan Maulid Nabi

Polisi Proses Laporan Warga yang Protes Petasan Perayaan Maulid Nabi

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 06:13 WIB

OTT KPK di BNPB Diduga Terkait Korupsi Dana Bencana

OTT KPK di BNPB Diduga Terkait Korupsi Dana Bencana

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 06:10 WIB

KPK Amankan 14 Orang di OTT BNPB, Sita Emas Batangan dan Uang Rp1,4 M

KPK Amankan 14 Orang di OTT BNPB, Sita Emas Batangan dan Uang Rp1,4 M

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Menilik Peluang Bisnis Buku dan Komik Indonesia di Festival Literaia 2026

Menilik Peluang Bisnis Buku dan Komik Indonesia di Festival Literaia 2026

Foto | Rabu, 14 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Dari Ekonomi hingga AI, BCA Angkat Beragam Isu di Indonesia Knowledge Forum XV

Dari Ekonomi hingga AI, BCA Angkat Beragam Isu di Indonesia Knowledge Forum XV

Foto | Rabu, 14 Oktober 2026 | 05:00 WIB

×