Penelitian Baru, Kandungan dalam ASI Diketahui Bisa Bunuh Sel Kanker

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 13 November 2019 | 10:58 WIB
Penelitian Baru, Kandungan dalam ASI Diketahui Bisa Bunuh Sel Kanker
Ilustrasi ASI perah. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah penelitian baru-baru ini membuktikan bahwa Air Susu Ibu (ASI) memiliki sifat anti-kanker. Penelitian kandungan di dalam ASI ini pun sudah dilakukan selama lebih dari 30 tahun.

Uji klinis terbesar pernah dilakukan di Praha, Republik Ceko. Selama 4 bulan, sebanyak 40 pasien dengan kanker kandung kemih diberi dosis obat disintesis dari alfa-laktalbumin, sebuah protein yang ditemukan dalam ASI.

Kandungan tersebut terikat dengan asam lemak yang disebut asam oleat. Hasil uji klinis pun cukup mengejutkan.

Melansir dari Asia One, pasien yang mendapat obat tersebut pun membuat sel kanker dari tumornya ikut larut. Mereka telah membuktikan bahwa obat ini bermanfaat untuk mengatasi kanker dan tumor tanpa efek samping.

Meski begitu, para peneliti masih perlu membuktikan lebih lanjut bahwa kandungan dalam ASI ini bisa membunuh sel kanker atau tidak.

Ilustrasi sel kanker. (Shutterstock)
Ilustrasi sel kanker. (Shutterstock)

"Ini adalah penemuan yang sangat penting. Kami masih membutuhkan lebih banyak bukti agar bisa menjadi salah satu pilihan untuk kemoterapi," kata Mats Persson, CEO Hamlet Pharma Ltd.

Sejauh ini, penelitian telah menunjukkan bahwa kandungan dalam ASI memiliki kemampuan untuk membunuh lebih dari 40 jenis sel kanker.

"Visinya, penelitian ini bisa membantu semua orang di seluruh dunia yang rentan terserang kanker atau sedang menderita tumor," kata Profesor Svanborg.

Ia juga mengatakan temuan ini bisa jadi alternatif yang lebih nyaman untuk pilihan pengobatan kanker selain kemoterapi dan radioterapi. Karena, pengobatan ini menargetkan sel-sel tumor tanpa merusak sel-sel sehat yang berdekatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nyeri Menahun di Hidung, Ternyata Wanita Ini Miliki Tumor

Nyeri Menahun di Hidung, Ternyata Wanita Ini Miliki Tumor

Health | Rabu, 13 November 2019 | 09:34 WIB

Dikira Tumor Otak, Ternyata Ada Cacing di Otak Lelaki Ini

Dikira Tumor Otak, Ternyata Ada Cacing di Otak Lelaki Ini

Health | Kamis, 07 November 2019 | 05:00 WIB

Perut Wanita Ini Besarnya Melebihi Ibu Hamil, Ternyata Gara-Gara Kista

Perut Wanita Ini Besarnya Melebihi Ibu Hamil, Ternyata Gara-Gara Kista

Health | Selasa, 05 November 2019 | 14:35 WIB

Terkini

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB