Bukan Nasi Putih, Inilah Penyebab Kegemukan yang Sebenarnya

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 13 November 2019 | 12:55 WIB
Bukan Nasi Putih, Inilah Penyebab Kegemukan yang Sebenarnya
Ilustrasi nasi. [Shutterstock]

Suara.com - Banyak orang ingin menurunkan berat badan dengan menghindari konsumsi nasi putih. Mereka menganggap nasi putih mengandung kalori tinggi yang akan menyebabkan gemuk.

Faktanya, nasi putih yang menjadi makanan utama orang Indonesia ini justru bukan penyebab utama kenaikan berat badan atau kegemukan.

Pooja Malhotra, seorang ahli gizi di India mengatakan bahwa nasi putih sering dikaitkan dengan kenaikan berat badan karena seratnya yang hilang setelah proses pemurnian. Lalu indeks glikemik dalam beras putih mengalami peningkatan.

"Ini artinya kerusakan gula dalam tubuh dapat terjadi dengan cepat lalu gula akan dilepaskan ke aliran darah. Selain itu, banyak juga mineral yang dihilangkan selama proses pemurnian. Hal itulah yang menjadi alasan nasi putih menyebabkan kenaikan berat badan," jelas Pooja dikutip dari ND TV.

Perlu diketahui beras mengandung karbohidrat tinggi dan sekitar 8-9 persen protein. Selain itu, beras putih juga merupakan sumber mineral alami, seperti magnesium, selenium, asam folat, fosfor, tiamin dan niasin.

Ilustrasi diet, berat badan. (Shutterstock)
Ilustrasi diet, berat badan. (Shutterstock)

Namun, tak seharusnya nasi putih disalahkan sebagai penyebab kenaikan berat badan. Menurut Pooja, satu hal yang membuat orang mengalami kenaikan berat badan adalah porsi makannya yang tidak terkontrol.

Jadi, mengurangi porsi nasi putih dalam makanan Anda bisa membantu menghindari kenaikan berat badan. Bukan berarti menghindari konsumsi nasi putih agar tidak mengalami kenaikan berat badan.

"Kamu harus mengendalikan porsi makan nasi putihmu yang bisa menyebabkan kenaikan berat badan. Anda juga harus mengunyahnya secara perlahan dan benar," sarannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alergi Nasi, Pria ini Tidak Pernah Makan Nasi Putih Sejak Usia 9 Bulan

Alergi Nasi, Pria ini Tidak Pernah Makan Nasi Putih Sejak Usia 9 Bulan

Health | Rabu, 16 Oktober 2019 | 00:00 WIB

Benarkah Nasi Putih dan Kentang Tidak Baik untuk Diabetes?

Benarkah Nasi Putih dan Kentang Tidak Baik untuk Diabetes?

Health | Rabu, 19 Juni 2019 | 08:29 WIB

Ini yang Jadi Penyebab Nasi Putih Kurang Baik bagi Tubuh

Ini yang Jadi Penyebab Nasi Putih Kurang Baik bagi Tubuh

Lifestyle | Jum'at, 02 September 2016 | 15:00 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB